
--- Di Kampus Risma ----
Esok hari, jam menunjukan waktu istirahat. Seperti biasa Risma dan Windi pergi ke kantin untuk membeli makan siang. Sesampaimya di kantin Windi ingin memesan dua porsi ayam geprek pada ibu kantin namun dicegah oleh Risma.
"Tunggu win, aku tidak mau ayam geprek" ucap Risma
"Eh..tumben ada apa nih? jangan jangan bener ya kamu hamil" goda Windi
"Lha aku belum kasih tahu kamu, kok kamu udah nyinggung itu win? " tanya Risma
"Ih dasar, apa kamu lupa kemarin di kontrakan ku kamu tiba tiba muntah muntah gak suka tumis kangkung terus aku suruh kamu beli test pact di apotek" ucap Windi
"Eh iya dan alhamdulillah win aku hamil 3 minggu" jawab Risma
"Yes..aku turut bahagia banget ris, ok ok sekarang kamu mau makan apa aku traktir deh" ucap Windi
"hmm..soto ayam aja deh, minumnya air mineral aja" jawab Risma
"Ok" saut Windi
Windi memesan 1 porsi nasi ayam geprek dan 1 porsi soto ayam pada ibu kantin dan mengambil 2 botol air mineral di kulkas.
10 menit kemudian, makanan pesananya telah sampai. Risma dan Windi menikmati makananya. Saat menikmati makananya tidak sengaja Risma bertemu dengan Melisa yang sepertinya hendak memesan makanan di kantin. Tanpa ragu, Risma menyapa Melisa sembari melambaikan tanganya.
"Melisa..." sapa Risma
"Eh mbak Risma" jawab Melisa menghampiri Risma dan Windi
"Jangan panggil saya mbak dong, panggil saja aku Risma, dan oh iya..kenalin mel ini namanya Windi teman sekelas aku" ucap Risma
"Hai aku Melisa" ucap Melisa sembari menyalami Windi
__ADS_1
"Hai aku Windi" jawab Windi sembari membalas salaman Melisa
Melihat Melisa dan Windi sudah saling berkenalan, Risma mengajak Melisa makan bareng di mejanya
"mel, kamu mau pesan makanan kan? duduk sini aja ya bertiga" ucap Risma
"aku disini mengantar kue jualan nenek, aku tidak pesan makanan" jawab Melisa
"Kalau gitu ayo duduklah disini, aku akan traktir kamu mel" saut Risma
"tapi.." ucap Melisa terpotong
"Eits..hari ini aku yang traktir kalian, Melisa kamu jangan malu, kamu adalah teman baruku sekarang, kita bertiga adalah teman" potong Windi
"hmm..baiklah" jawab Melisa
Windi kembali memesan satu porsi ayam geprek untuk Melisa. Melisa terharu dengan perlakuan Risma dan Windi kepadanya. Padahal Melisa tidak satu kelas dengan Risma dan Windi. Risma dan Windi melihat Melisa tiba tiba meneteskam air mata mencoba menanyainya.
"aku terharu aja , punya teman yang perhatian sama aku, padalan kita beda kelas" jawab Melisa
"jangan nangis dong, kita bisa kok belajar bareng, makan bareng, jalan jalan barang pas diluar kelas" saut Windi
"jujur saja aku tidak pernah merasa senyaman ini di kelasku" ucap Melisa
"ada apa emang mel?" tanya Windi
Melisa menceritakan tentang kehidupanya di kelas kepada Risma dan Windi. Selama di kelas, Melisa tidak terlalu akrab dengan teman teman sekelasnya. Melisa dikucilkan oleh teman teman perempuanya di kelas. Karena Melisa dianggap sebagai penggoda laki laki di kelas dengan kecantikan, kepolosan dan kemiskinanya. Sifat dan keadaan Melisa membuat para laki laki di kelasnya banyak yang menyukainya dan mengejarnya. Melisa sudah pernah menjelaskan pada teman temanya tapi tidak digubris.
Risma dan Windi merasa kasihan dengan Melisa, mencoba memotivasi dan memberi semangat Melisa agar terus kuat dan tegar
"kamu harus kuat, kamu harus semangat, kita bertiga adalah teman" ucap Risma
__ADS_1
"Iya mel, kamu harus semangat, eh sebelumnya maaf apa kamu punya pacar?"tanya Windi
Degg
Melisa terdiam dan bingung harus mengatakaan punya pacar atau tidak pada teman barunya. Karena sebenarnya dirinya tak yakin dengan hubungan pacaran kontraknya dengan Yossy. Risma yang melihat Melisa sepertinya masih malu menceritakan kehidupanya. Tanpa ragu Risma menceritakan kehidupanya dulu.
"jangan malu mel, aku duluan ya, aku sudah bersuami, aku menikah karena perjodohan, tapi alhamdulillah kami sudah saling mencintai dan sekarang aku hamil 3 minggu" ucap Risma
"wah selamat ya ris..semoga selalu sehat" jawab Melisa sembari senyum
"iya mel, makasih" saut Risma
"sekarang gantian aku ya yang cerita, kalau aku masih tunangan, 2 bulan lagi aku akan menikah, calon suamiku sangat tanggung jawab dan menyanyangiku. tapi jujur ayahku menentang pernikahan ini karena aku dijodohkan, aku menolak perjodohan itu hingga ayah mengusirku." ucap Windi
"Ya Allah win, terus biaya hidupmu sekarang siapa yang memenuhi ?" tanya Melisa
"Calon suamiku, dia kuliah dan berkerja di kalimantan, aku sekarang tinggal di kontrakanya. calon suamiku sangat bertanggung jawab, aku menyanyanginya, entah aku bingung mengapa ayahku menolaknya." jawab Windi
"hmm..kita berdua sudah cerita, sekarang gantian kamu dong mel" ucap Risma
"Iya mel, aku ingin dengar ceritamu" saut Risma
"Ok baik baik, kalau aku....eh..." ucap Melisa tiba tiba terpotong karena ada seseorang yang menarik tanganya
"Melisa ayo aku antar kamu pulang" potong seseorang sembari memegang tangan Melisa
-----------
@@@@
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
__ADS_1
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga