
Mansur turun dari mobilnya berjalan kaki melewati lorong menuju ruko. Mansur sengaja tidak menaiki mobil karena ingin menyelidiki mobil travel yang dicurigai. Sesampainya dilokasi, banyak sekali pengawal berjaga diluar ruko membuat Masur menjadi lebih yakin ada yang tidak beres dari mobil travel yang ditumpangi Risma dan teman temanya
Mansur bersembunyi dibalik semak tiba tiba melihat Fajar berbincang dengan seorang wanita di teras ruko. Mansur mengingat kejadian beberapa bulan yang lalu, Risma pernah disekap Fajar digudang, kali ini Mansur yakin ada sesuatu yang buruk menimpa Risma. Mansur ingin sekali masuk di ruko itu menemui Risma tetapi banyak sekali bodyguard diluar, tidak mungkin Mansur menghadapinya sendirian akhirnya Mansur pergi berlari meninggalkan tempat persembunyianya.
"Grusuk, Grusuk" (bunyi semak)
Maya dan Fajar mendengar suara semak terkejut
"Hei, siapa itu" ucap Maya
"mungkin kucing lagi ngejar tikus" saut Fajar
"kamu yakin kan tempat ini aman?" tanya Maya
"hmm...aman kok, percayalah" jawab Fajar
"hmm..ok aku percaya" saut Maya
-------------
Dini hari, Maya dan Fajar ingin membuat Risma dan teman temanya semakin ketakutan.Didalam ruko, Risma dan teman temanya masih nyenyak dengan mimpinya. Fajar dan Maya kemudia masuk membawa karung yang berisi sesuatu yang menggeliat. Tidak jauh dari tempat Risma dan teman temanya diikat, Fajar mengeluarkan isi karung yang dibawa menggeliat itu. Saat sesuatu keluar dari karung yang dibawa Fajar, Maya terkejut berteriak ketakutan
__ADS_1
"Aaaa...ular...." teriak Maya
Fajar mendengar teriakan Maya menutup mulut Maya dengan tanganya agar tidak bersuara.
"hisss...diamlah ayo kita keluar tinggalkan mereka, biarkan mereka mati disini" bisik Fajar
"eh..kamu bilang dulu kek, kalau dalam karung itu ada ular, aku takut banget sama ular, tahu gini aku tidak ikut masuk" jawab Maya
"udah ayo keluar" saut Fajar
Fajar dan Maya keluar dari ruko meninggalkan Risma dan teman temanya bersama ular. Beberapa menit kemudian Olivia terbangun lebih dulu tiba tiba membelakan matanya melihat ular dan berteriak ketakutan
"Aaaa......ada ular disana...tolong !!!" teriak Olivia
Ular itu mendekati Risma, Risma hanya bisa pasrah menangis, berteriak dengan memejamkan matanya. Namun saat ulat itu hendak mematuk Risma
"Sreett" (bunyi seseorang memegang kepala ular)
Risma mendengar suara itu sangat terkejut dan tidak menyangka suaminya telah menolongnya. Risma melihat suaminya memasukan ular kedalam karung lalu setelahnya membantu Risma dan teman temamya melepas ikatan tali ditangan.Risma tidak.menyangka seseorang yang menolongnya adalah suaminya padahal Risma tahu kemarin suaminya berangkat ke jakarta.
"mas ,terima kasih udah nyelamatin aku dan teman temanku, oh iya mas kok bisa tahu kita di ruko ini?" ucap Risma
__ADS_1
"hmm..iya mas memang dijakarta, tapi mas nggak tenang dijakarta mikirin kamu,akhirnya mas berinsiatif mengikutimu" jawab Mansur
"hmm..maaf mas membuatmu khawatir, tahu mas khawatir seperti ini, aku batalin ikut liburan sama teman temanku mas" saut Risma
Olivia, Windi, Poppy dan Ulfa merasa bersalah pada Risma.Olivia sebenarnya yang menginginkan Risma tidak membawa ikut suaminya disetujui oleh teman temanya. Olivia pun memiliki alasan melakukan itu, dirinya tidak ingin suasana liburan merasa canggung.
"Pak, ini bukan salah Risma, ini salah saya yang bilang ke risma agar tidak membawa ikut bapak ke bromo, tapi serius pak alasan saya bukan karena aneh aneh, karena merasa sungkan saja sama bapak" ucap Olivia.
"iya tidak apa apa, yang penting selamat, oh iya kalian sekarang pingin pulang atau lanjut ke bromo" ucap Mansur
"aku pingin kesana mas" saut Risma
"hmm..baiklah semuanya segera menuju mobil" ucap Mansur
"mas, aku mau tanya, mas kok bisa nyelamatin kita disini, Maya sama Fajar gimana mas?" tanya Risma.
"Dia ditangkap polisi, mas juga minta bantuan warga" jawab Mansur
----------
@@@@@
__ADS_1
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga