Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
101. MALAM KEBAHAGIAAN 2


__ADS_3

Risma mengerang kesakitan saat Mansur memasukan keperkasaanya didalam sarangnya. Mansur terus mencoba memasukan keperkasaanya berusaha menghancurkan pertahanan keperawanan istrinya. Tak lama kemudian Mansur berhasil memecah pertahanan keperawanan istrinya dengan tersenyum melihat bercak d**** di sarang istrinya.


Mansur masih belum puas terus memaju mundurkan tubuhnya dengan bergairah membuat Risma yang tadi merasakan sakit tiba tiba rasa sakit itu berkurang dan sedikit memberi sensasi kepuasan. Permainan mereka berdua makin memanas hingga berkali kali Risma mengeluatkan cairan kenikmatanya dari sarangnya berkali kali.


Tidak terasa permainan panas Mansur dan Risma memakan waktu tiga jam lamanya. Mansur mulai sampai pada titik klimaksnya dengan desahanya mengeluarkan benih benih calon jabang bayi berupa cairan di sarang Risma. Mansur dan Risma keduanya puas dengan permainan panas mereka malam ini. Sebelum membersihkan diri Mansur dan Risma yang masih dalam kondisi tanpa sehelai benang menutupi tubuhnya dengan selimut. Mansur dan Risma saling bertatap muka dan mendekatkan wajahnya hingga berjarak beberapa centimeter. Hembusan nafas Mansur dapat dirasakan oleh Risma dan begitupun juga sebaliknya. Tak menunggu waktu lama, Mansur mencium Risma dan berucap


"mas mencintaimu ris, terima kasih untuk kado terindah ulang tahun mas di malam ini" ucap Mansur


"iya mas, aku juga mencintaimu, semoga kita segera dikaruniai momongan" jawab Risma


"amin...sekarang ayo kita membersihkan diri dulu" ucap Mansur


"iya mas" jawab Risma


Mansur dan Risma segera beranjak dari ranjangnya untuk ke kamar mandi. Namun saat hendak berdiri, Risma merasa kesakitan di area intinya, hingga tak kuat berdiri sampai terjatuh di lantai.


"Aaah..sakit..." teriak Risma menangis

__ADS_1


Mansur yang melihat istrinya tak berdaya di lantai langsung menggedongnya menuju kamar mandi. Diperjalananya menuju kamar mandi, Mansur meminta maaf pada istrinya karena gara gara aksi permainanya diranjang membuat istrinya tak berdaya


"ris, mas minta maaf telah membuatmu kesakitan, maafin mas" ucap Mansur


"tidak apa apa mas,mas tidak usah khawatir" jawab Risma


"besok kita ke rumah sakit ya..mas takut terjadi apa apa padamu" ucap Mansur


"tidak perlu mas, insyaallah besok akan baikan" jawab Mansur


Sesampainya di kamar mandi.Mansur dan Risma membersihkan diri bersama di kamar mandi. Namun tentunya Mansur membimbing Risma tata cara membersihkan diri sesuai ajaran islam. Setelah membersihkan diri, Mansur dan Risma segera merebahkan tubuhnya di ranjang untuk tidur. Namun pada saat mau tidur, Risma merasa lapar dan mengajak makan suaminya


"hmm..sudah malam,bagaimana kalau kita makan puding melon itu sama sama" jawab Mansur


"mas kok gitu sih...aku tidak suka mas, itu puding melon buatan Ike" tolak Risma


"risma, sebaiknya jangan salah paham dulu sama mas,mas tahu istri mas tidak suka dengan Ike, mas sendiri sebenarnya juga risih sama ike, kamu jangan khawatir cinta mas hanya untukmu, untuk puding melon dimeja ini kalau dibuang mubazir kan? kita tidak boleh buang buang makanan, kita harus menghargai puding ini dan jangan lupa selalu bersyukur, coba deh kamu lihat diluar sana banyak orang yang masih terkelantung dijalanan membutuhkan makanan, masa kita membuang makanan" ucap Mansur

__ADS_1


"iya mas kamu benar, terima kasih mas telah mengingatkanku, andai saja mas nggak bilang itu, aku akan membuang deh puding itu" saut Risma


"itu semua sudah kewajiban mas sebagai suaminu, jangan sedih di malam kebahagiaan ini, ayo kita makan puding ini suap suapan" tawar Mansur


"Ok mas, kamu dulu ya yang suapin aku" goda Risma


"Baik ratuku" jawab Mansur


Mansur dan Risma bergantian saling menyuapi memakan puding melon. Hingga beberapa menit kemudin mereka tak sadar dipiring puding melon yang dimakanya sudah habis tak bersisa, Mansur dan Risma yang sudah merasa kenyang langsung menjatuhkan tubuhnya di ranjang untuk tidur. Akhirnya malam kebahagiaan ini diakhiri dengan adegan romantis dan penuh kehangatan dan kedamaian.


Mansur dan Risma tertidur pulas bersama saling berhadapan dan saling memeluk satu sama lain.


nb : (maaf jika kurang berkenan dengan bahasa author)


-----------


@@@@

__ADS_1


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga


__ADS_2