
"Mengapa tidak nyaman? masakanya enak" goda Mansur
"Apa kau bilang?" ucap Risma dengan nada tinggu
"iya memang benar kan ,masakan Ike enak" goda Mansur
"Memujinya sekali lagi, awas ya kamu mas, lihat saja nanti, malam ini kamu tidur sana di ruang tamu" jawab Risma
Mansur megenyitkan dahinya ketika ancaman itu terlontar dari mulut Risma. Mansur mengetahui istrinya cemburu pada Ike, Bahkan sebenarnya Mansur juga merasa risij dengan perilaku Ike tadi menyajikan makanan untuknya. Melihat istrinya yang cemburu, Mansur semakin gemas, dan berusaha menggodanya lagi dengan tujuan menguji cinta istrinya kepadany
"masakan kamu juga enak kok" goda Mansur
"Benarkah?" saut Risma
"hmm..benar...tapi lebih enak lagi kalau kamu belajar masak sama Ike" goda Mansur
"Ih..mas buat aku bete deh, udah stopp..mas nanti malam jangan tidur disini " ancam Risma
"Hah? tidak ada kompesasi?" jawab Mansur
"Tidak keputusanku sudah bulat, jangan harap aku merubah keputusanmu, sekarang aku mau keluar menemui temanku" saut Risma
Risma mengambil tasnya bergegas keluar rumah. Sebenarnya Risma juga berniat mengerjai Mansur ,dirinya berinisiatif membuat Mansur cemburu dengan pura pura telepon dengan seorang teman prianya
"Hai Andi..."
"Kau bisa jemput aku kan? di rumahku"
"Aku kangen masa masa SMA kita, dulu kamu pernah nembak aku ,tapi aku tolak haha..."
__ADS_1
(Ucap Risma berbicara sendiri diponselnya)
Mansur yang tadi menggoda Risma , justru berbalik cemburu dengan kelakuan istrinya. Mansur belum mengetahui kalau Risma pura pura telepon. Mansur kesal terbakar api cemburu sontak bertanya pada Risma
"Siapa itu Andi !!! " tegas Mansur nada tinggi
Risma sedikit ketakutan membuat suaminya marah.Ingin sekali dirinya mengakhiri drama pura pura teleponya tapi dirinya masih jengkel suaiminya memuji Ike terus terusan.
"Dia teman SMA ku" jawab Risma enteng
"Berikan ponselmu padaku !!!" tegas Mansur
"Eh..kalau kamu penasaran siapa Andi, datanglah ke taman suropati" ucap Risma berlari meninggalkan Mansur
Mansur mengejar Risma namun diluar rumah, Risma sangat cerdik dirinya sudah memesan taksi. Di dalam taksi Risma merasa puas dengan ulahnya tadi membuat Mansur cemburu.
Disisi lain, Mansur yang terbakar api cemburu bergegas menaiki mobil menuju taman mini indonesia indah. Didalam mobil Mansur terlihat uring uringan.
20 menit kemudian taksi yang ditumpangi Risma sampai di Taman Suropati
Tak lama setelah Risma sampai di taman, mobil yang dikendarai Mansur sampai di taman suropati. Mansur menyusuri taman suropati untuk mencari keberadaan Risma. Dengan emosi dan uring uringan Mansur mengambil ponselnya ingin menghubungi istrinya
Tut...Tut....
📞"Hallo mas, asaalamualaikum" ucap Risma
📞"Waalaikumsalam, cepat katakan dimana dirimu?" jawab Mansur kesal
__ADS_1
📞"aku di taman suropati, kamu dimana?" saut Risma
📞"aku sudah di taman, ada dua pilihan kamu menghampiriku atau aku yang menghampirimu" tegas Mansur
📞"mas kan yang mencariku, harusnya mas donh yang meghampiriku" saut Risma
📞"cepat katakan jangan bikin mas marah" jawab Mansur
📞"cari saja pasti ketemu" saut Risma menutup sambungan telponya
Tut Tut
"Sial mengapa justru aku yang dikerjai olehnya, awas saja kamu jika bertemu dengan si Andi itu" umpat Mansur
Mansur berjalan menyusuri taman suropati dengan nada kesal. Tiba tiba dari belakang ada seseorang yang menutup mata Mansur. Sontak hal itu membuat Mansur terkejut
"Hei, siapa kamu, lepasin tanganmu dari mataku" ucap Mansur
Seseorag tersebut menghiraukan ucapan Mansur, dirinya bahkan menyuruh Mansur terus menutup matanya menggunakan kain secara paksa dan menyuruh mengikutinya
"tutup matamu dengan kain, dan ikuti aku" ucap orang itu
"Suara ini? kamu?..." saut Mansur
"diamlah dan ikuti aku" jawab orang itu
-----------
@@@@
__ADS_1
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga