Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
87. SAYUR ASEM SPESIAL


__ADS_3

Kesesokan harinya kondisi Bu Yanti semakin membaik, dokter memperbolehkan Bu Yanti pulang dengan syarat harus menjalani check up rutin dan kemotrapi. Selain itu Bu Yanti harus banyak istirahat tidak boleh melakukan aktivitas yang berat berat, dan yang terpenting tidak boleh banyak pikiran.


Sesampainya dirumah Pak Rudi menuntun pelan pelan Bu Yanti berjalan menuju kamar. Risma melihat sedih kondisi ibunya yang lemas tak berdaya karena kanker otak yang diderita. Risma mengingat pesan dari dokter di rumah sakit tadi kalau ibunya tidak boleh melakukan aktivitas berat dan banyak pikiran. Sebagai ibu rumah tangga, selama ini Bu Yanti selalu mengerjakan semua pekerjaan dirumah Risma menyadari dirinya sudah menikah, dan mulau hari ini dirinya akan menggantikan ibunya melakukan aktivitas rumah.


Disisi lain didalam kamar, Pak Rudi menidurkan istrinya setelah minum obat. Saat hendak tertidur Bu Yanti memikirkan keluarganya yang belum sarapan dan makan siang sejak tadi di rumah sakit. Tanpa berpikir panjang Bu Yanti beranjak dari ranjangnya ingin segera kedapur, namun langkahnya dihentikan oleh Pak Rudi


"ma, mau kemana?" tanya Pak Rudi


"mama mau masak pa, kalian semua belum sarapan dan sekarang hampir jam makan siang" jawab Bu Yanti


"Hari ini kita semua delivery aja, besok papa akan mencari asisten rumah tangga untuk menggantikan pekerjaan mama" ucap Pak Rudi


Saat pak Rudi hendak memesan makanan, tiba tiba Risma datang menyaut omongan dari Pak Rudi


"Gak usah delivery pa, biar risma yang masak hari ini, mulai hari ini risma akan melakukan seluruh aktivitas rumah" saut Risma yang tiba tiba muncul


"Jangan ris, itu akan melelahkanmu" jawab Bu Yanti


"Tidak ma, hari ini aku akan menjalankan peranku sebagai ibu rumah tangga, mungkin mama dan papa bisa panggil asisten rumah tangga saat aku tidak ada rumah" saut Risma


"Baiklah kalau itu mau kamu nak , tapi besok papa tetap memanggil asisten rumah tangga dirumah ini" jawab Pak Rudi


" iya pa, risma sekarang izin dulu kedapur untuk masak" pamit Risma.


---- Di Dapur ----

__ADS_1


Risma menyiapkan bahan bahanya untuk memasak. Hari ini Risma mau memasak sayur asem dengan perkedel tempe. Risma sangat antusias saat memasak masakanya. Saat Risma memasak tiba tiba ada sosok pria yang memeluk Risma dari belakang membuat Risma terkejut


"eh..mas..ngegetin aku aja" ucap Risma menoleh kebelakang


"mas cuma ingin bantu istri mas memasak" jawab Mansur


"mas, tunggu aja dikamar, mas disini nganggu, nanti kalau makananya udah siap aku panggil deh" saut Risma


Mansur dengan pasrah meninggalkan Risma memasak di dapur. Namun pada saat Risma meninggalkan dapur sejenak pergi menuju kamar mandi, Mansur berpikir ingin sekali makan kepala ayam dan ceker, Tanpa berpikir panjang Mansur membuka kulkas, melihat dalam kulkas terdapat dua potong kepala ayam dan ceker. Mansur mengambil kepala ayam dan ceker itu lalu membersihkanya sejenak dengan air mengalir di wastafel. Setelah membersihkanya, Mansur memasukan kepala ayam dan ceker itu dalam panci langsung berlari.


Beberapa saat kemudiam, Risma kembali dalam dapur melanjutkan memasak sayur asem dan perkedel tempenya. Tapi saat memasak sayur asem, 15 menit kemudian Risma terkejut meihat ada sesuatu yang mengambang di panci tempatnya memasak sayur asem langsung tertawa kecil mengingat pasti itu ulah suaminya


"Ya ampun mas, aku yakin ini ulahmu, tidak ada yang tidak mungkin dalam dirimu. Setelah dulu bersatu di tumis kangkung sekarang bersatu di sayur asem..uniknya dirimu mas" batin Risma


Saat masakanya selesai, Risma menyiapkan hasil masakanya di meja makan dan langsung bergegas memanggil ayah,ibu dan suaminya.


Di meja makan, Risma, Mansur, Pak Rudi, dan Bu Yanti, bersiap.untuk menyantap sayur asem dan perkedel tempe di meja. Bu Yanti terkejut saat mengambil sayur asem dirinya melihat sesuatu yang mengambang dalam sayur asem nampak heran. Tanpa berpikir panjang Bu Yanti bertanya pada Risma dengan sedikit tertawa kecil


"ris, ini kamu dapat resep unik sayur asem ini darimana? mama merasa ini makanan terspesial" tanya Bu Yanti diiringi tertawa kecil


"Oh ini bukan resep dari aku ma...sayur asem spesial ini pas buat akunya aja kaget pas mateng tiba tiba udah langsung nongol aja mengambang" jawab Risma tersenyum


"Lalu resep dari siapa ris?" tanya Pak Rudi


"iya siapa lagi kalau bukan suamiku yang diam diam tanpa sepengetahuanku menciptakan inovasi unik terbarunya memasukan ceker dan kepala ayam dalam sayur asem ini hehe.."jawab Risma

__ADS_1


Pak Rudi dan Bu Yanti tertawa mendengar Risma yang mengatakan sayur asem itu resep dari Mansur. Sementara Mansur dirinya merasa malu sendiri mengingat ulahnya tadi sembari ikut tertawa kecil. Risma yang melihat suaminya malu mencoba menggodannya


"mas, inovasi sayur asem with KLC ini darimana mas?" goda Risma


"KLC apa itu ris?" jawab Mansur


"Kepala Ayam dan Ceker" saut Risma


Bu Yanti dan Pak Rudi lagi lagi tertawa megetahui singkatan dari KLC. Sementara Mansur terbata bata menjawab peryanyaan istrinya.


"Oh.itu..anu..mas tadi pas didapur tiba tiba pingin ceker dan kepala ayam...mas nyemplungin pas kamu dikamar mandi hehe.."jawab Mansur


"Haha..mas rasanya gimana, pasti aneh ya?" tanya Risma


"Enak, mas suka, cobain deh" jawab Mansur menyuapi ceker ke Risma


"Gimana enak?" lanjut Mansur


"Hehe..enak sih mas tapi entah lidah risma belum terbiasa deh menerimanya, mas makan saja ceker dan kepala ayam itu hehe" jawab Risma


---------


@@@@@


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!

__ADS_1


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga


.


__ADS_2