
Kakek Susono mengantarkan Hakim ke pohon mangga apel miliknya di belakang rumah. Hakim melihat pohon mangga apel Kakek Sugono berbuah lebat dan bergerombol. Hakim sangat takjub karena baru pertama kali dirinya melihat bentuk dan wujud dari mangga apel. Apalagi meihatnya secara langsung dari pohonya.
Kakek Sugono yang meliat ekspresi bahagia di wajah Hakim langsung menyuruh Hakim memetik buah mangga apel miliknya
"nak, petik saja buahnya sebanyak banyaknya" ucap KakeK Susono
"Iya kek, saya akan memetiknya" jawa Hakim
Karena pohon mangga apel tidak terlalu tinggi. Dalam waktu beberapa menit saja Hakim sudah memetk banyak buah mangga apel dari pohonya. Walaupun memetik banyak tapi Hakim hanya membawa beberapa saja
"kek, saya izin membawa 6 buah untuk istri saya yang mengidam" ucap Hakim
"Apa tidak kurang nak, kalau kurang kamu bisa membawa lebih banyak lagi tidak apa apa" jawab Kakek Sugono
"Tidak kek, untuk mangga apel yang lainya bisa kakek simpan atau jual" ucap Hakim
"Baiklah nak, tolong kamu taruh mangga apel itu dikarung" jawab Kakek Sugono
"Iya kek" saut Hakim
Hakim membantu kakek sugono dengan memasukan mangga apel dalam karung dan menyimpanya di dapur rumah Kakek Sugono.Setelah membantu kakek sugono, Hakim izin pamit pulang kerumah karena istrinya pasti sudah menunggunya
-----------
35 menit kemudian, mobil yang dikemudi Hakim sampai dihalaman rumah. Hakim sangat semangat memasuki rumah karena mendapatkan buah mangga apel keinginan istrinya dirumah. Sesampainya dirumah Hakim mengucap salam
__ADS_1
"assalamualaikum" sapa Hakim
"waalaikumsalam mas" jawab Aisyah menghampiri Hakim
"ini syah, mas udah dapat buahnya" ucap Hakim menyerahkan mangga apel
"Wah ini enak banget mas, makasih banyak mas" jawab Aisyah sembari memeluk Hakim
Aisyah terus memeluk Hakim, hingga Hakim sedikit mengingatkan Aisyah dirinya belum memasuki rumah
"syah, kok main peluk aja, mas nggak disuruh masuk nih" ucap Hakim
"Eh..iya masuklah mas" jawab Aisyah
Di ruang tamu, Hakim merebahkan tubuhnya yang sangat letih di kursi karena berjam jam lamanya mencari mangga apel.Tapi walaupun Hakim merasa letih, dirinya bersyukur ada berkah dibalik dirinya menolong orang tadi.
Tak lama Hakim merebahkan tubuhnya dikursi, Aisyah tiba tiba datang membawa irisan potongan mangga apel yang dikupasnya diruang tamu. Aisyah melihat suaminya tertidur di kursi ruang tamu. Tanpa berpikir panjang, Aisyah langsung duduk disebelah suaminya lalu membangunkanya
"wah enak nih mangga apel" jawab Hakim langsung mengambil potongan mangga apel
Hakim hendak memasukan potongan mangga apel dalam mulutnya tiba tiba di hentikan oleh istrinya
"mas, berhenti" tegas Aisyah
"lha, kok suruh berhenti?" tanya Hakim
"siapa yang suruh mas makan, aku kesini minta mas nyuapin aku" rengek Aisyah
"hmm...iya deh buka mulutmu" ucap Hakim
__ADS_1
"sabar...ngadepin istri ngidam" batin Hakim
Aisyah membuka mulutnya dan menerima suapan dari Hakim. Tiba tiba dari belakang Mansur dan Risma meggoda Hakim dan Aisyah yang suap suapan
"ciye..ciye..yang lagi suap suapan" goda Risma
"wah kim, romatismu ditempat yang salah kali ini harusnya di kamar hehe" saut Mansur
"mana aku tahu mas, Aisyah tiba tiba datang bawa mangga kesini minta disuapin" jawab Hakim
"ih mas aku kan malu" saut Aisyah
Mansur dan Risma tertawa melihat tingkah laku Hakim dan Aisyah yang lucu saat terciduk saling romantis. Mansur tak mau kalah dengan Risma dirinya pun menggoda istrinya
"ris ,nanti kita juga suap suapan ya, tapi gak pakai tangan" goda Mansur
"Lha terus pakai apa mas" jawab Risma
"pakai mulut" saut Mansur
"Ih..pikiranya aneh aneh deh, malu mas ada Aisyah dan Hakim" jawab Risma
"Hahahaha...." tawa Mansur, Hakim, dan Aisyah bersamaan.
-----------
@@@@
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
__ADS_1
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga