Jodoh Dari Remaja

Jodoh Dari Remaja
Part 24 Si Belalang


__ADS_3

Belalang


"Apa kau menyukainya?".....


Itu adlah Email terakhir percakapannya dengan si Belalang sebelum tidur. Raya menatap layar komputernya. Ia sudah tiba di kantor pagi-pagi setengah jam sebelum jam masuk kerja.


Raya send


"Aku sudah di kantor, apa ku sudah berangkat bekerja?"


Belalang


"Hai, pagi Raya kau hebat sekali sudah sampai kantor sepagi ini. Aku masih dalam perjalanan menuju tempat kerja"


Raya send


"Baiklah selamat bekerja Belalang...." (emoticon mengejek)


Belalang


(Emoticon senyum)


Raya bergegas kembali ke email perusahaan. Ia memulai membuka satu persatu email yang masuk. Tak berapa lama Aska tiba di kantor bersama Tan asistennya. Semua karyawan berdiri dan memberi salam pagi pada Aska.


"Selamat pagi tuan Aska, selamat bekerja" serentak semua mengucapkan salam pagi itu pada Aska. Tuan Hyuk yang membuat peraturan aneh itu.


Aska mengangguk santai dengan wajah datar dan dingin tetap berjalan dengan langkah panjang menuju ruang kerjanya. Ruang VIP di sudut yang menjadi singgasananya di kantor.


Aska duduk di kursi kerjanya dan memeriksa ponselnya. Ia tersenyum tipis. Sejak berangkat tadi moodnya terlihat sedang baik. Tan diam-diam mengamati tuannya. Ia sedang berpikir apa yang membuat bosnya itu senang.


"Tan.."


"Iya tuan"

__ADS_1


"Kembalilah ke ruang kerjamu, nanti aku akan memanggilmu"


"Baik tuan"


Tan berjalan menuju ruang kerjanya. Ia mengamati Raya saat melintas di depan meja kerja gadis itu.


Raya sedang sibuk menyiapkan berkas meeting nanti. ia membuat data yang diminta Tan kemarin. Pagi itu Raya tidak ikut serta dalam meeting karena hanya para atasan saja yang akan meeting.


"Raya, apa semua data yang ku minta sudah siap?" tanya Tan melalui telepon.


"Sebentar lagi tuan Tan, akan segera saya siapkan"


"Pastikan kau teliti dan tidak ada kesalahan"


"Baik..."


Raya menutup telepon dan kembali menekuni komputernya. Sama saja antara tuan dan asisten pribadinya. Aska dan Tan sama Kakunya.


Jam makan siang tiba, Raya menikmati bekalnya di pantry bersama rekan kerja lainnya. semua terlihat makan siang dengan cepat dan kembali ke meja kerja masing-masing. Raya membuka email pribadinya melalui ponsel.


Tentu saja ia sedang memeriksa email dari Belalang. Tapi tidak ada email dari si Belalang rupanya. Raya sedikit kecewa. Entah kenapa ia merasa dekat dengan si Belalang itu, jadi Raya memutuskan menyapanya terlebih dulu.


Raya


"Hai, kau sibuk?"


Tidak berapa lama ada balasan email masuk dari Belalang.


Belalang


"Ya aku sibuk, ada kolega di kantor mengajak meeting. Apa semua lancar?"


Raya

__ADS_1


"Iya lancar, aku sedang beristirahat makan siang. Apa kau sudah makan?"


Belalang


"Sudah, kebetulan aku makan siang di luar bersammaa kolegaku"


Raya


"Kau bilang kau staff biasa tapi kenapa kau bisa menjamu kolegamu?"


Belalang


"Hahaha benar, bosku yang memintaku. Ia sungguh cerewet. Bagaimana dengana bosmu? apa hari ini kau memasang dasi lagi untuknya?"


(emoticon mengejek)


Raya


"Darimana kau tahu aku pernah memasang dasi untuknya?"


Raya mengerutkan keningnya, rasanya ia tidak bercerita insiden dasi itu pada Belalang.


Belalang


"Kau lupa? kemarin malam kau bercerita padaku"


Raya


"Benarkah? iya hari ini aku tidak memasang dasi untuknya, bosku sibuk sekali hari ini. Ada kolega dari luar negeri tiba untuk meeting siang ini"


Belalang


"Baiklah Raya, kita sambung lagi nanti. Aku haus mengurus kolegaku juga. bye Raya....."

__ADS_1


__ADS_2