
---- Di Rumah Sakit ----
Yuda berlari memanggil dokter untuk menyelamatkan Windi yang masih ada di gendonganya.Kemudian dokter datang dan membawa Windi masuk kedalam ruang IGD. Yuda ingin menemani Windi didalam tetapi dirinya dicegah oleh dokter
"Maaf pak, anda tidak boleh masuk,silahkan tunggu diluar, karena pasien akan kami periksa" ucap dokter
"Tapi dok..." bantah Yuda khawatir
"Saya mohon bapak harap tenang, biarkan kami melakukan tugas kami, kami akan berusaha yang terbaik semampu kami" jawab dokter menutup pintu ruang IGD
Yuda merasa khawatir dengan kondisi Windi. Yuda baru saja mengenal Windi tapi tiba tiba jantungnya berdetak dan merasakan perasaan yang tidak biasa.
"Hah...perasaan apa ini, aku baru dua kali bertemu dan baru saja mengenalnya, mengapa jantungku berdebar dan takut kehilangan dia, aku juga tiba tiba khawatir denganya" batin Yuda menatap pintu kamar IGD
Saat menunggu dokter menangani Windi,Yuda teringat hari ini akan mengajak Maya makan malam. Maya adalah pacar Yuda yang juga teman satu kelasnya. Yuda beranjak mengambil ponsel dari tas nya dan dirinya lupa kalau ponselnya dari tadi baterainya habis. Akhirnya Yuda terpaksa meninggalkan Windi untuk menemui Maya di suatu cafe
Saat Yuda menuju parkiran mencari mobilnya parkir. Pikiranya yang tadi ingin menemui Maya, tiba tiba tidak tenang jika dirinya harus meninggalkan Windi.
Setelah berpikir sejenak, akhirnya Yuda berlari kembali ke ruang IGD, dirinya lebih memilih menunggu kesadaran Windi dan melupakan janjinya makan malam dengan Maya.
Setelah beberapa menit menunggu,dokter yang memeriksa Windi keluar dari ruangan dan meminta petugas memindahkan Windi di suatu ruangan.Yuda yang bingung bertanya pada dokter
"dok, bagaimana kondisinya? apa yang terjadi? mengapa dipindah? " tanya Yuda khawatir
"pasien baik baik saja, pasien hanya punya penyakit asmanya yang kambuh, kami memindahkan pasien diruang rawat melati 07" jawab dokter
"hmm..terima kasih dok" saut Yuda
__ADS_1
----- Rumah Mansur dan Risma ----
Setelah mengetahui suaminya akan pergi meninggalkanya selama 3 hari di Malaysia. Risma hanya terdiam termenung duduk di ranjangnya setelah menunaikan shalat isya. Risma merasakan perasaan yang tidak biasa yang baru dirinya alami.
"Ada apa ini, perasaan apa ini, apakah aku mulai mencintai mas Mansur, tiba tiba aku takut kehilangan mas Mansur" batin Risma
Mansur dari kamar mandi kemudian masuk kedalam melihat istrinya termenung dengan tatapan kosong. Mansur menghampiri istrinya dan bertanya
"ris, kok melamun, marah ya sama mas?" tanya Mansur
"aku tidak apa apa mas" jawab Risma
"iya udah, tidurlah mas sudah ngantuk, jangan lupa baca doa" ucap Mansur
Mansur dan Risma seperti biasa tidur satu ranjang dengan pembatas guling. saat Mansur ingin memejamkan mata, dirinya mendengar suara isakan tangis istrinya dan melihat tubuh istrinya yang memunggunginya bergetar.Mansur memegang pundak Risma dan menenangkan istrinya.
Risma mendengar ucapan suaminya itu langsung memeluk suaminya tanpa berkata apa apa. Akhirnya Risma tertidur di dekapan Mansur tanpa sadar. Mansur melihat tingkah istrinya tersenyum karena bahagia. Mansur mengelus rambut Risma yang terurai dan berbisik sesuatu
"selamat tidur bidadariku" bisik Mansur dengan mencium kening istrinya.
---- Rumah Sakit -----
Windi yang dari tadi pingsan tersadar dengan perlahan membuka kedua matanya. Windi melihat di sekelilingnya bingung mengapa dia berada di kamar rumah sakit. Windi tiba tiba terkejut melihat Yuda tertidur di sofa.
Windi merasa tenggorokanya kering dan ingin mengambil gelas berisi air putih yang berada di meja tepat disampingnya.
"pyarrr" (bunyi gelas pecah)
__ADS_1
Yuda sontak terbangun dan langsung menghampiri Windi.
"kamu baik baik saja?" tanya Yuda
"iya aku baik, mengapa aku bisa di sini" tanya balik Windi
"kau pingsan saat terjebak di lift, penyakit asmamu kambuh ,kau harus banyak istirahat dari dokter" jawab Yuda
"Hei ,aku besok siang ada jam kuliah aku harus kuliah" saut Windi
"Aku aka mengantarmu, aku juga ada kuliah siang" jawab Yuda
"Tidak usah repot repot ,aku mau pulang sekarang" tolak Windi
"Hei sekarang sudah jam 10 malam , kau ingin pulang sekarang?" tegas Yuda
"Hah? serius? berapa lama aku pingsan" tanya Windi
" kau pingsan 3 jam dan membuat makan malamku batal bersama pacarku..ah sudahlah aku mau tidur, besok aku antar" jawab Yuda
Windi merasa sudah merepotkan Yuda. Windi diam diam ingin kabur dari Rumah Sakit.Namun karena Windi takut nanti Yuda khawatir mencarinya, dirinya menulis sebuah tulisan di kertas bindernya dan diletakan di bawah bantal.Setelah itu Windi mencabut infus ditanganya dan kabur darI rumah sakit dan mau pulang ke kosnya.
@@@@@
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga
__ADS_1