
Setelah makan siang bersama, Mansur mengajak Risma kesuatu tempat. Namun sebelum sampai ke tempat tujuan, Mansur menghentikan mobilnya lalu beranjak turun membeli bunga tabur. Risma masih saja penasaran dan belum tahu tujuan dan maksud Mansur membeli bunga tabur itu mencoba bertanya.
"mas, kok beli bunga tabur itu, kita mau kemana mas?" tanya Risma
"mau ziarah ris" jawab Mansur
"Ziarah? kemana mas?" saut Risma
"ke makam umi dan abi, mas sedang merindukanya" jawab Mansur
Mansur sedikit terisak tangisnya ketika mengingat kenangan masa kecilnya bersama orang tuanya. Risma merasa ibah pada Mansur langsung menggepuk pelan pelan punggung Mansur untuk menenangkanya
"mas yang tabah ya, aku akan selalu disamping mas, mas jangan sedih nanti aku ikut nangis lo" ucap Risma
"makasih ya ris, mas nggak nangis kok"jawab Mansur mengelap wajahnya
15 menit kemudian, Mansur dan Risma sampai di pemakaman. Sebelum beranjak turun dari mobil, Risma termenung diam karena bingung apa yang dilakukan seseorang saat ziarah. Wajar saja Risma seumur hidupnya baru kali ini melakukan ziarah.
Mansur yang sudah beranjak dari mobil, menunggu Risma tidak kunjung turun di mobil. Mansur melihat dari kaca jendela mobilnya melihat istrinya seperti ekspresi orang kebingungan. Tanpa basa basi Mansur mengetuk jendela mobilnya untuk menyadarkan Risma dari lamunan kebingunganya
"Tok..Tok..Tok.."(Mansur mengetuk jendela mobil)
"ris , ayo keluar dari mobil" ajak Mansur
Risma membuka pintu mobilnya langsunh beranjak turun dari mobil. Setelah turun dari mobil Risma sontak memanggil suaminya
"mas.." sapa Risma
__ADS_1
"iya ris ada apa?" tanya Mansur
"aku bingung harus melakukan apa" jawab Risma
"maksudnya? mas belum ngerti deh" saut Mansur
"mas, aku belum pernah melakukan ziarah, aku bingung nanti di makam almarhum mertuaku, aku harus ngapain" ucap Risma
"kamu nggak usah khawatir, sekarang kita cari makam abi dan umi nanti mas bimbing kamu disana" jawab Mansur
"iya mas" saut Risma
Mansur dan Risma berjalan kaki mencari keberadaan makam ayah dan Ibu Mansur. Tapi sebelum menuju makam, Mansur mengajak istrinya berwudhu di pancuran air area makam
"ris, kita wudhu dulu" ucap Mansur
"berwudhu masa harus setiap kali saat mau shalat saja, dalam ziarah berwudhu disunahkan" jawab Mansur
"Eh.. iya mas aku baru tahu" saut Risma dengan polos
Setelah berwudhu Mansur dan Risma melanjutkan perjalananya ke makam ayah dan ibu Mansur. Makam ayah dan Ibu Mansur sedikit jauh dari pintu masuk pemakaman. Namun tak membutuhkan waktu lama Mansur dan Risma sampai di makam ayah dan ibu Mansur yang berjejer.
"assalamualaikum" ucap Mansur
"waalaikumsalam" jawab Risma polos
"ris, ikut salam dong , kok malah dijawab salamnya" ucap Mansur sedikit tersenyum
__ADS_1
"eh..iya..assalamualaikum.."ucap Risma
Mansur menuntun dan mengarahkan Risma jongkok/duduk menghadap kiblat sebelum berdoa dalam ziarah.
"ini makam umi sama abi" ucap Mansur
"oh..sekarang yang harus aku lakuin apa mas?" tanya Risma polos
Mansur tersenyum melihat kepolosan dari istri kecilnya. Mansur bangga dengan istri kecilnya walaupun memang Risma masih awam akan ilmu agama tapi Risma selalu bertanya dan jujur.
"Kita baca surat yasin dulu" ucap Mansur menyerahkan buku yasinya
"lho mas, mas nggak pakai buku ini?" jawab Risma
"insyaallah mas sudah hafal, kamu yang membutuhkan itu, kita baca surat yasin ini bersama sama" ucap Mansur
"iya mas" jawab Risma
Mansur dan Risma bersama sama membaca surat Yasin. Setelah membaca surat yasin, Mansur dan Risma membaca surat al fatihah dan al ikhlas masing masing tiga kali , surat al falaq dan surat an nas masing masing satu kali. Kemudian Mansur membaca tahlil dan doa ziarah kubur. Risma hanya bisa memperhatikan buku yang dibacanya ternyata sesuai dengan apa yang diucapkan Mansur. Dengan lirih Risma mengikuti bacaan doa ziarah kubur yang diucapkan suaminya dari buku yang dibawanya.
-----------
@@@@
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga
__ADS_1