
----- Di Kampus Risma -----
Risma dan Windi berjalan menuju lift. Saat lift terbuka mereka bersama mahasiswa lain memasuki lift menuju lantai 5. Sesampainya di lantai 5 , Risma dan Windi melihat semua ruang kelas dan akhirnya mereka menemukan bu Dahliah mengajar. Risma dan Windi mengetuk pintu dan menghampiri Bu Dahliah
"Assalamualaikum" sapa Risma dan Windi
"Waalaikumsalam" jawab Bu Dahlia
"Bu ini saya mau mengumpulkan tugas hukuman meresume materi" ucap Risma memberikan tugas resume nya
.
"ini bu saya juga mau mengumpulkan" saut Windi
Saat Risma dan Windi hendak meninggalkan ruang kelas. Bu Dahliah mencegahnya dan menambah hukumanya lagi menerjemahkan jurnal bahasa inggris.
"Risma, Windi sini dulu, ibu ada tugas untuk kalian menerjemahkan jurnal ini" ucap Bu Dahliah
"Kok mendadak bu , saya nanti ada jam lo bu" saut Risma
"Waktunya Bu Reno kan, santai aja kamu sama Windi saya izinkan" jawab Bu Dahliah
"hah...beneran kan bu?" saut Windi
__ADS_1
"iya, sekarang kalian duduk dibangku belakang, saya lanjutkan mengajar dulu" jawab Bu Dahliah
Risma dan Windi duduk di bangku paling belakang. Windi sangat terkejut dikelas ini dirinya bertemu Yuda. Yuda duduk di bangku belakang juga dan jaraknya tidak jauh dari tempat duduk Risma dan Windi. Yuda terus memandangi Windi membuat Windi tidak nyaman.Risma melihat ketegangan wajah Windi , dirinya pun juga terkejut melihat Yuda. Risma berusaha menenangkan Windi agar tetap fokus dengan tugasnya.
"win, ayo fokus, yang disana cuekin aja" cetus Risma
"ok ris, aku cuma terkejut, sial banget aku ketemu denganya lagi" ucap Windi
"ih udah deh, ayo kita selesaikan ini" jawab Risma
20 menit kemudian, Jam pelajaran telah habis. Risma dan Widya juga sudah menyelesaikan tugas menerjemahkan jurnal. Semua mahasiswa keluar dari ruang kelas dan hanya tinggal Bu Dahlia, dengan dua mahasiswanya Risma dan Windi. Risma dan Windi telah mengumpulkan tugasnya dan berpamitan pada Bu Dahliah.
"Bu, saya dan windi izin pamit ya bu" ucap Risma
Risma dan Windi terkejut tiba tiba mendapat uang 20.000 hanya karena menerjemahkan jurnal. Risma yang bingung bertanya pada Bu Dahliah
"Bu, ini maksudnya apa ya, ini bu, maaf kami ikhlas bantu ibu" ucap Riska memberikan kembali uang Bu Dahliah
"Eh..ini jangan dikembalikan ibu ikhlas, makasih bantu ibu, oh iya kalian mau kan jadi asisten saya" tawar Bu Dahliah
"Apa bu? Asisten? kita berdua ngapain bu nanti" saut Windi
"Kalian tugasnya ya kaya tadi contohnya, nanti juga ibu libatkan di penelitian juga" jawab Bu Dahliah
__ADS_1
"Mohon maaf bu, apa ya pertimbangan ibu memilih kami berdua jadi asisten" tanya Risma
"gak apa apa, ibu suka aja kekompakan kalian dan nilai tugas pertamamu sama Windi tertinggi dari lima kelas yang ibu ajar" jawab Bu Dahliah
"Saya dan Windi dapat 85 masa tertinggi bu?" tanya Risma
"kalian itu istmewa, nggak ada mahasiswa ibu yang dapat diatas 85 matkul ini"jawab Bu Dahliah
Risma dan Windi senang sekali mengulang masa SMA nya yang selalu memperebutkan peringkat 1 dan 2. Beberapa menit kemudian Bu Dahlia izin kembali ke kantor sementara Risma dan Windi bergegas masuk kelas karena mereka sudah telat 15 menit.
------------------------------------------
NB buat yang masih bingung.
Kampus Risma : UNAIR
Kampus Mansur : UINSA
@@@@@
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga
__ADS_1