Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
38. LATIHAN MALAM


__ADS_3

----- Di Rumah Mansur dan Risma ----


Setelah menerima tantangan dari Maya, Risma memikirkan strategi bagaimaa cara memenangkan pertandingan bulutangkis besok. Risma melirik suaminya sibuk dengan laptopnya, karena ingin meminta solusi dan saran untuk pertandingan bulutangkis besok, Risma memberanikan mencoba mengajak bicara suaminya.


"mas" sapa Risma


"iya ris, ada apa" jawab Mansur


"Aku ingin meminta solusi dan saran dari mas" ucap Risma


"hmmm...boleh, apa kamu ada masalah?" saut Mansur


"Tadi aku ribut sama ketua UKM Bulutangkis sektor putri dikampus, aku tadi dihina mas dan aku disuruh lepas hijabku,aku ingat kata kata mas tentang kewajiban muslimah memakai jilbab,akhirnya dia nantang aku sama Windi tanding badminton besok sore, dan aku belum persiapan mas" curhat Risma


"hmm..kamu jangan takut, tindakanmu benar jangan sampai dirimu melepas hijabmu dihadapan orang yang bukan muhrimu" jawab Mansur


"aku tahu itu mas, solusinya gimana aku belum persiapan" tanya Risma


"ajak Windi ke balai desa kompleks perumahan, kamu bisa main disana, nanti mas yang izin kesana" jawab Mansur


"Baik mas, aku ajak Windi" saut Risma


Risma memegang ponselnya dan memencet nomer Windi


Tut..Tut


📞 "Assalamualaikum win" sapa Risma


📞"Waalaikumsalam ris" jawab Windi


📞 "Sekarang ayo ke rumahku, kita akan persiapan latihan tanding bulutangkis di balai desa kompleks perumahan" ucap Risma

__ADS_1


📞"Baik win, aku pesen taksi dulu dan menuju rumahmu" jawab Windi


📞"Ok aku tunggu, wassalamualaikum" ucap Risma


📞" waalaikumsalam" jawab Windi


20 menit kemudian Windi telah sampai di rumah Risma. Risma dan Windi menunaikan shalat isya dulu .Setelah shalat isya Risma dan Windi berjalan menuju aula balai desa kompleks perumahan.


---- Aula Balai Desa ----


Risma dan Windi memulai pemanasan sebelum latihan. Saat pemanasan Risma dan Windi terlejut tiba tiba Mansur ikut di Aula Balai Desa


"mas kok kamu ikut?" tanya Risma


"hmm...mas hanya mau mengawasi kalian" jawab Mansur


"mas bisa main bulutangkis nggak, mas bisa jadi wasit nanti" tanya Risma


"mas bisa, gini aja kalian kan main ganda putri besok, sekarang kalian latihan kekompakan. kalian berdua lawan mas" jawab


"hmm..lihat saja nanti, mas pemanasan dulu bentar" jawab Mansur


Setelah Mansur melakukan pemanasan permainan bulutangkis dimulai. Risma dan Windi yang bermain ganda melawan Mansur yang bermain tunggal.


Risma tidak menyangka suaminya jago bermain bulutangkis di game pertama skor sangat ketat 22-20 dimenangkan oleh Mansur. Sebelum melanjutkan game kedua Risma,Windi, dan Mansur istirahat


"mas hebat banget" puji Risma


"hmm..mas di pesantren dulu juga sering menang" jawab Mansur


"ris, kamu main ganda campuran kayaknya seru deh sama pak Mansur" goda Windi

__ADS_1


"haha..win bisa aja kamu" saut Risma


"hmm..kita bisa lanjut game kedua?" tanya Mansur


"ayo..." jawab Risma dan Windi


Akhirnya setelah bermain dengan durasi 56 menit. Pertandingan antara Mansur melawan Risma dan Windi berlangsung rubber dimenangkan oleh Mansur. Skor yang diperoleh 22-20, 17-21, 21-18. Mansur melihat istrinya sedih dan cuek karena kalah. Mansur yang melihat istrinya sedih memberi pesan dan kritik pola permainan Risma dan Windi untuk pertandingan besok.


"risma, windi sini ada sesuatu yang mau aku sampaikan" ajak Mansur


"iya mas, katakan" saut Risma


"Kalian harus main lepas dan enjoy, ingat kalah atau menang dalam suatu pertandingan itu biasa" ucap Mansur


"iya mas, ada lagi" saut Risma


"Untuk kamu ris, pertahankan sikap pantang menyerahmu, defense mu juga harus kuat, akurasi pukulan juga perlu diperhatikan biar nggak out" jawab Mansur


"kalau windi gimana pak?" tanya Windi


"Windi mainya powernya ditingkatkan lagi, permainan netmu bagus, tapi akurasi pukulanmu juga harus diperhatikan biar nggk nyakut" jawab Mansur


"iya terima kasih pak" jawab Windi


"Dan lagi yang terpenting kekompakan, komunikasi dalam lapangan, kalian harus saling meyemangati, memotivasi diri ingin menang, ingat ya" pesan Mansur


"Siap" jawab Risma dan Windi


Setelah latihan selesai Windi pulang ke kosnya menggunakan taksi, sementara Risma dan Mansur berjalan kaki menuju rumahnya.


@@@@@

__ADS_1


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga


__ADS_2