Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
155. TAKUT TERBONGKAR


__ADS_3

"tidak mau, aku mau bersama teman temanku" jawab Melisa


"kamu sekarang adalah pacarku, jangan membantah" saut pria itu


Pria yang mengajak Melisa pulang adalah Yossy.


Yossy terus memaksa Melisa ikut pergi denganya tetapi Melisa membrontak tidak mau ikut. Risma sangat geram dengan perilaku Yossy terhadap Melisa langsung menegur Yossy


"Yos, hentikan !!!" tegas Risma


"Jangan ikut campur urusanku, dia adalah pacarku" jawab Yossy


"hei, apa masalahmu dengan Melisa, kamu bisa mengajak dia pergi baik baik tanpa menarik paksa tanganya. lihatlah Melisa kesakitan" saut Risma


"Eh dan kamu tuh belum muhrim tau nggak, main pegang pegang aja" ucap Windi


Yossy yang menyadari tangan Melisa di genggamnya terlalu kuat sontak melepaskanya dan merasa bersalah. Tanpa ragu Yossy meminta maaf pada Melisa


"maaf, aku tidak bermaksud menyakitimu" ucap Yossy


"Maafkan aku, aku tidak bermaksud kasar, aku tidak ingin kamu menceritakan perjanjian pacaran kontrak kita selama 3 bulan. aku ingin menjauhkan dirimu dari Risma, karena dia sudah tahu masa laluku dan dia adalah penghalang bagiku" batin Yossy


"Aku tahu kamu pacaran dengan Melisa hanya demi agar kamu bisa melampiaskan dendamu pada Melisa, aku kali ini diam dan tak bercerita niat busukmu pada Melisa, karena aku tahu kamu mencintai Melisa, aku yakin kamu pasti mencintai Melisa, tapi maafkan aku yos, akan menjauhkan Melisa darimu agar kamu sadar dan menyesali tingkah bodohmu itu terhadap Melisa " batin Risma

__ADS_1


Melisa hanya bisa menangis tak menanggapi ucapan maaf dari Yossy. Sementara Risma geram melihat pergelangan Melisa menjadi lebam karena cengkraman Yossy. Risma sangat kecewa dengan perilaku Yossy terhadap Melisa sontak memarahinya tanpa sungkan.


"kamu lihat tanganya lebam karena ulahmu, pria macam apa kamu" ucap Risma


"aku sudah minta maaf, apalagi yang harus aku lakukan" elak Yossy


"sebaiknya kamu jauhi Melisa" tegas Risma


"tidak akan !!! " saut Yossy


"jauhi dia !!! " ucap Risma


"tidak akan, Melisa adalah pacarku !!!" tegas Yossy


Yossy terlihat seperti ketakutan, dirinya takut Risma menceritakan niat balas dendamnya pada Melisa. Yossy sendiri bingung entah jika Risma mengatakan semuanya dia takut rencana balas dendamnya gagal atau takut kehilangam Melisa. Yossy berpikir sejenak untuk memikirkan jawaban yang tepat untuk membalas pertanyaan Risma, akhirnya tak butuh lama dirinya memutuskan untuk mengalah di situasinya yang terpojokan sekarang.


"hmm..tidak ada apa apa, baiklah mel hari ini kamu boleh bersama temanmu, aku pergi dulu" ucap Yossy


Yossy meninggalkan kantin dengan rasa cemas karena takut Risma mengadukan niat balas dendamnya pada Melisa. Setelah Yossy pergi, Risma bertanya pada Melisa tentang kehidupanya sekarang.


"mel, kamu kok bisa pacaran sama Yossy?" tanya Risma


"ris, itu Yossy anak peringkat 1 itu kan?" saut Windi

__ADS_1


"iya, benar win" jawab Risma


"wah kasar bener dia sama Melisa, kamu udah lama mel sama Yossy?" tanya Windi


"hmm baru kemarin, dia menembaku dia pria baik" jawab Melisa dengan senyum getir


"Sebaiknya kamu jauhi dia aja mel" bujuk Risma


"Tidak ris, dia pria baik" jawab Melisa


"Andai kamu tahu kenyataanya mel, kamu akan sakit hati" batin Risma


"Maafkan aku, aku terpaksa berbohong,aku tidak ingin kalian ikut terlibat dalam masalahku, kalian teman temanku yang sangat baik" batin Melisa


Setelah makan di kantin, Risma, Windi dan Melisa pergi meninggalkan kantin bergegas menuju kembali ke kelas.Hari ini Melisa tidak ada jam kuliah, sementara Windi dan Risma masih ada jam kuliah.


Melisa berpamitan pada Risma dan Windi untuk pulang terlebih dulu. Risma dan Windi membalasnya dengan menganggukan kepalanya isyarat setuju kalau Melisa pulang terlebih dahulu karena memang Melisa tidak ada jam mata kuliah di kelasnya.


-----------


@@@@


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!

__ADS_1


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga


__ADS_2