
--- Di Kampus Risma ---
20 menit kemudian, Mansur dan Risma telah sampai di kantin kampus. Di kantin, Mansur dan Risma sudah di tunggu Windi, Melisa dan Yossy. Risma senang bisa berkumpul dengan teman temanya lagi di kampus. Seperti biasa Windi memesankan ayam geprek kesukaan Risma namun dengan sambal yang sedikit. Risma merasa tidak diterima ayam gerpeknya memiliki sambal yang sedikit. Dengan raut wajah kesal Risma menegur Windi.
"Win, kamu itu gimana sih? ini mah level 1 gak ada, sambalnya gak ada satu sendok, pelit amat kasih sambal. biasanya aku pesan level 3," tegur Risma
"Ingat anak buk dalam perut, nanti kebanyakan pedes meledak" jawab Windi
"Eh sembarangan, emang perutku ada bomnya bisa meledak" saut Risma
"Udah deh makan aja, disebrang sono ada suamimu noh sama Yossy, mau diceramahi suamimu karena makan pedes," jawab Windi
"Lha makanya kamu jangan ember, minta dikit kek sambalnya, lagian punyamu sama Melisa ayam gepreknya level 3" rengek Risma
"Bukanya aku nggak mau lo ris, tapi ini terlalu nikmat, aku tidak berbagi sambal denganmu" goda Windi
"Ih dasar," jawab Risma
Membujuk Windi rasanya percuma saja, harapan terakhirnya adalah membujuk Melisa agar mau berbagi sambal denganya.
"Mel, kamu sahabatku kan?" tanya Risma
"Iya, kita bertiga kan sahabat," jawab Melisa
"Windi kayaknya bukan sahabat kita deh, dia itu pelit, kamu kan baik hati mel, aku minta sedikit ya sambalmu?" bujuk Risma
"Wah maaf banget lho ris, kamu lagi hamil kasihan nanti bayi kembarmu kepanasan dalam perut" jawab Melisa
__ADS_1
"Yah, kalian enak dong makanya nikmat" ucap Risma
"punyamu juga nikmat kok ris, makan aja, itu ayam geprek spesial untukmu" jawab Melisa
"spesial apaan? sambal cuma satu colekan jari aja udah habis" saut Risma
"Hehe..maaf ris, kali ini aku sependapat dengan Windi." jawab Melisa
"Ih. kalian berdua ngeselin banget deh" saut Risma
Mau tidak mau Risma dengan rasa berat hati harus menghabiskan ayam gerpek sambal pelitnya itu.
Risma, Windi dan Melisa memang doyan pedas. Namun tingkat doyan pedas mereka bertiga tergolong menengah dan seperti orang doyan oedas pada umumnya. Di kantin, mereka sering membeli nasi ayam geprek level 3. Ayam geprek di kantin kampus ada lima level. Level 5 adalah level terpedas. Dulu waktu masih mahasiswa baru, Risma dan Windi menyerah saat makan ayam geprek level 5. Mereka berdua bahkan menjuluki ayam geprek di kampusnya adalah level setan. Ayam geprek level 5 yang ada dikampusnya mungkin bagi mereka hanya youtuber sekelas Ria SW, Farida Nurhan, Tomboy Kum dan youtuber lainya yang doyan banget pedas mampu menghabiskanya.
Disisi lain, Mansur dan Yossy justru menantang dirinya memakan ayam geprek level 5. Mansur dan Yossy juga mencintai makananan pedas. Tanpa ragu mereka menyantapnya dengan nikmat dan berkeringat. Seusai makan, Mansur melihat istrinya yang makananya belum habis sendiri. Mansur menghampiri istrinya kemudian bertanya mengapa makananya belum habis.
"ris, kok makananmu belum habis? mas dan teman temanmu yang lainya sudah habis lo?" tanya Mansur
Melisa dan Windi saat itu melihat Mansur khawatir dengan Risma yang terus murung. Karena Risma hanya cuek dan diam saja, Windi mengatakan pada Mansur kalau Risma ingin makan ayam geprek level 3.
"Pak Mansur, sebenarnya Risma pingin ayam geprek kaya kita level 3, tapi karena kami takut beresiko pada kehamilanya, kami sengaja mengasih sedikit sambal di ayam geprek pesanan Risma" ucap Windi
"sedikit apaan? itu sambal mah sedikit pakai banget, pelitnya gak ketulungan" jawab Risma
"Lha, kan memang kamu hamil ris, asam lambungmu nanti naik kebanyakan pedas. harusnya kamu bersyukur dong punya sahabat yang perhatian sama kamu" ucap Mansur
"masalahnya kalian semua menikmati makanan kalian, aku saja yang tidak menikmati" jawab Risma
"Ya mau gimana lagi? kamu mau bayi dalam kandungan kamu bermasalah?" tanya Mansur
__ADS_1
Risma merenung sebentar kemudian meminta maaf pada Windi dan Melisa
"hmm..ya sudah aku minta maaf ya windi, melisa" ucap Risma
"Iya ris, kamu nanti bisa balik maka level 3 kok habis lahirin" ucap Windi
"Iya ris, sekarang jaga kandunganmu dengan baik, jangan ceroboh" saut Melisa
"hmm iya deh, sekarang aku mau kamu suapin mas," jawab Risma
Mansur mengenyitkan dahinya saat Risma menyuruhnya menyuapinya. Bukanya Mansur tidak mau, tapi Mansur sedikit tidak enak karena banyak orang di kantin
"ris, tapi banyak orang di kantin" ucap Mansur
"biarin, tadi mereka berdua menggodaku bikin aku ngiler makan ayam geprek, sekarang gantian aku goda mereka biar kangen sama suaminya, haha...." jawab Risma
"ris tega banget kamu sama kita," saut Melisa
"Iya nih, balas dendam nih ceritanya" jawab Windi
"Haha... makan tuh meriang." saut Risma
meriang(merindukan kasih sayang)😂
-----------
@@@@
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
__ADS_1
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga