Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
79. PANIK DAN KHAWATIR


__ADS_3

----- Di Bober Kafe -----



Esok hari, habis maghrib sesuai janjinya setelah kegiatanya selesai, Sarah menunggu Umar di kafe pilihanya untuk membahas waktu pernikahan. Sarah melihat jam di cafe jam menunjukan sudah pukul 18.15 WIB tapi Umar masih belum datang juga. Sarah marah dan kesal dengan Umar karena Sarah adalah tipe orang disipilin waktu dan tidak suka menunggu.


10 menit kemudian, Umar datang menghampiri Sarah bersama Namira yang masih ada digendongnya.Umar yang sadar dirinya telat dan membuat Sarah menunggu meminta maaf


"bu sarah, mohon maaf saya telat, tadi pas kami berangkat Namira tersandung saat berjalan, jadi saya tadi mengobati lukanya terlebih dahulu" ucap Umar


"Ya Allah Namira" jawab Sarah


Sarah terkejut mendengar penjelasan Umar kalau Namira habis terjatuh. Ekspresi panik dan penuh khawatir menyelimuti wajah Sarah .Tanpa berpikir panjang Sarah bertanya pada Namira dengan deretan pertanyaan kepanikanya.


"Namira cantik, mengapa tadi bisa sampai tejatuh?, apa masih ada yang sakit? , mana lukanya biar ibu lihat?, apakah ayahmu sudah mengobatimu dengan baik?" tanya Sarah khawatir


"namira, tidak apa apa bu sarah, tadi namira terlalu bersemangat diajak ayah menemui bu sarah" jawab Namira


---- Flashback On ----


Setelah shlalat maghrib, Umar menghampiri Namira yang masih sibuk bermain dengan boneka doraemonya. Umar ingin mengajak Namira ikut bertemu dengan Sarah karena dirinya tidak tega meninggalkan Namira sendirian di rumah.


"Namira sayang, ikut ayah yuk nak?" ajak Umar


"mau kemana ayah" jawab Namira

__ADS_1


"ayah mau menemui bu sarah, namira ikut ayah ya?" saut Umar


"yeay...asyik..ayo ayah aku pingin ikut, aku ingin bertemu dengan bu sarah" ucap Namira sambil berlari ke halaman rumah


"iya nak tunggu ayah sebentar, hati hati jangan berlari nanti jatuh" teriak Umar


Brukk (Namira tersandung dan terjatuh)


"ayah !!!" teriak Namira menangis


Umar yang mendengar suara Namira menangis berlari manghampirinya. Umar terkejut melihat permukaan lutut Namira berdarah. Umar sangat panik dan khawatir dengan kondisi Namira. Tanpa ragu dengan sigap Umar berlari mengambil kotak P3K dan langsung mengobati permukaan lutut Namira yang berdarah. Namira merasa lututnya perih diobati oleh Umar terus menagis kesakitan.


"ayah..sakit..." rengek Namira mengangis


"Tidak apa apa kok sayang, nanti sakitnya hilang setelah diobati" jawab Umar


"Namira...kok diam aja cemberut, gak mau ikut ayah menemui bu sarah" tanya Umar


"masih sakit ayah, rasanya perih" jawab Namira manja


"ok, kalau gitu namira tidak usah jalan biar ayah gendong tapi dengan satu syarat gak boleh menangis" jawab Umar


"Iya baik..ayah" saut Namira


Umar melihat jam di dinding ternyata dirinya sudah telat menemui Sarah. Umar langsung bergegas menggendong Namira di punggungnya kemudian berangkat ke lokasi kafe tempat Sarah menunggu.

__ADS_1


------ Flashback Off -------


Di kafe, setelah mengetahui alasan Namira terjatuh Sarah melihat permukaan lutut Namira sudah di perban. Sarah beralih mengambil Namira dari gendongan Umar langsung memeluk Namira dan tak sadar dirinya meneteskan air mata


"bu sarah minta maaf ya cantik, harusnya ibu yang kerumahmu biar kami tidak jatuh seperti ini" ucap Sarah


"bu sarah, jangan menyalakan diri ibu, ini semua hanya ketidaksengajaan saja, bu sarah jangan bersedih, nanti Namira ikut sedih" jawab Umar


"iya bu sarah jangan menangis" saut Namira matanya berkaca kaca


"tidak kok, bu sarah tidak menangis" ucap Sarah


"sebelum kita membahas tujuan pertemuan kita hari ini, kita makan dulu ya bu sarah, setelah makan kita akan membahasnya" ucap Umar


"iya pak umar" jawab Sarah


Setelah selesai makan bersama, Umar dan Sarah menentukan waktu yang tepat melaksanakan pernikahan. Sementara Namira sibuk bermain dengan boneka doraemonya di pangkuan Sarah


30 menit kemudian, akhirnya Umar dan Sarah menyepakati tanggal pernikahanya. Acara pernikahan Umar dan Sarah aka digelar 10 hari lagi. Umar dan Sarah bersepakat untuk mengadakan acara syukuran dan pesta pernikahan sederhana saja karena lebih hemat dan tidak mengeluarkan banyak uang.


---------


@@@@@


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!

__ADS_1


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga


__ADS_2