Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
134. MENCARI WINDI


__ADS_3

Esok hari, Mansur dan Risma berencana mengunjungi kos Windi. Sampai hari ini Risma belum juga berhasil menghubungi Windi. Risma berusaha juga mencari informasi di grup kelasnya akan tetapi hasilnya nihil teman teman sekelasnya tidak mengetahui keberadaam Windi.


20 menit kemudian, Mobil yang dikemudi Mansur telah sampai di halaman kos Windi. Sesampainya disana, Risma memasuki kamar Windi tetapi bukan Windi yang ditemukan melainkan orang lain


"maaf, apakah ini kamarnya Windi, mbak temanya Windi?" tanya Risma


"Windi? saya tidak kenal mbak, saya baru ngekos disini 3 hari yang lalu" jawab wanita itu


"3 hari yang lalu? bukanya kamar ini sudah ada penghuninya?" tanya Risma


"maaf mbak, saya dapat informasi dari ibu kos disini katanya kamar ini kosong" jawab wanita


"oh gitu ya mbak, kalau gitu makasih ya mbak, saya mau bicara sama bu kosnya" ucap Risma


"iya mbak" jawab wanita itu


Risma bergegas menuju rumah sebelah kos Windi yang tak lain adalah rumah bu kos.


"assalamualaikum, bu" sapa Risma


"waalaikumsalam, ada apa mbak?" tanya Bu Kos


"itu mohon maaf sebelumnya bu, saya mau bertanya, untuk penghuni kos kamar nomer 8 atas nama Windi kok sudah ada orang baru ya bu?" ucap Risma


"Oh si Windi, bulan ini sudah keluar mbak anaknya, sudah tidak kos disini lagi" jawab Bu Kos

__ADS_1


"keluar? kok bisa bu?" tanya Risma terkejut


"Seminggu yang lalu, windi ditemani seorang pria dikos sini pamit sama ibu dan juga ambil barang" jawab Bu Kos


"maksud ibu, Windi kesini sama seorang pria?" tanya Risma


"iya mbak, sepertinya kakaknya" jawab Bu Kos


"Oh..kalau gitu saya permisi bu, terima kasih infonya ya bu, assalamulaikum" ucap Risma


"iya mbak, waalaikumsalam" jawab Bu Kos


Risma berjalan menuju mobil yang terparkir di halaman kos Windi dengan rasa bingung dan penasaran. Saat memasuki mobil,Risma menjelaskanya pada suaminya


"mas, ternyata Windi udah gak kos disini mas, seminggu yang lalu dia pamitan dan juga sudah bawa barang barangnya" ucap Risma


"kayaknya kalau gak kuliah nggak mungkin deh mas, dia masih ada di grup kelas, walaupun emang tidak aktif ponselnya" saut Risma


'hmm...bener juga" gumam Mansur


"Eh, sama itu mas, bu kos bilang Windi datang kamari sama pria, kata bu kos seperti kakaknya" ucap Risma


"Windi punya kakak ya ris?" tanya Mansur


"Setahuku Windi sepertiku mas, anak tunggal" jawab Risma

__ADS_1


"hmm..kalau gitu coba di tunggu aja di hari masuk kuliah lusa besok" saut Mansur


"iya mas" jawab Risma


.


---- Rumah kontrakan Yuda Windi ----


Di kontrakan, Windi dan pembantu barunya Bu Jamila membuat roti ban untuk dibagikan ke anak anak yang bermain dan bimbingan dirumahnya. Semenjak kepergian Yuda di kalimatan, Windi selalu menyibukan diri dengan memasak dan mengajar bimbingan anak SD dirumahnya.


Hari ini ada tiga anak kelas 3 SD yang berkunjung ke rumah Windi meminta bimbingan tugas rumah. Windi sangat antusias mengajari dan membimbing anak SD mengerjakan tugasnya.


15 menit kemudian, terdengar bunyi oven pertanda roti ban buatan Windi dan Bu Jamila sudah jadi. Windi dan Bu Jamila menyajikan roti ban buatanga diatas piring.



Setelah meyajikan roti ban buatanya diatas piring. Windi membawa rotinya di ruang tamu memberikanya kepada anak anak yang bimbingan di rumahnya


"adik adik..kakak punya kue" ucap Windi


"yeay kue..." jawab anak anak


-----------


@@@@

__ADS_1


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga


__ADS_2