Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
136. IKUT JALAN SEHAT


__ADS_3

Esok hari, jam menunjukan pukul 05.00 pagi. Umar, Sarah dan Namira sudah bersiap siap akan berangkat ke Maspion Square untuk mengikuti jantung sehat. Umar, Sarah dan Namira terlihat serasi dengan pakaian casual lengan panjang berwarna merah maroon. Dan juga mereka bertiga kompak dengan bawahan celana training warna hitam. Selain itu kerudung yang dipakai Sarah dan Namira juga serasi berwarna merah maroon.


20 menit kemudian, mobil taksi yang ditumpangi Umar, Sarah dan Namira sampai di tempat tujuanya. Di Maspion Squre banyak sekali ribuan masyarakat yang ikut jalan sehat. Sebelum jalan sehat dimulai Umar mengajak sarapan soto ayam di pinggir jalan.



"dek, kita bertiga makan soto ayam di warung situ yuk" ajak Umar


"Tapi mas, sudah jam 05.45, sebentar lagi jam 06.00 jalan sehatnya dimulai" jawab Sarah


"Udah ayo kita bertiga makan dulu, tujuan utama kita disini seneng seneng, mas tidak ingin kalian kelelahan nanti" ucap Umar


"baik mas" jawab Sarah


Umar menggandeng Sarah dan Namira menuju warung soto ayam untuk sarapan. Umar memaksa Sarah dan Namira sarapan dulu karena tidak ingin Sarah dan Namira kelelahan atau bahkan terjadi kemungkinan buruk lainya.


15 menit kemudian, terdapat pengumuman jalan sehat segera dimulai. Umar dan Sarah sudah menyelesaikan makananya tetapi Namira belum selesai. Umar melihat Sarah yang panik menyuapi Namira mencoba menenangkanya


"dek, tidak usah panik, kita bertiga pasti bisa ikut, jangan khawatir" ucap Umar


"Iya mas, maaf" jawab Sarah

__ADS_1


"pokoknya hari ini kita seneng seneng seharian, setuju..?" ucap Umar


"setuju..." jawab Sarah dan Namira bersamaan


Setelah menyelesaikan makanya, Umar, Sarah dan Namira ikut bergabung di gerombolan barisan ribuan masyarakat yang mengikuti jalan sehat. Umar menggadeng Namira dengan tangan kirinya dan menggadeng Sarah dengan tangan kananya. Sebelum jalan sehat dimulai Umar memberikan pesan untuk Sarah dan Namira


"namira, istriku saat jalan sehat nanti berlangsung, kita harus tetap gandengan tangan, jangan sampai ada yang terpisah" ucap Umar


"iya ayah" jawab Namira


"iya mas, aku dari rumah juga bawa bekal air minum di tas agar kita tidak beli" jawab Sarah


"Iya mas, nanti pas perjalanan kita kasih kupon undianya ke panitia" jawab Sarah


"hmm..iya dek" saut Umar


Beberapa menit kemudian, jalan sehat massal dimulai. Umar berjalan dengan menggandeng Sarah dan Namira dengan kedua tanganya. Baru kali ini, Umar , Sarah dan Namira mengikuti jalan sehat massal bersama ribuan masyarakat. Namira sangat senang sekali mengikuti jalan sehat untuk yang pertama kalinya. Namira terus ingin berlari dan lepas dari gennggaman Umar. Berkali kali Namira terus memberontak ingin berlari hingga membuat Umar kesal lalu menegur putrinya


"Namira, apa sudah lupa pesan ayah tadi, kok lari lari terus" ucap Umar


"Namira pingin lari ayah" jawab Namira polos

__ADS_1


"Ok, karena kamu lari lari terus dan ayah khawatir, ayah terpaksa harus gendong kamu" ucap Umar sembari menggendong Namira


"ayah, turunkan aku, aku mau jalan" jawab Namira


"tidak boleh, ayah akan terus menggendongmu" saut Umar


Sungguh lucu perdebatan kecil antara Umar dan Namira. Sarah yang memandangi tingkah laku suami dan anaknya yang tidak mau mengalah hanya tersenyum. Sarah bahkan akhirnya melepaskan tawanya saat melihat Umar dan Namira bergantian mencubit hidung dan pipi. Sarah sangat bersyukur dengan keluarga barunya yang sangat harmonis. Sarah berharap dirinya bisa membahagiakan suami dan anaknya itu.


"Ya Allah terima kasih, engkau telah menghadirkan keluarga kecil yang harmonis ini untuku. aku sangat mencintai suami dan anaku, aku berharap bisa membahagiakan keluarga kecilku dengan menjadi istri yang baik untuk suamiku dan ibu yang baik untuk anaku" batin Sarah


-----------


@@@@


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga


nb : karena ada yang nanya masalah jalan sehat itu jadi author jawab🤗


jalan sehatnya sebenarnya itu memang ada beneran teman teman, ada yang pernah ikut jalan sehat itu? tepatnya tahun 2016. author ikut kok wkwk, tapi sayangnya cuma dapat pegel, gak dapat hadiah, dan 20 ribu melayang guys huhu..., dan belinya kupon itu kejadianya pas author sama temen2 jalan2 di taman bungkul mampir di warung ada sales datang bawa browsur..

__ADS_1


__ADS_2