
----- Di Rumah Mansur dan Risma -----
Malam hari, Risma dan Windi sedang sibuk mengerjakan tugas hukuman dari dosen meresume materi. Hari ini Risma mengajak Windi menginap dirumahnya karena takut sendirian. Saat mengerjakan tugas resume Windi merasa perutnya keroncongan dan bertanya stok makanan di rumah pada Risma.
"Eh ris, aku lapar kamu gak ada makanan kah?" tanya Windi
"Ada, ambil aja di kulkas ada melon sama semangka" jawab Risma
"Eh kalau gitu , mau aku buatin rujak buah nggak"tawar Windi
"Boleh, aku bantuin ya, sekalian aku belajar olah olah" jawab Risma
"Ok deh" saut Windi
Risma dan Windi kedapur untuk membuat rujak buah.Di dalam dapur Risma memotong buah semangka dan melon sementara Windi meracik bumbu rujak. 15 menit mereka didapur akhirnya rujak buah buatan Risma dan Windi sudah siap dinikmati.
Risma dan Windi menikmati rujak buah buatanya sambil mengerjakan tugas resume nya.
2 jam kemudian Risma selesai dengan tugas resume nya sementra Windi belum selesai karena terus sibuk bermain ponselnya. Risma mengantuk menunggu Windi yang belum selesai dengan tugasnya. Windi menyadari Risma mengantuk, karena Risma berkali kali menguap. Windi kasihan pada Risma lansung menyuruhnya tidur terlebih dulu
"eh ris, tidur dulu aja nanti aku nyusul" ucap Windi
"nggak, aku takut sendirian dikamar, biasanya kalau ada mas Mansur aku tidak pernah sendirian dan takut di kamar" jawab Risma dengan meneteskan air matanya
"Eh, udah deh, dua hari lagi suamimu pulang, jangan sedih gitu dong" ucap Windi
"Aku bingung win, aku memang masih belum mencintai mas Mansur tapi aku merasa kehilangan dan merindukanya" jawab Risma
"kalau menurutku, kamu itu udah jatuh cinta sama suamimu, tapi kamu gengsi dan malu mengakuinya" sindir Windi
"Ah, ngomong apa sih kamu, udah deh kerjain sana tugasmu" bantah Risma
"hmmm...ok deh aku selesain dulu kurang 3 halaman lagi" ucap Windi
__ADS_1
Setelah selesai dengan tugasnya Risma dan Windi beranjak kekamar untuk tidur.Namun Risma ingat kalau dirinya dan Windi belum shalat isya. Risma yang melihat Windi bersiap merebahkan tubuhnya mencoba mengajaknya shalat isya.
"win, ayo kita jamaah dulu shalat isya" bujuk Risma
"hah, tumben kamu yang ngingetin aku shalat" jawab Windi
"kalau kata mas Mansur sebagai seorang muslim kita harus saling mengingatkan" celetuk Risma
"wah, ris kamu beruntung banget punya suami ustadz, aku gak nyangka kamu bisa seperti ini" ucap Windi
"aku masih harus banyak belajar win, udahlah ayo kita shalat" ajak Risma
"ris, bukanya aku mau nolak, tapi kondisiku menolak ajakanmu itu" saut Windi
"Oh...kamu datang bulan, ngomong dong dari tadi" ucap Risma
"Hehe...tadi aku mau ngomong tapi tiba tiba aku terkejut kami ngajakin aku shalat, sungguh aku seneng lihat perubahan kamu ris" puji Windi
Risma meninggalkan Windi dan segera menunaikan shalat isya. Beberapa menit kemudian Risma selesai menunaikan shalat isya menghampiri Windi yang lebih dulu tertidur. Risma yang tubuhnya sangat lelah ikut merebahkan tubungnya dan akhirnya terlelap.
----- Di Kampus Risma -----
Esok hari, Risma dan Windi berangkat menuju kampus menggunakan taksi yang dipesanya lewat aplikasi.
Di dalam mobil, Windi memperhatikan sahabatnya senyum senyum sendiri menatap ponselnya. Windi yang penasaran sengaja melirik layar ponsel Risma langsung tertawa didalam mobil. Risma tidak mengetahui kalau Windi melirik layar ponselnya. Risma merasa Windi sangat konyol dan aneh tanpa aba aba Risma menegur Windi.
"eh, kamu ngapain ketawa, apa yang lucu?" tanya Risma
"Haha..ciye ciye yang lagi rindu, scroll terus foto suaminya haha" goda Windi
Risma tersadar kalau Windi mengintip layar ponselnya, sungguh dirinya merasa malu dan kesal pada Windi
"ih kamu win, gak sopan banget deh...ngintipin ponselku, bete tau nggak?" ucap Risma sambil cemberut
__ADS_1
"Ciye marah nih...andai pak mansur tahu istrinya ulahnya kaya gini pas merindukanya, senang banget pastiny hehe" goda Windi
"win...udah deh" saut Risma
Sesampainya dikampus Risma dan Windi ingin mencari dosen yang menghukumnya kemarin untuk mengumpulkan tugasnya. Saat sampai di mejanya dosen itu tidak ada di ruanganya. Risma memberanikan diri bertanya kepada salah satu dosen di ruang jurusan
"Assalamualaikum, permisi bu mau bertanya Bu Dahlia sekarang dimana ya?" tanya Risma
"Waalaikumsalam, sebentar saya cek" jawab dosen itu
.
5 menit kemudian
"nak, Bu Dahliah sekarang mengajar di kelas EP 5F di gedung FEB lantai 5" ucap dosen itu
"Baik bu, terima kasih informasinya, Assalmualaikum" pamit Risma
"iya waalaikumsalam" jawab dosen
------------------------------------------
NB buat yang masih bingung.
Kampus Risma : UNAIR
Kampus Mansur : UINSA
@@@@@
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga
__ADS_1