Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
83. MENJAWAB TEKA TEKI


__ADS_3

"kamu penasaran siapa aku?" ucap pria penolong


"cepat katakan siapa dirimu?"jawab Risma


"aku punya teka teki yang harus kamu selesaikan" ucap pria penolong


"Hah, apa? teka teki? apakah aku mencari harta karun? sungguh pria penolong misterius, siapa dia sebenarnya?" batin Risma


"sudah siap menjawab teka teki?" tanya pria penolong


"baiklah aku siap" jawab Risma


Pria penolong itu memberikan kartu teka teki silang dengan 5 pertanyaan yang harus dijawab Risma


Soal


Bagian tubuh ayam yang sering ada dalam mie ayam?


Sebutan guru yang muridnya mahasiswa?


3+5x2-2 \=


Tempat yang sering dikunjungi anak anak mengaji?


Sebutan suatu pernikahan tanpa didasari rasa cinta?


Risma mencoba menjawab satu persatu pertanyaan yang tertulis di kertas tersebut. Tak membutuhkan waktu lama Risma berhasil menjawab pertanyaan pertanyaan tersebut. Setelah selesai menulis jawaban Riama memberikan jawabanya kepada pria penolong itu


Jawaban


Ceker


Dosen


11


TPQ


Perjodohan

__ADS_1


Pria penolong itu tersenyum melihat jawaban Risma. Risma mulai geram langsung bertanya tanya lagi asal usul pria penolong itu


"cepat katakan, siapa dirimu? aku sudah menjawab pertanyaan konyolmu itu?" ucap Risma


"coba hubungkan jawabanmu dengan kehidupanmu sekarang" ucap pria penolong itu


Risma memikirkan hubungan jawabanya dengan kehidupanya


Ceker


Risma sudah tidak asing lagi dengan ceker, Suami Risma sangat menyukai ceker.


Dosen


Dalam kehidupanya, Risma memiliki dosen dikampusnya, dan juga dirinya ingat suaminya adalah dosen


11


mendengar kata 11, Risma teringat usia dirinya dan suaminya terpaut 11 tahun


TPQ


Di samping rumahnya, terdapat TPQ, suaminya mengajar TPQ


Perjodohan


Pria penolong itu melihat Risma tersenyun menghubungkan jawaban dengan kehidupanya. Pria penolong yang mengetahui hal itu mencoba bertanya pada Risma


"apakah kamu sudah memikirkan jawabanya?" tanya pria penolong


"iya aku sudah tahu" jawab Risma


"kalau sudah tahu coba tebak siapa aku?" tanya pria penolong


"kamu adalah mas Mansur suamiku" jawab Risma


"Yakin sekali kamu, kalau kamu yakin lepaskan masker dan topi yang aku pakai ini" saut pria penolong


Risma memberanikan diri membuka masker dan melepas topi pria penolong. Saat Risma berhasil membukanya tiba tiba dirinya menangis

__ADS_1


"mengapa kamu menangis?" tanya pria penolong


"mas, maafin aku mas, aku berbohong padamu," jawab Risma menangis


Pria penolong itu adalah Mansur suami dari Risma. Mansur melihat istrinya menangis tersedu sedu berusaha menenangkanya.


"sudah jangan menangis, mas tidak suka melihatmu menangis, tolong berhentilah menangis" ucap Mansur


"mas, terima kasih,.mas selalu ada untuku, mas sudah berkali kali menyelamatkanku, maaf mas aku terlalu egois tadi" ucap Risma


"sudah tugas mas sebagai suami melindungi istrinya, mas juga minta maaf ya membuatmu takut tadi" ucap Mansur


"Bagaimana mas bisa mengikutiku?" tanya Risma


"mas tadi pas kamu tidur sengaja lihat wa di ponselmu tidak ada chat dari temanmu yang akan menjemputmu, mas nggak tenang, lalu mas ngikutin kamu naik taksi juga, jangan bikin mas khawatir ya, lain kali jangan keluar rumah sendirian malam malam" jawab Mansur


"iya mas, mas aku takut Hendry mas" ucap Risma lirih


"Jangan takut, selama ada mas disisimu, pria itu tidak akan berani menganggumu, mas akan selalu menjaga dan melindungi istri mas, dimanapun istri mas berada" tegas Mansur


Risma mendengar ucapan Mansur yang sangat tulus langsung tersentuh hatinya. Risma merasa beruntung memiliki suami penyayang seperti Mansur. Pertahanan tangisnya pecah tak kuasa dirinya tahan. Tanpa berpikir panjang dirinya memeluk suaminya dengan erat.


Mansur merasakan kehangatan pelukan dari Risma, dirinya membalas erat pelukan dari Risma dan berbisik megatakan sesuatu pada istrinya


"mas mencintaimu ris, maafin mas ya, mas tadi rela menyamar demi agar mas ingin tahu pertahanan cintamu kepada mas" bisik Mansur


"aku juga mencintai mas, sebenarnya saat kamu membeli mie ayam aku sudah memiliki keyakinan itu kamu mas, tapi karena terlalu takut jadi aku tidak mengatakanya" jawab Risma


"mas menyesal membuatmu takut" ucap Mansur


"mas, aku sudah selamat dan baik baik saja karena pertolongan darimu mas, niatmu melakukan itu malah menyadarkanku bahwa pentingnya mas dalam kehidupanku, terima kasih untuk semuanya" jawab Risma


" hmm..sekarang ayo kita pulang" ajak Mansur


"iya mas" jawab Risma


---------


@@@@@

__ADS_1


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga


__ADS_2