
Degg
Windi terkejut membelakan matanya saat mengetahui Yuda akan pindah kampus. Windi mencoba menenangkan dirinya dan bertanya alasan Yuda pindah kampus
"mengapa kamu pindah?" tanya Windi
"aku sendirian, keluargaku sudah meninggal dan aku sebatang kara, aku pindah kampus karena juga ingin mengurus perusahaan ayahku" jawab Yuda
"Semoga itu keputusanmu yang terbaik, aku pergi dulu" ucap Risma bergegas meninggalkan Yuda
Yuda mengetahui Windi hendak pergi langsung memegang erat tangan Windi menghentikan langkah Windi berjala.
"Tunggu, aku mau bicara sesuatu" tanya Yuda
"Cepat bicaralah" jawab Windi tidak menatap Yuda
"Aku masih mencintaimu, aku mau kau menungguku, aku ingin menikahimu saat aku lulus kuliah dan berkerja untuk menafkahi dirimu"ucap Yuda
"Apa janjimu agar aku percaya denganmu, kamu kan playboy, maaf aku tidak bisa jika kamu belum berubah" jawab Windi
"ini janjiku" ucap Yuda
Yuda memberikan sebuah cincin untuk Windi. Windi yakin cincin itu mahal dan dirinya tidak pantas memakainya.Windi akhirnya menolak cincin pemberian Yuda
"maaf aku menolaknya, itu pasti mahal kan? aku tidak pantas memakainya" tolak Windi
__ADS_1
"kamu pantas memakainya, anggap saja ini janjiku, ini cincin persahabatan kita" jawab Yuda
"kau simpan saja itu, aku tidak mau dan aku tidak mempercayaimu" saut Windi
"Baiklah kau jaga diri ya, kalau kamu menolak buang saja tidak apa apa, aku tidak akan menganggumu lagi jika itu keinginanmu, selamat tinggal" jawab Yuda
Yuda meninggalkan Windi yang masih berada di Caffe. Windi melihat cincin itu tergeletak di meja dan tidak dibawa oleh Yuda. Windi tiba tiba menangis dan entah perasaan apa yang membuatnya sampai menangis
"Ada apa ini, hah aku menangis karena dia pergi, apakah aku mencintainya aku tiba tiba merasa kehilangan, ya benar aku mulai mencintainya, aku merindukanya, aku akan bawa cincin ini" batin Windi
Windi terduduk lemas saat itu dan menyesali perkataanya pada Yuda. Windi merasa dirinya egois menolak Yuda karena alasan yang sebenarnya adalah Windi tidak mau Yuda pindah kampus.
---- Di Kampus Risma ----
Risma dan Windi sedang menunggu jam kuliah dari Bu Dahliah. Tiba tiba terdapat surat himbauan kepada seluruh mahasiswa FEB untuk menghadiri serah terima wakil ketua BEM FEB di aula.
"win, kamu mengapa?" tanya Risma
"nggak tau ris, aku bingung dengan perasaanku,tiba tiba hatiku sakit mendengar Yuda akan pindah kampus" jawab Windi
"kamu sudah mencintainya win?" tanya Risma
"sepertinya begitu" jawab Windi
30 menit kemudian acara serah terima jabatan wakil BEM FEB selesai. Yuda didepan terlihat bersalaman berpamitan dengan para mahasiswa dan dosen FEB. Setelah berpamitan Yuda berusaha mencari keberadaan Windi. Yuda mencoba menyusuri gedung FEB akhirnya menemukan keberadaan Windi di depan pintu lift. Yuda berlari menghampir Windi dan menyapanya
__ADS_1
"Windi" sapa Yuda
"Yuda" jawab Windi
"Aku mau pamit, aku berharap kau menungguku, jaga dirimu dan kesehatanmu" ucap Yuda meninggalkan Windi
Saat Yuda masih beberapa langkah berjalan meninggalkan Windi, Windi menyapa Yuda dan menghentikan langkah Yuda berjalan.
"Yuda..tunggu...apakah kamu benar benar mencintaiku?" tanya Windi
"iya aku mencintaimu sebelumnya aku sudah mengatakanya padamu" jawab Yuda
"Baiklah ,kalau begitu aku mau menunggumu, aku akan menyimpan cincinmu" ucap Windi
"Terima Kasih kamu mau menungguku, aku akan kembali" jawab Yuda
"Berjanjilah kepadaku kalau kamu akan berubah, dan ingat tetaplah belajar mengaji" ucap Windi
"aku akan melakukanya, aku juga ingin berubah.Baiklah win, aku pamit mau ke bandara juanda. Assalamulaikum" ucap Yuda
"Waalaikumsalam, jaga dirimu" saut Winda
Yuda tersenyum dengan mata berkaca kaca kemudian pergi meninggalkan Windi. Saat Yuda sudag tidak terlihat dipandanganya, Windi menagis karena dirinya merasa kehilangan dan sudah mulai jatuh cinta dengan Yuda.
@@@@@
__ADS_1
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga