
Sore hari, Mansur sudah pulang dari kampus. Sesampainya di rumah Mansur mengucap salam tapi tidak ada jawaban.Tidak seperti biasanya, hari ini Risma tidak menyambutnya di ruang tamu atau sekedar menjawab salam. Mansur berpikir mungkin istrinya sedang tertidur di kamar. Tanpa berpikir panjang Mansur berjalan menuju kamarnya.
Sesampainya di kamar benar benar diluar dugaanya. Mansur yang mengira Risma tidur, ternyata malah melihat Risma melamun menatap jendela kamar. Mansur kemudian mendekati Risma dan mengucap salam.
"assalamualaikum" ucap Mansur
"waalaikumksalam mas, eh mas udah pulang?" tanya Risma
"iya, kan memang mas pulangnya sore" jawab Mansur
"eh iya..benar juga" saut Risma
"mas lihat dari tadi kamu melamun terus, mikirin apa sih?" tanya Mansur
"ah..tidak mas, aku tidak apa apa, aku pergi ke dapur dulu buatin mas kopi" jawab Risma
Risma memutar kursi rodanya menuju dapur untuk membuatkan Mansur kopi. Namun saat Risma menjalankan kursi rodanya, Mansur menghetikan laju kursi roda yang dijalankan Risma. Risma terkejut saat laju kursi rodanya berhenti langsung menoleh kebelakang dan bertanya pada Mansur
"mas, ada apa? mas butuh sesuatu?" tanya Risma
"mas ingin kamu jujur sama mas, apa yang kamu pikirkan yang membuatmu melamun tadi" ucap Mansur
"hah? kok mas nanya aku gitu?" tanya Risma
"mas sudah setahun lebih hidup bersamamu, jadi jangan ditutup tutupi" jawab Mansur
__ADS_1
"baiklah aku sebenarnya ini masalah wanita entah aku bingung harus mulai darimana" ucap Risma
"mas, rebahkan tubuhmu diranjang saja gimana, biar posisimu enak mau cerita sama mas" saut Mansur
"mas, aku berat banget lo, emang mas kuat?" tanya Risma
Mansur tidak menjawab pertanyaan Risma, dirinya langsung menggendong Risma dan merebahkanya ke ranjang. Kehamilan kembar tiga pada diri Risma tidak membuat perlakuan Mansur berubah pada Risma. Badan Risma yang sangat berubah drastis dan lebih berisi bahkan membuat Mansur semakin gemas dan menjadi candu setiap harinya. Setiap hari Mansur selalu mencium dan mengelus perut Risma.
Setelah merebahkan tubuh Risma diranjang, Mansur kembali ke topik pembicaraan. Mansur bertanya pada Risma seputar masalah wanita yang dipikirkanya
"ris, coba ceritakan, apa masalah wanita yang kamu pikirkan?" tanya Mansur
"mas, tadi pagi aku telepon Aisyah bertanya masalah kehamilan" jawab Risma
"mas, aku bertanya pada Aisyah tentang persiapan lahiran dan tadi Aisyah mengatakan melahirkan itu sakit dan setelah lahiran akan mengalami nifas" jawan Risma
Mendengar ucapan Risma, Mansur sudah bisa menebak kalau Risma takut saat lahiran nanti. Mansur kemudian memeluk Risma dalam dekapanya dan berusaha menenangkanya
"jadi kamu takut?" tanya Mansur
"sedikit mas" jawab Risma
"melahirkan adalah suatu anugerah bukan suatu hal yang harus kamu takuti, kamu harusnya senang bukan takut karena sebentar lagi kita akan bertemu tiga malaikat kecil kita. apa kamu ingin mendengar tangisan dan melihat senyum tiga malaikat kecil kita didunia dan juga kamu menggendongnya bergantian bersamaku?" ucap Mansur
"iya mas, aku ingin melihat mereka lahir di dunia" jawab Risma
__ADS_1
Mansur kemudian melepas pelukanya kemudian berganti memegang kedua tangan Risma dan menciumnya.
"kamu adalah istriku dan ibu dari anak anaku, kamu adalah wanita hebat. percayalah kamu bisa menjalani semuanya dengan baik, mas akan selalu bersamamu" ucap Mansur
"mas.." jawab Risma menagis haru
"ini mungkin pengalaman pertamamu, dan benar kata Aisyah, setelah melahirkan setiap wanita akan mengalami nifas, kamu jangan panik soal itu. Dalam islaam masa nifas kurag lebih 40 hari. hukum wanita yang mengalami nifas sama seperti datang bulan.kamu pastinya sudah tahu itu" saut Mansur
"iya mas" jawab Risma
"untuk tata cara bersuci atau mandi wajib setelah nifas mas ada bukunya, mungkin kamu bisa membacanya." ucap Mansur
"iya mas terima kasih, mas sudah membuat aku tenang, mas juga tidak pernah bosan membimbingku, aku beruntung memilikimu mas" jawab Risma
"itu sudah menjadi kewajiban mas sebagai suami, mas juga terima kasih kamu juga melakukan kewajibanmu sebagai istri mas dengan baik, mas bangga dan beruntung memilikimu" saut Mansur
Mansur dan Risma saling berpelukan merasakan kebahagiaan dalam rumah tangganya. Apalagi sebentar lagi ada tiga bayi kembar yang melengkapi kebahagiaan Mansur dan Risma. Mansur da Risma sudah tidak sabar menanti kelahiran tiga bayi kembarnya yang sekarang masih berusia 7 bulan.
-----------
@@@@
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga
__ADS_1