
----- Di Rumah Mansur dan Risma -----
Sore hari, Risma sedang mengepel lantai di rumah.Saat Risma mengepel lantai, dirinya teringat ada deadline tugas kuliah. Risma terlihat panik karena beberapa jam lagi dikumpulkan. Risma berlari ke kamar mengambil buku, pulpen dan tentunya jurus andalanya kalkulator
Tanpa sadar Risma meninggalkan pekerjaan rumahnya mengepel lantai karena sibuk mengerjakan tugas.Kondisi lantai masih basah dengan sapu pel yang tergetak. Beberapa menit kemudian Mansur masuk kedalam rumah.Namun saat Mansur masih berjalan beberapa langkah
Brukkk !!! (Mansur terpeleset)
"Auuhh" ucap Mansur kondisi tengkurap dilantai
Risma yang duduk diruang tak jauh dari tempat Mansur terpeleset melihatnya sangat panik. Risma menghampiri Mansur dan segera menolongny
"mas, mas, ayo mas aku bantuin, maafin aku mas, aku ceroboh" ucap Risma menangis
"udah gak apa apa, mas yang salah gak lihat kalau lantainya basah" jawab Mansur dengan tersenyum
"nggak mas, aku yang salah, sekarang ayo aku antar ke kamar dulu" ucap Risma
Risma membopong Mansur dengan satu tangan Mansur dilingkarkan ke pundaknya. Risma berjalan dengan pelan pelan karena kaki Mansur keseleo tidak bisa berdiri bahkan berjalan.
Saat sampai dikamar, Risma membaringkan Mansur di ranjang. Risma melihat pakaian Mansur yang basah karena terpeleset tadi. Risma ingin sekali membantu Mansur mengganti pakaian tapi untuk hal itu Risma mengurungkan niatnya dan diam saja. Mansur yang melihat pakaianya basah beranjak dari ranjang akan tetapi kaki kirinya sakit hingga terpaksa meminta bantuan pada Risma.
__ADS_1
"ris, mas mau minta tolong boleh?" tanya Mansur
"iya mas, katakan saja" jawab Risma
"tolong ambilkan piyama mas dilemari, kaki kiri mas sakit" ucap Mansur
"iya mas" jawab Risma
Risma bergegas mengambilkan piyama Mansur berwarna biru dongker dilemari dan memberikanya ke Mansur
"ini mas" ucap Risma memberikan piyamanya
"terima kasih, kamu tidak apa apa mas ganti baju disini?" ucap Mansur
Risma keluar dari kamar menuju dapur sementara Mansur mengganti pakaianya.
10 menit kemudian, Risma kembali ke kamar Mansur membawakan air hangat. Perlahan Risma mengompres kaki Mansur dengan air hangat.Risma merasa jika dirinya yang menyebabkan suaminya tergeletak tak berdaya.Tanpa sadar Risma menangis saat mengompres kaki suaminya. Mansur yang menyadari Risma menangis berusaha menenangkanya.
"ris, udah gak usah nangis, mas baik baik saja" ucap Mansur
"aku salah mas, aku ceroboh, aku minta maaf" jawab Risma
__ADS_1
"Allah saja Maha Pemaaf masa mas nggak maafin kamu?, Setiap orang itu pasti pernah melakukan kesalahan, melakukan kesalahan itu adalah manusiawi, dan ingatlah tidak ada yang sempurna kecuali Allah" ucap Mansur
"iya mas" jawab Risma
Mansur bersyukur dengan sikap perhatian istrinya kepadanya. Sudah 3 bulan lebih Mansur dan Risma menikah, perlahan rasa cinta Risma kepada Mansur mulai muncul. Mansur memang tidak menuntut istrinya untuk meminta hak nya untuk melayaninya. Mansur percaya suatu hari nanti dirinya akan sepenuhnya medapatka cinta Risma.
------
Adzan Magrib berkumandang, Mansur ingin wudhu tapi kakinya sakit untuk dibuat berjalan. Mansur terpakasa memanggil istrinya untuk mengambilkan air untuk berwudhu.
"risma" sapa Mansur
"iya mas" jawab Risma
"Ambilkan mas air dalam ember, mas mau wudhu" ucap Mansur
"Baik mas" jawab Risma
Risma bergegas mengambil ember didaput dan mengisinya dengan air. Kemudian Risma menyerahkan ember berisi air itu ke meja dekat ranjangnya. Mansur berwudu dengan air yang ada di ember tersebut sesuai syariat dan ketentuan dalam islam tentang tata cara berwudu bagi orang yang sakit. Setelah itu Mansur yang tidak bisa berdiri bahkan berjalan melakukan shalatnya dengan duduk.
@@@@@
__ADS_1
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga