
Jam sudah menunjukan pukul 09.00. Sarah masih setia menjaga suaminya yang sakit. Hari ini sungguh tidak seperti biasanya saat Sarah hendak menyuapi Umar, tiba tiba Umar rewel tidak mau makan masakan Sarah.
"Aku tidak mau makan," ucap Umar
"Mas, ini enak lo aku buat sayur sop sama perkedel kentang," jawab Sarah
"Pokoknya aku tidak mau," saut Umar
"Terus Mas mau makan apa? ini sayang loh kalau gak dihabisin," jawab Sarah
"Aku mau makan sambel pencit dan juga minumnya es kepal milo," ucap Umar
"Hah?" saut Sarah
"Ada apa? Mas cuma mau sambel pencit sama es kepal milo. dan itu Mas ingin kamu yang masak," jawab Umar
Degg
Sarah terkejut melihat perubahan sikap Umar yang mendadak rewel dan manja. Saat itu yang membuat Sarah heran, Umar seperti tidak suka masam mendadak suka masam. Dan parahnya lagi Umar kaya anak kecil meminta es kepal milo.
Sebelum Sarah membuatkan sambal pencit dan es kepal milo. Sarah kembali meyakinkan Umar tentang makanan yang akan dibuatnya.
"Mas, kamu beneran minta sambal pencit sama es kepal milo?" tanya Sarah
"Iya, Mas memang menginginkanya," jawab Umar
"Mas, kamu nggak suka makanan masam loh, dan juga tumben pingin es kepal milo," ucap Sarah
"Iya juga sih. tapi Mas sangat pingin makan sambel pencit minumnya es kepal milo. pokoknya Mas gak mau makan kalau gak dibuatkan." jawab Umar
Sarah menangkap keanehan pada suaminya yang mendadak manja menyangka kalau suaminya ngidam
__ADS_1
"Mas kamu ngidam?" tanya Sarah
"Ngawur kamu, emang Mas hamil. harusnya kamu yang Mas tanya ngidam apa sekarang" jawab Umar
"Aku biasa aja loh Mas, aku gak ngidam," ucap Sarah
"Tapi Mas pernah denger cerita dari Mansur kalau Risma pernah ngidam rujak kedondong pas hamil," jawab Umar
"Mas, aku menangkap keanehan disini, kok Mas bisa minta itu ya tiba tiba," ucap Sarah
"Terus kamu nyangka Mas yang ngidam dan hamil karena minta sambel pencit dan es kepal milo?" tanya Umar
"Eh, nggak gitu juga Mas," jawab Sarah
"Terus?" tanya Umar
"Denger denger ada sih Mas yang suaminya ngidam pas istrinya hamil," jawab Sarah
"Nggak lah, Mas nggak ngidam, Mas cuma ingin aja," ucap Umar
Sarah pergi ke dapur untuk membuatkan Umar sambel pencit dan es kepal milo. Sesampainya di dapur, Sarah tidak menemukan pencit dan bahan untuk buat es kepal milo masih kurang. Dengan terpaksa, langkah pertama Sarah harus berkunjung ke ruma Pak Rofi tetangga sebelah untuk membeli pencit.
"Pak Rofi, saya mau beli mangga mudanya untuk buat sambel pencit," ucap Sarah
"Neng Sarah hamil?" tanya Pak Rofi
"Iya Pak, saya beli 3 buah saja Pak," jawab Sarah
"Neng Sarah pasti ngidam ya? gak usah bayar ambil saja Neng," ucap Pak Rofi
"Lebih tepatnya Mas Umar yang ngidam," batin Sarah
__ADS_1
"Saya nggak enak Pak, saya beli aja," jawab Sarah
"Alah, kok sungkan sama Bapak, Bapak ikhlas gak apa apa ambil saja, kalau tetap ngotot mau beli Bapak gak mau beri mangga mudanya," saut Pak Rofi
"Ya sudah pak, saya terima. saya ambil tiga buah," jawab Sarah
"Iya Neng Sarah, silahkan," ucap Pak Rofi
Sarah mengambil 3 buah mangga muda dalam keranjang.
"Pak saya udah ambil, makasih Pak," ucap Sarah
"Iya Neng, sama sama," jawab Pak Rofi
Sarah kemudian mampir di toko depan rumahnya untuk membeli bahan bahan untuk membuat es kepal milo. Lalu setelah itu Sarah bergegas kembali ke dapurnya untuk membuat menu sambel pencit dan es kepal milo.
Sesampainya di dapur, Sarah mengupas dan mencuci mangga muda yang baru didapatkanya. Setelah itu Sarah membuat sambalnya tak lupa Sarah mengiris mangga mudanya memanjang kecil kecil. Tak butuh waktu lama 15 menit kemudian, satu pekerjaan telah selesai. Sarah telah berhasil membuat sambal pencit untuk Umar
"Alhamdulillah sambel pencitnya udah jadi, tinggal es kepal milo. aku buat agak banyak deh es kepal milonya. bentar lagi Namira pulang sekolah pasti kepingin juga," ucap Sarah lirih
Sarah menyiapkan bahan bahanya untuk membuat es kepal milo lalu mencampurnya. Hanya butuh waktu 10 menit, Sarah berhasil menyajikan es kepal milo.
"Alhamdulillah, udah jadi sekarang menyiapkanya di meja makan lalu aku akan panggil Mas Umar," ucap Sarah
--------------
@@@@@
__ADS_1
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga