Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
59. TIDAK TENANG


__ADS_3

Adzan Shubuh berkumandang


Mansur terbangun dari tidurnya membangunkan Risma untuk menunaikan shalat shubuhberjamaah. Mansur dan Risma beranjak mengambil air wudhu kemudian menunaikan shalat shubuh berjamaah. Setelah shalat shubuh Mansur berpamitan pada Risma mau berangkat ke Jakarta


"ris, mas tinggal di jakarta dulu gak apa apa kan?" tanya Mansur


"ih..gak apa apalah,mas kan bisa jemput aku setelah selesai liburan bareng teman temanku, oh iya mas aku di bromo 4 hari aku butuh uang 500 ribu" jawab Risma


"ini uangnya" ucap Mansur memberikan uang pada Risma


"lha mas, kok dikasih 800 ribu?" tanya Risma


"tidak apa apa, nanti kamu kelaparan disana, oh iya berangkatmu besok kan?" ucap Mansur


"iya mas besok sore perjalanan ke bromo" jawab Risma


Mansur semakin merasa tidak tenang dan khawatir dengan istrinya, 4 hari disana tanpa pengawasanya, Mansur akhirnya memberi pesan pada Risma.


"hmm..kalau mau berangkat jangan lupa hubungi mas, dan pas sampai sana juga kabari mas" ucap Mansur


"iya mas, mas jangan khawatir berlebih gitu dong, aku udah besar mas dan aku bukan anak kecl" jawab Risma


"baiklah, mas berangkat dulu, assalamualaikum" ucap Mansur

__ADS_1


"waalaikumsalam" jawab Risma


----- Jakarta --------


9 jam perjalanan dari Surabaya ke Jakarta, akhirnya Mansur tiba di jakarta. Di jakarta Mansur mengunjungi rumahnya dan disana terlihat ada Hakim dan Aisyah. Hakim nampak kebingungan melihat kakaknya tidak membawa istrinya kerumah. Tanpa basa basi Hakim mencoba bertanya pada kakaknya


"mas, kok sendirian, mbak risma mana?" tanya Hakim


"risma tidak ikut, besok mau ke bromo sama teman temanya selama 4 hari" jawab Mansur


"kok mas nggak ikut ke bromo sekalian?" tanya Hakim


"mas juga ingin ikut sebenarnya, tapi teman teman risma gak enak dan sungkan kalau mas ikut" jawab Mansur


"mas tidak tahu, mas akan memikirkan itu" jawab Hakim


Ditengah obrolan kakak beradik, Aisyah datang membawakan minuman


"pak Mansur monggo diminum kopinya" ucap Aisyah


"Aisyah, kamu panggil saya mas aja kaya hakim, kalau dikelas aja panggil pak nya" saut Mansur


"haha. benar syah kata mas mansur, oh iya kalau bisa kamu manggil aku juga jangan kak yang lain aja" goda Hakim

__ADS_1


"yang lain gimana kak?" tanya Aisyah


"bisa panggil sayang, hubby, atau baby hehe" jawab Hakim sambil tertawa


"ih..nggak mau ah, aku panggil mas aja kalau gitu" saut Aisyah.


"kim, kamu tuh pengantin baru godain istri di depan mas" jawab Mansur


"hehe..khilaf mas" saut Hakim tertawa


----------


Di kamar Mansur terlihat gelisah terus memikirkan istrinya. Mansur tidak tega meninggalkan Risma 4 hari di bromo. Setelah dipikir pikir, Mansur berinisiatif ingin membuntuti Risma dari belakang. Hari sudah tengah malam, belum sehari Mansur di jakarta dirinya memutuskan kembali lagi ke surabaya. Mansur tidak tega membangunkan Hakim dan istrinya yang terlelap untuk berpamitan, akhirnya Mansur mengirimi pesan WA pada Hakim


📩 "kim, mas pamit lagi ke surabaya, mas nggak tenang disini mikirin risma, mas memiliki rencana mengikutinya dari belakang" pesan Mansur ke Hakim


Mansur bergegas keluar dari rumah langsung memasuki mobil menyalakan mesin lalu berangkat kembali ke Surabaya. Mansur sebenarnya lelah baru melakukan perjalanan 9 jam dari Jakarta ke Surabaya, tapi rasa tidak tenang dan khawatir dengan kondisi istrinya nanti, membuat Mansur nekad kembali ke surabaya.


-----------


@@@@


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!

__ADS_1


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga


__ADS_2