Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
71. TIDAK MENYANGKA


__ADS_3

Esok hari, Bu Yanti memasak tumis kangkung makanan kesukaan Risma. Bu Yanti hari ini terlihat bersemangat sekali karena setelah berbulan bulan tidak pernah memasak untuk putrinya ,akhirnya sekarang bisa memasak untuk putrinya.


Saat Bu Yanti memasak, tiba tiba Risma masuk kedalam dapur membuat Bu Yanti terkejut. Wajar saja Bu Yanti terkejut, sebelum menikah dengan Mansur, Risma tidak pernah masuk kedalam dapur untuk memasak.


"risma, kamu sudah lapar ya, mama masakin masakan kesukaan kamu, kamu tunggu aja dikamar sama suamimu" ucap Bu Yanti


"ma..risma ingin bantu mama memasak" jawab Risma


Degg....


Bu Yanti terdiam mendengar ucapan risma mau membantunya memasak.


"ma..kok diam aja sih" lanjut Risma


"eh..jangan ris...biar mama aja yang masak, memang kamu bisa masak" ucap Bu Yanti


"aku sudah bisa masak ma...aku di surabaya sering memasak untuk mas mansur" jawab Risma


Risma berjalan menuju kulkas mencari bahan masakan yang akan dimasaknya. Setelah beberapa menit berpikir Risma mengambil potongan ayam dan berencana ingin membuat semur ayam kecap.


"hari ini aku mau masak semur ayam kecap" ucap Risma


"beneran kamu bisa masak?" tanya Bu Yanti dengan ragu


"bisa ma..mama harus percaya sama aku" jawab Risma


"baiklah ris, kamu bisa masak setelah mama masak ya...nanti pas kamu masak akan mama awasin" ucap Bu Yanti


"iya ma...aku potong potong ayam dulu sama meracik bumbu semur" jawab Risma

__ADS_1


15 menit kemudian masakan tumis kangkung buatan Bu Yanti sudah jadi. Risma yang mengetahui Bu Yanti masakanya sudah jadi, langsung tanpa aba aba menggantikan posisi Bu Yanti didepan kompor.


"ma, sekarang mama duduklah, aku akan masak" ucap Risma


"hmm..baiklah tapi mama tetap mengawasimu dari sini" jawab Bu Yanti


"iya ma" saut Risma


"Sreng...Sreng...Sreng.." (bunyi memasak)


Saat Risma memasak semur ayam kecap. Aroma wangi masakan Risma membuat Bu Yanti terkejut dan tidak menyangka anaknya bisa memasak. Bu Yanti dalam hatinya sudah menebak masakan semur ayam kecap buatan Risma pasti lezat.


20 menit kemudian, Risma menyajikann masakan semur ayam kecapnya di meja makan. Saat Risma menyajikan masakanya Bu Yanti terkejut melihat 3 kepala ayam dan 3 pasang ceker dalam semur buatan Risma. Biasanya, Bu Yanti memanfaatkan kepala ayam dan ceker digunakan untuk kaldu soto.


"ris, semur buatanmu kok isinya ada kepala ayam sama ceker?" tanya Bu Yanti


"Benarkah? suamimu suka ceker dan kepala ayam?" saut Bu Yanti


"iya ma...aku saja tahunya pas buat soto, mas mansur tiba tiba mengaduk ngaduk soto buatanku dalam dandang kemudian yang dicari kepala ayam sama ceker" jawab Risma


"Oh..gitu...sekarang mama mau panggil papa untuk makan, kamu panggil suamimu juga ya" ucap Bu Yanti


"iya ma" jawab Risma


Risma berjalan menuju kamarnya, dan sesampainya dikamar, Risma memanggil Mansur untuk sarapan bersama di meja makan.


"mas, ayo kita sarapan" ajak Risma


"hmm..ayo" jawab Mansur

__ADS_1


Risma dan Mansur berjalan menuju meja makan. Sesampainya di meja makan Risma dan Mansur ikut bergabung duduk di meja makan untuk sarapan bersama Pak Rudi dan Bu Yanti sudah duduk terlebih dahulu.


Suasana di meja makan sangat hening hanya terdengar suara garpu dan sendok. Namun tiba tiba, Bu Yanti memecahkan keheningan di meja makan.


"pa..semur ayam kecap ini buatan anak kita lo pa..anak kita sudah bisa memasak" ucap Bu Yanti


"risma, apa benar yang dikatakan mamamu? semur ayam kecap ini masakan kamu?" tanya Pak Rudi


"iya pa, sekarang aku bisa memasak" jawab Risma


"masakan kamu enak ris, papa tidak menyangka putri papa yang manja bisa memasak sekarang" ucap Pak Rudi


"iya pa, mama setuju, masakan semur ayam kecap risma ini enak sekali" saut Bu Yanti


Risma hanya tersenyum menanggapi pujian ayah dan ibunya.Pak Rudi yakin sekali perubahan perubahan yang terjadi pada putrinya berkat menantu pilihanya yang mampu membimbing putrinya ke jalan yang benar.


"sur, kamu berhasil, kamu telah membawa banyak perubahan kebaikan pada putri kami, terima kasih banyak sur, papa tidak salah memilihmu" lanjut Pak Rudi


"pa..itu memang sudah kewajiban Mansur sebagai suami untuk menjaga risma" ucap Mansur


Pak Rudi dan Bu Yanti senang sekali mendengar ucapan Mansur. mereka berdua semakin mantap dan percaya pada menantu berakhlak muliahnya itu mampu membahagiakan Risma.


----------


@@@@@


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga

__ADS_1


__ADS_2