Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
96. KEJUTAN TIBA TIBA


__ADS_3

Mansur sangat mengenal suara orang yang bicara itu. Mansur tersenyum dirinya yakin seratus persen tebakannya pasti tidak salah.


"Kamu pasti Risma" ucap Mansur


Seseorang tersebut masih diam. tibalah saat sampai ditempat tujuanya. Seseorang tersebut menyuruh Mansur membuka matanya


"Buka matamu" ucap orang itu


Mansur merasa mendengar suara yang dikenalnya tiba tiba berbeda, Mansur membuka kain yang menutupi matanya. Mansur terkejut wanita yang disangkanya Risma ternyata adalah wanita lain


"Lho..Aisyah" ucap Mansur


"hmm..mas mansur mengapa tadi sebut namaku Risma?" tanya Aisyah


"Tidak mungkin , dia pasti bersembuyi, aku mengenal betul suara istriku, aku tadi mengerjainya pas selesai sarapan, namun tak kusangka menjadi fatal dirinya menelpon pria bernama Andi dan berlari kesini" jawab Mansur


Mansur menyesali perbuatanya tadi membuat isrinya marah.Tiba Tiba dibelakang Mansur ada lagu yang tak asing didengar Mansur.


Happy Birtday To Mas Mansur,


Happy Birhday To Mas Mansur


Happy Birtday, Happy Birtday


Happy Birhday To Mas Mansur


Mansur terkejut ternyata istrinya memberi kejutan padanya tiba tiba. Sebenarnya Mansur berulang tahun di hari kemarin, tapi karena kesibukan dari Hakim yang sekarang berkerja membuat perayaanya mundur satu hari.


Banyak sekali orang orang terdekat Mansur yang merayakan ulang tahun Mansur. Diantaranya adalah Risma, Aisyah, Hakim, Windi, Bu Yanti, Pak Rudi dan Pak Sujari. Mansur menangis haru melihat istrinya membawa kue ulang tahun. Risma maju berjalan melangkah kedapan menghampiri dan mengatakan sesuatu.


"selamat ulang tahun mas, maaf aku membuatmu khawatir, tadi aku hanya bercanda karena mengikuti rencana Hakim, semoga panjang umur mas, dan semoga mas selamanya selalu menemani hidupku, aku mencintaimu mas" ucap Risma


"terima kasih, mas juga mencintaimu ris, mas tadi takut kehilanganmu" jawab Mansur


"maaf mas, tadi memang bener mbak risma yang nutup mata mas" saut Aisyah sembari tersenyum

__ADS_1


"mas, kaget ya?" timpal Risma


"sudah kuduga" jawab Mansur


Mansur dan Risma saling bertatap muka. Hakim yang melihat kakanya tidak segera meniup lilinya dan memotong kuenya, memecah keheningan suasana romantis antara Mansur dan Risma


"mas, ditiup dong lilinya" saut Hakim


"hmm..dasar kim, kamu menganggu suasana romantis mas dengan risma, awas saja kamu" jawab Mansur sembari tersenyum.


Mansur meniup lilin dan memotong ku ulang tahun yang dibawa Risma.Potongan kue pertama dari Mansur mendarat ke mulut Risma. Setelah mendaratkan kue ke mulut Risma, Mansur mengecup kening Risma begitipun dengan Risma dengan mulutnya yang masih mengunyak kue mengecup pipi Mansur. Romansa romantis Mansur dan Risma disoraki tepuk tangan orang orang terdekatnya yang hadir.


Usia Mansur sudah memasuki 30 tahun. Mansur bersyukur di ulang tahunya menginjak kepala tiga, dirinya dapat merayakan ulang tahunya dengan istrinya.


Setelah acara sederhana perayaan ulang tahun Mansur. Hakim mengajak semuanya keluarganya makan siang bersama di resotoran terdekat.


Di sela sela makan siang, Mansur kepo ingin bertanya dengan istrinya seputar rencana perayaan ulang tahunya


"ris, kamu kok bisa sih susun rencana ini? mas saja lupa hari ulang tahu mas" tanya Mansur


"iya mas penasaran" jawab Mansur


"ini rencana hakim kok mas"saut Risma


"hmm..ceritakan" ucap Mansur


Risma akhirnya menceritakan sejak awal susunan rencana hingga pelakasanaanya kepada suaminya


--- Flashback On ---


Sehari setelah menghadiri pernikahan Umar dan Sarah, pada saat perjalanan menuju Jakarta di mobil Risma mendapat pesan wa dari Hakim


πŸ“© "mbak posisi ada dimana?" pesan Hakim


πŸ“© "perjalanan ke jakarta, ada apa kim?" balas Risma

__ADS_1


πŸ“© "Besok mas ultah, mbak gak ada niatan ngerayain gitu?" pesan Hakim


πŸ“© "Hah, mas mansur besok ultah? haduh bodohnya aku, ok ok aku mau ikut ngerayain" balas Risma


πŸ“© "aku sudah beritahu keluarga tentang ini, pokoknya entah bagaimana caranya besok mbak harus bikin mas mansur cemburu ,terserah mbak caranya gimnana nanti pokoknya ajak mas mansur ke taman suropati" pesan Hakim


πŸ“© "ok kim siapπŸ€—" balas Risma


Sesampainya dirumah, setelah Risma mengantar wedang jahe untuk suaminya, dirinya berpikir bagaiamana cara buat suaminya marah cemburu esok hari


-----------


Esok hari setalah sarapan, Risma yang memikirkan tatapan Ike kearah suaminya yang aneh membuatnya tak nyaman, hingga saking tidak nyamanya sampai sampai rencana awal membuat Mansur cemburu menjadi keraguan dan amburadul karena kepikiran tingkah Ike.


Di kamar, Mansur dan Risma saling berbincang, saat Risma berbincang empat mata dengan suaminya, suaminya malah membuatnya emosi karena memuji masakan Ike, hingga akhirnya Risma memiliki ide berbalik mengerjai Mansur dengan pura pura menghubungi teman prianya. Sungguh diluar ekpetasi, Risma yang mengira suaminya cemburu malah justru suaminya terlihat marah marah.Senang dengan hasil megerjai suaminya berhasil terlintas langsung mengabari Hakim


πŸ“©"assalamualaikun, kim aku udah buat mas mansur marah karena cemburu, aku takut kim serem banget mas mansur kalau marah" pesan Risma


πŸ“© "waalaikumsalam..bagus mbak, aku pesankan taksi mbak, segeralah bersiap taksi akan datang" balas Hakim


πŸ“© "ok kim" jawab Risma


Didalam kamar Risma terus diintrogasi suaminya berbicara tentang siapa itu Andi. Risma cuek dengan apa yang dikatakan suaminya.


Akhirnya setelah taksi pesanan Hakim datang, Risma berlari meninggalkan Mansur berharap suaminya membuntutinya. Dan benar saja, rasa khawatir, kasih sayang, dan perhatian Mansur terhadap istrinya menyebabkan hatinya tergerak begitu saja bernisiatif membutunti istrinya menuju taman suropati.


---- Flashback Off -----


-----------


@@@@


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga

__ADS_1


__ADS_2