Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
82. PRIA PENOLONG


__ADS_3

Brukkk (bunyi serangan mendarat ke punggung Hendry)


"Sekali lagi kau menyakitinya aku tidak akan mengampunimu" ancam pria penolong itu


"Siapa kau !!!" jawab Hendry bangkit


"Aku...Aku hanya pelindungnya" saut penolong itu


"Aku adalah cinta pertamanya, dia akan menjadi miliku haha" ucap Hendry


"Brukkkk"( pria penolong itu memukul Hendry hingga tak berdaya)


"Jaga ucapanmu !!!" ucap pria penolong


Risma terdiam melihat pria penolong itu menyelamatkanya dari Hendry. Pria penolong itu memakai pakaian, masker dan topi serba hitam. Risma tidak mengenalinya dan bertanya tanya siapa pria penolong itu. Pria penolong tidak bicara setelah menyelamatkan Risma, pria penolong itu mengajak Risma masuk kedalam taksi.


Risma gemetar dirinya merasa keatakutan, dirinya memang sudah aman dari Hendry ,tapi sekarang dirinya malah bersama pria asing yang berpakaian serba hitam.Selama perjalanan Risma takut menatap pria penolong itu, dirinya lebih memilih melihat jalanan susasana malam di jendela mobil


30 menit kemudiaan, mobil taksi sampai di warung mie ayam ceker pinggir jalan. Pria penolong itu mengajak Risma turun dari mobil


"ayo turunlah" ucap pria penolong itu


"tidak, terima kasih aku tidak lapar makanlah sendiri, di pesta tadi aku sudah makan" jawab Risma

__ADS_1


"baiklah tunggu disini, jangan takut" saut pria penolong itu


Pria penolong itu meninggalkan Risma sejenak di mobil karena ingin makan mie ayam ceker pinggir jalan. Risma melihat dari dalam mobil pria itu melepas maskernya saat makan. Ingin sekali Risma melihat wajah pria penolong itu, namun sayangnya Risma hanya bisa melihat bagian belakang tubuh dari pria penolong itu memunggunginya. Rasa penasaran wajah pria penolong itu membuat Risma bertanya tanya dan menebak nebak di dalam hatinya.


"Siapa pria penolong itu?, apakah aku mengenalnya? mengapa dia menolongku? Dia menghentikan mobilnya saat melihat mie ayam ceker, oh iya ceker, apakah dia menyukai ceker? mas mansur suka sekali kepala ayam dan ceker, atau jangan jangan pria itu mas mansur? ah tidak, tidak mungkin, dari gaya berpakaianya tidak mungkin itu mas mansur" batin Risma


15 menit kemudian pria penolong itu selesai dari aktivitas menyantap makananya.Pria penolong itu kembali memakai masker hitamnya berjalan menuju mobil taksi yang didalamya terdapat Risma yang masih menunggu. Setelah pria penolong itu memasuki mobil, pria itu menyuruh pak supir melanjutkan perjalananya.


"pak, silahkan jalan" ucap pria penolong itu


"siap pak" jawab supir


Di dalam perjalanan, Risma membisu tanpa bicara dalam mobil. Perasaan takut masih menghantui Risma. Pria penolong itu menyadari Risma yang masih ketakutan. Tiba tiba tanpa sadar suara cacing di perut berbunyi di sela sela perjalanan.


"Kruyuk..Kruyuk..."


"Iya lumayan" jawab Risma


"ini, ada mie ayam ceker buat kamu" ucap pria penolong


"Eh..ini untuku?" jawab Risma


"iya makanlah, mobil taksi ini akan berhenti ditaman sebentar lagi" ucap pria penolong itu

__ADS_1


"iya terima kasih" jawab Risma


Sesampainya di taman, mobil taksi berhenti sesuai perintah dari pria penolong itu. Pria penolong itu menuntun Risma duduk dikursi taman. Suasana sunyi menemani Risma dan pria penolong itu di taman. mereka berdua membisu tak bicara di taman. Pria penolong itu memecah keheningan dengan menyuruh Risma memakan mie ayam cekernya


"makanlah mie nya" ucap pria penolong itu


"tidak ada mangkuk dan sendok, bagaimana caraku makan" jawab Risma lirih


"kamu bisa memakanya dari samping plastik" ucap pria penolong itu


"Baiklah aku coba" jawab Risma


Risma merasakan kenikmatan memakan mie ayam ceker lewat ujung plastik yang dilubanginya menggunakan mulut. Pria penolong itu melihat Risma sangat menikmati mie ayam ceker pemberianya, Risma yang menyadari dirinya terus ditatap pria penolong itu tanpa sungkan langsung melontarkan pertanyaan


"mengapa kamu menatapku terus?" tanya Risma


"kamu cantik" jawab pria penolong itu


"siapa kamu? mengapa kamu tadi menolongku? tolong jaga bicaramu aku sudah menikah, ayo tunjukan padaku siapa dirimu?" ucap Risma


---------


@@@@@

__ADS_1


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga


__ADS_2