Jodoh Dari Remaja

Jodoh Dari Remaja
Bab 177


__ADS_3

Jadi Bastian masih hidup?


"Nara!" Kai sedikit berteriak memanggil Nara yang melamun sejak tadi.


"Iya maaf ini tehnya"


"Siapa yang minta teh? kau melamun sejak tadi. Apa ada yang mengganggu pikiran mu?"


"Tidak maaf aku hanya sedikit lelah"


Kai berbalik dan menyambar jam tangannya.


"Tunggu! Anda belum memakai dasi biar aku bantu"


Nara ingat pesan ibu mertuanya untuk setiap pagi memasangkan dasi Kai sebelum berangkat bekerja.


Nara meraih sebuah dasi dan menarik kursi riasnya.


Kai berjalan mendekati Nara, wajah keduanya kini sejajar. Kai bisa memandang warna bola mata Nara yang kecoklatan.


Mata yang indah, hidung lancip kecil dan bibir penuh yang menawan itulah Nara.


"Sudah selesai" Nara turun dari kursi.


"Bolehkah aku bertanya sesuatu?"


"Katakan"


"Apakah Bastian benar-benar masih hidup?"


"Jika dia masih hidup kenapa? apa kau mau kembali padanya? kau sudah tidak sabar untuk bersama dengannya?" Kai meraih lengan Nara dengan kasar dan menariknya mendekat.


"Bukan begitu aku hanya ingin tahu saja"

__ADS_1


"Aku tidak peduli jika dia masih hidup dan jika.kau akan kembali padanya maka pergilah!"


Kai berjalan cepat menuruni anak tangga, Hendra sudah menunggunya di dalam mobil.


"Berangkat" kata Kai setelah duduk di kursi belakang.


"Baik tuan, tapi nona mengejar..."


"Aku bilang berangkat!"


Hendra langsung tancap gas dan meninggalkan halaman rumah. Nara terlihat memandang mobil Kai yang berjalan menjauh.


Nara berganti pakaian dan bergegas ke toko bunga. sembari melamun ia menata bunga di vas.


"Nara....." Suara yang tidak asing dan sangat Nara hapal.


"Bastian?!" Nara tidak percaya bisa melihat Bastian berdiri di hadapannya.


Nara terdiam dengan mata berkaca-kaca. ia tidak percaya dengan apa yang di lihatnya.


"Nara, pria itu menjebak mu ia sengaja mencelakaiku"


"Siapa?"


"Siapa lagi kalau bukan Kai Admaja? dia sengaja menikahi mu Nara"


"Tapi apa untungnya dia melakukan itu? kita tidak saling kenal untuk apa dia menjebakku?"


"Lebih tepatnya ia menjebak adiknya yaitu Deniz agar terkesan melakukan tabrak lari padaku. lalu dengan kecerdikan yang ia miliki ia telah menguasai Admaja Group dengan seutuhnya. Lalu dia menikahi mu untuk menyenangkan ibunya"


"Aku tidak mengerti Bastian...."


"Dia itu pria licik Nara, kau berhati-hatilah padanya. Nara aku sudah datang untuk menjemput mu apa kau bersedia kembali pada ku?"

__ADS_1


Hening suasana terasa canggung, Nara duduk di kursinya. Ia terdiam dan termenung.


Ia dulu mencintai Bastian sepenuh hati dan ingin menikah dengannya tapi sekarang setelah melihat Bastian kembali ia merasa tidak memiliki perasaan apapun.


"Kami sudah menikah, aku tidak bisa meninggalkannya jika bukan dia yang meminta ku dengan sengaja"


"Nara apa yang kau katakan?! aku Bastian kekasih mu kenapa kau bicara begitu? kau sudah tidak mencintai ku?"


"Maaf Bastian, aku tidak bisa kembali pada mu"


"Nara....?"


"Pergilah"


***


Kai dan Hendra sedang mengamati Cctv di toko bunga. Mereka memantau apa yang akan di perbuat Bastian jika sudah menemui Nara.


"Kau lihat Hen gadis bodoh itu menolak kembali bersama kekasih nya" Kai tertawa.


Saya rasa dia sudah benar-benar bodoh dengan jatuh cinta pada Anda tuan Kai. Dan anda sendiri belum menyadari perasaan anda pada Nara.


"Lalu apa yang akan anda lakukan tuan?"


"Kita lihat dulu sejauh mana pergerakan Deniz dan Bastian. mereka pikir mereka bisa melawan ku!"


Bersambung....


Baca juga Karya Thor yang lain ya..



__ADS_1


__ADS_2