
---- Di Rumah Umar dan Sarah ----
20 menit kemudian, Sarah dan Namira sudah sampai rumah. Sesampainya di rumah, tiga marmut yang barusan dibeli diletakanya di taman dekat teras rumah. Namira sangat senang sekali memadangi ketiga marmutnya yang berada di taman. Saat memandangi marmutnya, Namira terlihat dengan wajah polosnya mengajak bicara marmutnya.
"Hai marmut, sekarang kalian akan tinggal disini. selamat datang di rumahku. aku akan memberi kalian nama. yang pertama kamu yang paling gemuk namamu Umar, yang kedua ukuranya sedang namamu Sarah, dan yang ketiga kamu yang paling kecil namamu Namira," ucap Namira sambik menunjuk marmutnya
Sarah saat itu tidak sengaja mendegar ucapan Namira ketika mengantarkan kangkung untuk makanan marmutnya. Sarah menahan tawa mendengar anaknya memberi nama marmutnya mirip nama anggota keluarganya. Dengam tenang ,Sarah berjongkok disamping Namira memberikan kangkung untuk makan marmutnya.
"Namira sayang, ini kangkungnya untuk makan marmutnya, ayo kita kasih makan marmutnya sama sama," ucap Sarah
"Iya Ibu," jawab Namira
"Namira sayang, kok nama marmutnya sama dengan nama ayah, ibu dan kamu?" tanya Sarah
"Tadi di toko aku sudah bilang sama Ibu. Marmut ini satu untuk ayah, satu untuk ibu, dan satu untuk Namira. mereka akan selalu hidup bersama sama," jawab Namira
"Mana yang mirip ayah," saut seseorang dari belakang tiba tiba
Namira dan Sarah menoleh kebelakang ternyata Umar sudah pulang dari jam istirahatnya. Namira saat itu menyuruh ayahnya berjongkok untuk ikut memberi makan marmutnya.
__ADS_1
"Ayah, ayo ikut kasih makan marmut. ini marmut punya ayah makanya selalu merebut makanan marmut punya ibu dan punyaku," ucap Namira
"Mana yang punya ayah?" tanya Umar
"Ini ayah, yang paling gemuk mirip ayah, jadi aku beri nama Umar," jawab Namira
"Hahaha..." tawa Umar
"Ayah kok malah tertawa sih, ayo ikut kasih makan," ucap Namira
"Haduh, kok marmut punya ayah rakus sendiri sih, marmut punya Ibu sama namira anteng aja," jawab Umar
"Iya deh, marmut yang gemuk, rakus, tapi imut ini punya ayah. ini lihat sayang, ayah juga ikut kasih makan marmutnya." jawab Umar
"Wah, marmutnya lahab sekali makanya," saut Namira
"Namira sayang, sekarang namira punya hewan peliharaan. Namira harus merawatnya, menyanyanginya dan menjaganya dengan baik." ucap Sarah
"Iya sayang benar kata Ibu. Dalam Islam mengajarkan kita harus menyayangi makhluk hidup. Manusia, hewan, tumbuhan, jin dan semua yang ada di alam semesta ini adalah sebagai tanda-tanda kekuasaan Allah. Allah mengamanahkan kepada manusia untuk menjaga dan melestarikan yang ada di bumi dan seisinya termasuk dalam menyayangi hewan dan tumbuhan yang telah Allah ciptakan." saut Umar
“Dalam Al Quran Surat Al Baqarah ayat 164 Allah berfirman Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan." lanjut Umar
__ADS_1
"Iya ayah, ibu, aku mengerti.aku akan berusaha menjaga marmutku sebaik mungkin," saut Namria
"Iya sayang, sekarang marmutnya kita kasih minum dan masukan kedalam kandang," ucap Sarah
"Iya Ibu," jawab Namira
Setelah ketiga marmut selesai makan dan dimaksukan kandang. Sarah mengajak Umar dan Namira makan siang.
"Ayah, Namira, ayo kita makan siang sekarang. jangan lupa cuci tangan dan kaki yang bersih sebelum masuk rumah dan makan di meja makan. jika kalian tidak segera cuci tangan dan kaki dilarang masuk rumah dan makan siang," ucap Sarah
"Siap laksanakan, Bu Bos"jawab Namira dan Umar bersamaan.
Sarah yang sudah mencuci tangan dan kaki terlebih dulu langsung masuk kedalam rumah. Beberapa menit kemudian, Umar dan Namira yang baru selesai cuci tangan dan kaki menututi Sarah masuk kedalam rumah menuju meja makan.
----------
@@@@
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga
__ADS_1