Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
89. MENCOBA PELAN PELAN 2


__ADS_3

Risma melihat suaminya terus menatapnya dan tidak menjawab pertanyaanya. Risma yang sedikit merasa risih kembali bertanya pada suaminya


"mas, kok ngelihatin aku terus? ada yang salah ya?" ucap Risma


"tidak ada, mas semakin jatuh cinta pada istri mas yang semakin cantik" goda Mansur


"ih, malam malam masih saja sempat gombal" saut Risma


"kalau kamu suka, mas akan melakukan ini tiap hari, bahkan mas rela latihan buat pantun dan puisi untuk istri mas yang paling cantik ini" goda Mansur


"gak mempan mas, kalau malam malam mata udah sepet mau tidur, oh iya katanya tangan mas kram , sini aku pijitin mas" jawab Risma


Mansur mengenyitkan dahinya saat Risma masih saja menyinggung tanganya yang kram, padahal dirinya tadi asal asalan berbohong menutupi kesalahan keperkasaanya yang menyentuh pinggang Risma. Mansur melihat istrinya berkali kali menguap tidak tega harus melanjutkan aksi drama tangan kramnya yang membuat istrinya khawatir, akhirnya Mansur ingin mengajak istrinya tertidur.


"sudah tidak kram kok, jangan khawatir, sekarang ayo kita tidur lagi" saut Mansur


"iya mas" jawab Risma


Mansur melihat wajah manis istrinya tertidur dengan lelap dihadapanya. Mansur yang hendak tertidur lagi lagi merasa tidak nyaman dengan keperkasaanya mengeras bergerak gerak. Mansur masih bersikukuh menahan hasratnya dengan memejamkan matanya secara paksa. Akan tetapi tetap saja tidak bisa, dengan terpaksa Mansur memeluk erat istrinya yang tertidur seperti guling


"Maafin mas ya ris, mas sudah tidak tahan, mas terpaksa melakukan ini, semoga saat kamu terbangun tidak marah, aku sangat mencintaimu" batin Mansur


Mansur tertidur memeluk erat istrinya yang tertidur lelap. Mansur tidak peduli keperkasaanya mengeras bergerak gerak menyentuh perut bagian bawah Risma, Risma tidak merasakan sentuhan keperkasaan itu karena memang sudah tidur terlelap.


---------

__ADS_1


Tidak seperti biasanya, setelah shalat shubuh, Risma dan Mansur kembali terlelap tidur karena masih mengantuk. Lagi lagi Risma tertidur lelap terlebih dahulu sehingga Mansur dengan terpaksa karena hasratnya memuncak dirinya melakukan cara tidur seperti semalam untuk meringankan hasratnya dengan memeluk erat istrinya.


15 menit kemudian Mansur menggeliat seperti memimpikan sesuatu dalam alunan tidurnya.Mansur menggerak gerakan badanya maju mundur dihadapan Risma yang masih tertidur lelap, Mansur menggeliat sambil memeluk Risma dengan erat.Tanpa sadar seolah olah hasratnya sudah tersalurkan Mansur berteriak seperti penuh kenikmatan


"Aahhh...ris.." teriak Mansur


Mansur sepertinya bermimpi melakukan hubungan intens bersama istrinya. Risma yang tertidur mendengar teriakan Mansur seketika terbangun melihat suaminya memeluk erat dirinya. Risma ingin sekali memberontak tapi dirinya merasa nyaman. Karena merasa nyaman Risma kembali tertidur di pelukan Mansur semakin erat. Risma berharap dengan kenyamanan ini dirinya bisa lebih siap dan tidak takut menjalani progam kehamilan


Tidak lama setelah Risma kembali tidur, Mansur terbangun sontak terkejut melihat boxer yang dipakainya basah. Awalnya mansur mengira istrinya terkencing tertidur, namun saat Mansur membuka selimut dilihatnya celana pendek yang dipakai istrinya tidak basah, justru kaos bagian bawah istrinya sedikit basah. Mansur panik takut istrinya marah, dirinya menyadari kalau dirinya sedang mengalami mimpi basah.


Mansur tidak percaya ternyata dengan mimpi basah yang sedang dialaminya. Dengan menahan seharian hasrat melihat istrinya semalam ,hingga bermimpi melakukan hubungan intens dengan istrinya bisa membuatnya mimpi basah seperti masa remajanya dulu yang terulang. Risma yang disaat itu ikut bangun melihat suaminya panik mencoba bertanya


"mas, kok terlihat panik pagi pagi?" tanya Risma


Risma menatap Mansur dengan penasaran akhirnya memutuskan ingin ke kamar mandi.Namun saat Risma beranjak dari kamar mandi dirinya terkejut melihat kaos bagian bawahnya sedikit basah


"Lho...kok kaos bagian bawahku basah?" gumam Risma


Risma yakin seratus persen kali ini dirinya tidak terkencing, Risma mencoba kembali menatap Mansur yang salah tingkah memperhatikan boxernya.Risma yang penasaran kembali beranjak ke kasur dirinya terkejut boxer warna hitam yang dipakai Mansur basah


"mas, kamu terkencing?" tanya Risma


Degg...


Mansur terkejut dan merasa malu dengan Risma. Mansur terpakasa mengakui dirinya terkecing agar Risma tidak panik jika mengetahui dirinya mimpi basah

__ADS_1


"iya, maafin mas, mas terkencing" jawab Mansur pasrah


"iya mas tidak apa apa ,tapi kok ini tidak bau air seni ya mas? aku merasa aromanya aneh di kaos ku" tanya Risma polos


"Oh..mungkin karena sejak semalam dan udah kering jadi aromanya tidak menyengat" jawab Mansur


"kering gimana mas, ini masih basah? apa perlu mas periksa ke dokter?" saut Risma


Deg..


Mansur tertawa terbahak bahak dalam hatinya mengetahui kepolosan istrinya yang tidak mengetahui cairan m*n* yang dimiliki seorang pria. Akhirnya tanpa berpikir panjang Mansur mengingatkan Risma kalau hari ini harus ke surabaya membantu persiapan acara pernikahan sarah dan umar


"tidak usah ris, jangan berlebihan, oh iya cepatlan segera mandi kita harus segera ke surabaya membantu persiapan acara pernikahan sarah dan umar" ucap Mansur


"Oh iya mas, aku lupa, aku ke kamar mandi dulu deh" jawab Risma dengan semangat


"alhamdulillah syukur..dia tidak bertanya lagi ,kamu sangat polos istriku..aku mencintaimu... semoga kedepanya perlahan dengan cara ini kamu menjadi lebih nyaman bersamaku dan juga kamu bisa lebih siap dan hilang ketakutanmu dalam melayani hasratku, dan yang terpenting semoga impian kita terwujud bisa dikaruniai anak" batin Mansur


-----------


@@@@


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga

__ADS_1


__ADS_2