
---- Di kampus Risma ----
Esok hari saat masuk kuliah, Risma akhirnya melihat Windi yang sudah masuk ke kelas. Risma melihat Windi menyendiri dan termenung, sepertinya Windi ada masalah. Risma yang merasa khawatir dengan Windi mencoba mendekatinya dan bertanya
"win..." sapa Risma
"eh iya ris" jawab Windi
"kamu ada masalah?" tanya Risma
"tidak kok, aku tidak ada masalah, aku cuma lelah" jawab Windi
"kamu jangan bohong win, aku sahabatmu, berkali kali aku telepon tidak kamu angkat, aku juga tahu kalau kamu sudah pindah kos" saut Risma
"hmm...aku akan menceritakanya nanti pas waktu istirahat" jawab Windi
"hmm..baik" saut Risma
2 jam kemudian jam menunjukan waktu istirahat. Risma dan Windi pergi menuju kantin bersiap untuk makan siang. Di kantin, Risma mengajak Windi mencari tempat duduk paling pojok. Ditengah menyantap makananya, Risma memecah keheningan dengan bertanya sesuatu pada Wind
"win, sebenarnya kamu ada masalah apa?" tanya Risma
"aku menolak perjodohan dari ayahku karena memilih Yuda, aku diusir dan tidak dianggap keluarga, sekarang aku juga sudah tunangan" jawab Windi
"tunangan? sama Yuda?" tanya Risma terkejut
"iya ris, sebentar lagi Yuda akan menikahiku, dia pria yang baik, dia menerima aku apa adanya, sekarang aku tinggal di kontrakanya Yuda" jawab Windi
Risma turut senang dengan Windi yang akhirnya akan segera menikah dengan Yuda. Tetapi dirinya juga ikut sedih melihat Windi yang harus jauh sama keluarganya karena pilihan hidupnya.
"win, kamu yang sabar, aku yakin Yuda adalah pria baik, ayahmu perlu waktu untuk menerimanya, kamu yang sabar" ucap Risma
"iya ris" jawab Windi
__ADS_1
---- Di Taman Kampus ----
Yossy sedang memperhatikan gadis cantik yang tengah duduk di kursi taman. gadis cantik itu bernama Melisa yang merupakan adik dari pria pelaku pelecehan terhadap kakak Yossy.
Yossy sangat geram ketika mengingat kejadian pahit yang menimpa keluarganya yang disebabkan oleh kakak dari Melisa. Yossy ingin balas dendam, tapi dirinya ingin melakukan rencananya itu dengan pelan pelan mendekati dan mengajak Melisa berteman .
"Mel, sedang apa disini" ucap Yossy
"Oh, aku hanya duduk aja sambil baca buku, ada apa ?" jawab Melisa
"hmm..kamu mau berteman denganku?" tanya Yossy
"hmm...apa sebelumnya kakak tidak mengaggapku teman? aku menganggap semua orang yang ada disini temanku termasuk kamu kak" jawab Melisa
"kok kamu memanggilku kak? kan kita sudah lama bertemu dikelas" saut Yossy
"maaf, walau kita sekelas tapi aku belum mengenal dekat dengan kakak, tapi aku hanya tahu kalau kakak adalah mahasiswa peringkat 1 sejurusan, selamat ya kak" jawab Melisa
Melisa hanya tersenyum kecil tak menjawab pertanyaan dari Yossy. Mereka berdua hanya duduk di taman berdiam diri tanpa ada pembicraraan. Saat itu juga tiba tiba ada seorang pria yang bernama Reno menghampiri mereka berdua dan berteriak.
"Hei, copu beliin gue es buah dong di kantin, pakai uangmu dulu lagi ya, akhir bulan gue bayar" ucap Reno
"iya ren, aku akan ke kantin" jawab Yossy
"Cepetan, gue tunggu disini sama Melisa, gak pakai lama" saut Reno
Di kelas, beberapa teman Yossy memang memanggil Yossy dengan sebutan Copu. Copu adalah singkatan dari Cowok Cupu. Miris sekali, Yossy selalu menjadi bahan bullyan dan suruhan teman temanya. Yossy memang selalu berpenampilan cupu dengan ciri khas kacamata tebal bundarnya setiap harinya. Karena demi menjalankan misinya balas dendamnya, Yossy rela menjadi cowok cupu agar bisa mendekati Melisa.
Yossy hendak berdiri beranjak pergi ke kantin.Tiba tiba Melisa menghentikan langkah Yossy
'Tunggu.." ucap Melisa
"Mel, kamu mau nitip juga" jawab Yossy
__ADS_1
"Dia punya tangan, dia punya kaki, mengapa kakak selalu patuh dengan perintahnya emang siapa dia? orang penting kah? bahkan dia tidak punya prestasi seperti kakak, apa prestasinya? selain bisa membully orang?" tegas Melisa
"Hei mel, jaga ucapanmu, lihatlah dia copu cowok cupu, semua tahu itu" bentak Reno
"Aku tidak peduli, yang ku tahu kita semua mahasiswa disini, tidak ada bedanya, apa hak mu terus membullynya dan menyuruhnya terus" ucap Melisa
"Copu..laksanakan tugasmu" tegas Reno
Yossy yang terlihat ketakutan hanya bisa pasrah menuruti Reno
"Mel, sudahlah aku tidak apa apa, aku akan ke kantin dulu" jawab Yossy
"Tidak kak, sebentar lagi masuk kelas, lebih baik kita tinggalkan pria ini disini" saut Melisa
Yossy menuruti ucapan Melisa meninggalkan Reno ditaman sendirian. Reno merasa geram dengan Melisa dan Yossy. Reno mengaca ngacak rambutnya melampiaskan rasa kesalnya.
Visual Toko
Yossy
Melisa
-----------
@@@@
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga
__ADS_1