Jodoh Dari Remaja

Jodoh Dari Remaja
Part 49 Penyekapan


__ADS_3

Aska menunggu Raya pulang bekerja. Kali ini ia tidak mengajak Tan. Aska mengemudikan mobilnya seorang diri. Tidak seperti biasanya yang masih mengenakan jas rapi kali ini Aska melepas jasnya dan mengenakan jaket berwarna hitam.


Di kejauhan Raya melambaikan tangan dan berjalan cepat menghampiri Aska.


"Kau lama menunggu?"


"Kau tidak lihat aku jadi tua karena menunggumu?"


"Kau terlihat semakin tampan jika kau tua"


Aska tertawa dan merangkul bahu Raya. keduanya berjalan santai. Raya mengamati wajah Aska yang terlihat lelah.


"Apa kau sedang banyak pekerjaan?" tanya Raya.


"Hei aku ini pimpinan perusahaan, pekerjaanku jelas menumpuk"


"Haha baiklah, kau sudah makan?" Raya terlihat mencemaskan Aska.


"Sudah, tapi rasanya aku ingin memakan mu sekarang"


"Aku terlalu kurus kau tidak akan kenyang"


"Makanlah yang banyak agar kau sedikit berisi"


"Kau baik-baik saja?" Raya berbalik melepas lengan Aska yang mengalung di bahunya. Ia menatap pria itu dan mengamati wajahnya.


Raya sudah menebak pasti Aska ada masalah dengan ayahnya. Ia tidak jadi bercerita jika kemarin ayahnya mendatangi rumahnya dan menawarkan sejumlah uang.

__ADS_1


Aska memeluk Raya erat sekali. Seolah akan berpisah dengan Raya.


"Aku tidak bisa bernapas tuan muda! Aska! lepaskan...!" Raya benar-benar terhimpit dengan pelukan Aska yang kencang.


"Apa kau mau mematahkan tubuhku?" kata Raya sembari merapikan rambutnya.


"Jika aku tidak datang menemuimu dan tidak menelpon mu, apakah kau bersedia datang ke rumahku?"


"Ada apa? kenapa bicara begitu?"


"Jawab saja"


"Ia aku bersedia....ada apa? kau membuatku takut"


"Apapun berita yang muncul tentangku itu tidaklah benar, kau jangan terpengaruh. berjanjilah"


Aska mengangguk dan mengusap rambut Raya dengan lembut.


Setelah mengantarkan Raya pulang Aska mengemudikan mobilnya menuju jalan pulang ke rumah. Di tengah perjalanan ia menghentikan mobilnya dan turun dari mobil.


"Keluar kalian semua" kata Aska yang menyadari dirinya diikuti segerombolan orang. Dua buah mobil Jeep yang sedari tadi mengikuti Aska kini mendekat ke arahnya, segerombolan pria berbaju hitam lengkap dengan kaca mata hitam turun dari mobil Jeep.


"Tuan muda anda sudah tahu apa yang harus anda lakukan?" kata salah seorang dari mereka. Aska menyeringai dan tertawa. Ia tahu segerombolan orang di depannya itu adalah anak buah tuan Hyuk. Ia tidak akan bisa melawan mereka seorang diri.


Tidak ada pilihan lain Aska menyerah. Ia diam ketika segerombolan pria itu mengikat kedua tangannya dan memaksanya masuk ke dalam mobil.


Aska di bawa pulang ke rumah dan di Skap di dalam kamarnya. Nyonya Ariani hanya bisa menangis melihat putranya di perlakukan seperti itu oleh ayahnya.

__ADS_1


"Pa jangan begitu, Aska anak kita satu-satunya pa"


"Karena dia anak kita satu-satunya papa menginginkan masadepannya cerah"


"Pa untuk apa kita paksa anak kita bertunangan dengan gadis yang tidak ia sukai?!"


"Lebih baik kita paksa Aska bertunangan dengan gadis yang tidak ia sukai daripada harus dengan gadis jelata itu!"


Tuan Bram bersikukuh menyekap Aska sampai hari pertunangan tiba. Sementara Aska ia tidak mau makan dan minum sejak malam penyekapan itu.


Bibi Jang menangis melihat kondisi Aska. Ia sudah lama merawat Aska. Baginya Aska sudah seperti anaknya sendiri.


"Buka pintunya..." kata bibi Jang pada empat pengawal yang berjaga di depan kamar Aska.


Pengawal itu saling pandang dan salah seorang meembukakan pintu. Bibi Jang masuk kedalam kamar Aska. Ia melihat Aska terduduk lemas di lantai karena tidak makan dan minum.


"Tuan muda...."


"Bibi...tolong bisa bebaskan aku bi"


"Tuan muda bibi hanya orang tua yang tidak punya wewenang apapun, sebaiknya tuan muda makan dulu agar bisa kembali bugar"


"Aku tidak mau makan bi, aku mau keluar dari sini"


"Tuan muda jangan keras kepala"


Karena tidak berhasil membujuk Aska akhirnya bibi Jang kembali ke rumah samping yaitu area dapur dan tempat santai untuk para pelayan.

__ADS_1


Sementara tuan besar yaitu ayah Aska berangkat perjalanan bisnis ke luar negeri. Aska akan di kurung sampai hari pertunangan tiba.


__ADS_2