Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
184. INGIN JALAN JALAN


__ADS_3

---- Di Rumah Mansur dan Risma ----


Malam hari, Risma duduk di sofa membaca novel melalui aplikasi noveltoon di ponselnya. Semenjak cuti kuliah, Risma memang sering menghabiskan waktunya dengan bermain dengan ponselnya. Di sisi lain, Mansur yang duduk di sofa tak jauh dari Risma sedang mengoreksi tugas dari mahasiswanya.


1 jam kemudian, Risma sudah selesai membaca novelnya. Risma bingung dengan kegiatan apa yang akan dilakukan setelah membaca novel. Risma bosan harus menatap suaminya yang masih sibuk dengan pekerjaanya. Ingin sekali Risma menghilangkan kebosananya di rumah. Tanpa berpikir panjang terlintas dipikiran Risma ingin jalan jalan. Risma tak peduli Mansur sibuk dengan pekerjaanya. Risma menarik narik lengan Mansur ingin diajak jalan jalan.


"mas..aku bosan...aku mau jalan jalan" rengek Risma


"risma, sudah malam, sebaiknya kamu di kamar dulu mas akan nyusul pas pekerjaan mas selesai" jawab Mansur


"mas, aku pingin keluar, atau aku boleh jalan jalan sekarang ajak windi aja ya mas?" bujuk Risma


"risma, ini sudah malam, sudah jam 7 malam lho..diluar cuaca dingin, kamu juga gak boleh kecapekan, kalau ada waktu mas akan ajak kamu jalan jalan" jawab Mansur


"mas, terus aku gimana dong sekarang, aku bosan mas seharian dikurung di rumah" ucap Risma


Mansur menghentikan sejenak pekerjaanya, lalu dirinya memegang bahu Risma dengan kedua tanganya. Mansur berusaha menenangkan Risma dengan nada lembut.


"risma, mas bukan bermaksud jahat ngurung kamu di rumah, mas ingin kamu menjaga buah hati kita yang sebentar lagi akan melihat dunia, kamu yang sabar ya, mas janji akan segera rencanain ajak kamu jalan jalan" ucap Mansur


"mas, kamu gak peka banget sih sama aku, aku udah rela cuti loh mas, mas mah enak gak bosen karena mas gak pernah merasakan derita ibu rumah tangga yang terkurung dalam rumah seharian" jawab Risma kesal


Risma yang kesal dengan suaminya, tiba tiba air matanya menetes membasahi pipinya. Tanpa berpikir panjang Risma meninggalkan Mansur di ruang tamu bergegas pergi menuju kamar.

__ADS_1


Mansur kali ini merasa bingung menghadapi istrinya. Mansur sadar Risma adalah gadis remaja yang terpaut 11 tahun darinya. Pemikiran Risma menurut Mansur kurang dewasa, yang mengharuskam dirinya harus terus membimbing istrinya. Tidak ada pilihan lain, terpaksa lagi lagi Mansur harus rela mengalah agar Risma tidak marajuk. Mansur beregas menututi Risma ke kamar mencoba mengajaknya jalan jalan.


"risma.." sapa Mansur


"hmmm.." jawab Risma


"masih marah sama mas?" tanya Mansur


Risma tidak menjawab bahkan menatap suaminya sekalipun karena dirinya masih kesal. Mansur yang melihat istrinya kesal kepadanya berusaha menghampirinya lalu mengajaknya jalan jalan.


"mas kalau ajak kamu jalan jalan sekarang mau nggak?" tanya Mansur


"beneran mas, mas ajak aku jalan jalan?" tanya balik Risma


"hmm kalau tidak mau ya sudah, mas mau jalan jalan sendiri aja" goda Mansur


"Gimana? mau nggak? jawab saja nggak usah tatap mas kaya gitu, mas tahu mas tampan" goda Mansur


"Ih..apaa sih mas, aku cuma ingin" ucap Risma


"si cantik ingin apa?" tanya Mansur memeluk istrinya


"aku ingin apa ya...?" jawab Risma mikir mikir

__ADS_1


"ingin apa?" goda Mansur


"aku ingin jalan jalan mas, yang suasananya enak gitu..." jawab Risma


"hmm..kirain ingin olahraga malam" batin Mansur


Risma yang melihat Mansur melamun langsung mengagetkanya


"mas...kok diam aja..kita jalan jalan kemana" ucap Risma


"Eh..iya...kita jalan jalan ke pasar malam kodam surabaya aja gimana?" jawab Mansur


"Wah asyik..aku setuju, ayo mas kita berangkat" saut Risma


"hmm..Iya baik, kita siap siap dulu" jawab Mansur


"Iyeeeeee....." teriak Risma kesenangan


Mansur menggelengkan gelengkan kepalanya merasa sangat gemas melihat tingkah istrinya yang kesenangan seperti anak kecil.


-----------


@@@@

__ADS_1


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga


__ADS_2