Kekasihku, Menantuku ( Mantu jadi ipar)

Kekasihku, Menantuku ( Mantu jadi ipar)
34. Setelah Aksi David


__ADS_3

"Alhamdulillah, Na. Akhirnya kamu sadar juga." seru Yulia ketika Ina membuka matanya.


Dimana Aku?


Ina membuka matanya sedikit demi sedikit. Kepalanya masih terasa berat, mencoba mengingat apa yang sebelumnya terjadi. Tapi sepertinya otaknya belum bisa sinkron.


"Tante, aku kenapa?"


"Kamu hampir saja diperkosa sama David. Untung saja mereka cepat menemukan kamu dan David sudah diamankan ke pihak berwajib."


"Mereka?"


"Iya, Gery dan om Dul." Jawab Yulia.


Ina menatap Gery yang berdiri di samping Grace. Mencoba senyum pada lelaki yang bertubuh tambun itu. Tapi Ina yakin yang menyelamatkannya bukan Gery, dia tidak bisa mengingat wajah sang penyelamat karena pandangannya kabur saat didorong David.


"Kak Grace maafkan aku."


"Na, kamu nggak salah. Justru kejadian ini menyadarkan aku kalau David itu bajingan. Bisa-bisanya dia mencoba memperkosamu. Tapi yang jadi pertanyaan, apakah kalian saling mengenal. Tidak mungkin David mengajakmu kalau kalian tidak saling mengenal."


"Grace, jangan ditanya macam-macam dulu. Kamu nggak lihat kondisi Ina sekarang." Bela Yulia.


"Ah, Iya maaf Ina. Aku cuma penasaran saja."


"Nggak papa, tante. Om David itu papa tiriku. Ya, walaupun sudah bertahun-tahun tidak pernah pulang ke rumah. Sejak dia bawa kabur uang mamaku."


Grace terdiam sesaat. David memang pernah cerita padanya, mantan istrinya seorang model, kepergok sama David selingkuh sama Dokter anak tirinya.


"Na, apakah kamu punya sakit jantung?" Selidik grace.

__ADS_1


Ina mengangguk.


"Oh, gitu. Ya udah, na. Kamu istirahat dulu. Ini udah tengah malam, udah hampir pagi." Grace meninggalkan Ina yang masih ditemani Yulia.


Grace duduk diruang tengah. Wanita yang berusia 40-an itu masih mencerna apa yang terjadi. Mencoba suudzon pada keduanya tapi ternyata tidak bisa.


"Ma."


"Hai, Ger."


"Mama masih mikirin om David, ya." Ucap Gery mencoba menebak jalan pikiran Grace.


"Enggak kok sayang. Mama cuma masih belum percaya sama apa yang terjadi barusan.Kok bisa David begitu sama Ina? Apa mereka pernah saling mengenal?"


Gery paham dengan pikiran mamanya, satu tahun ini David sudah membaur dengan dirinya, keluarga mamanya. Sudah menentukan tanggal pernikahan, tapi dalam sekejap hancur karena sosok Ina.


"Mama dengarkan apa yang Ina jelaskan tadi. Itu menunjukan kalau David bukan lelaki yang baik untuk mama."


"Ma, dimana-mana namanya lelaki pasti membela dirinya. Mana ada laki-laki yang datang mengaku sebagai lelaki yang tertindas. Dia dulu ngaku sama kita kalau istrinya selingkuh 'kan, biasanya itu malah kebalikannya, ma. Jadi Geri minta sama mama, tolong buka pikiran mama. Sekarang mama istirahat, ya, besok kita masih ada acara kan."


Grace menuruti permintaan putranya untuk tetap dikamar. Walaupun masih sesak dirasa, sekarang calon suaminya mendekam dipenjara. Bahkan putranya sendiri yang menyeret lelaki itu ke kantor polisi.


"Grace, malam ini kita pulang ke jakarta. Tante mau antar Ina pulang. Lebih baik kita pulangkan Ina, kasihan kalau dia tetap disini." Titah Yulia yang ternyata sudah bersiap-siap.


Sebegitu sayangnya tante Yulia pada Ina. Padahal dia hanya orang asing yang kebetulan mirip sama Gita. Ah, kenapa aku merasa gadis itu dengan mudah masuk ke keluarga ini. Aku harus cari tahu siapa sebenarnya, Ina. Aku yakin dia pasti ada maksud tertentu.


Klik


Pukul 00:15

__ADS_1


Keluarga besar Gunawan sudah siap berangkat dan duduk di ruang utama. Ina keluar dipapah Yulia. Wajahnya masih pucat karena kejadian yang baru saja dialaminya.


Beberapa saat kemudian pak Oni selaku pengurus Villa datang, mama Yulia langsung menyalaminya dan memberikan uang tips. Yulia pun pamit membawa keluarga besar meninggalkan Villanya.


Ina melihat di sekelilingnya, seperti ada kurang tapi dia sendiri tak tahu. Ina memberanikan diri menggendong Sasha, tapi ditolak Yulia.


"Jangan pegang Sasha dulu kalau kondisi kamu masih seperti ini."


Dul mengajak orang-orang naik mobil. Suasana makin larut, memecahkan kesunyian malam. Grace seperti mulai enggan bersikap ramah pada Ina. Grace meminta Geri untuk pulang dengan mobil mereka. Padahal Yulia sudah menawarkan Grace bergabung dengan mereka. Geri awalnya ditugaskan mengantar Ina.


Ina duduk dikursi belakang memilih selonjor sendiri.


[Na, jangan bilang ke mama kalau kamu lihat arwah Gita. Nanti ceritamu malah akan jadi beban pikiran mama. Please]


Ina pun menyadari kalau sejak tadi sosok Alam tak kelihatan batang hidungnya.


Aku ingat tadi saat ada suara seseorang yang menyelamatkanku. Tapi aku tidak bisa melihat seperti apa wajahnya.Yang aku ingat tangannya terluka disebelah kiri.


Ina pun akhirnya terlelap setelah semua yang dialaminya saat ini.


Pukul 05:00.


Mobil keluarga Gunawan sampai didepan rumah Ina.Ina heran kenapa rumahnya ramai sekali. Dengan berat dia memasuki rumahnya, disambut pelukan bi Narsih penuh tangisan.


"Bi, ini ada apa?"


"Non, ibu... ibu ..."


Tanpa basa basi Ina menerobos masuk.

__ADS_1


"MAAMAAAAA...."


__ADS_2