Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
65. MAKAN SIOMAY


__ADS_3

15 menit kemudian, Mansur dan Umar sudah sampai di gerbang pintu masuk gunung bromo.



Mansur duduk dikursi panjang menemani Umar berjualan siomay melayani pembeli. Mansur melihat Umar menjual siomay nya dengan harga yang murah. Satu porsi siomay Umar mematok harga 8000. Dengan hanya 8000 saja dalam satu porsi yang disajikan lengkap terdapat isi kentang, lontong, bakso, pare, tahu, kubis, tomat dan 1 telur rebus yang diguyur saus kacang. Mansur membayangkan andai satu porsi siomay itu dijual dijakarta bisa seporsi minimal 10.000-15.000.


Mansur mencoba membeli siomay karena penasaran rasa siomay seporsi yang murah dengan harga 8000


"mar, aku beli seporsi dong" ucap Mansur


"eh sur, kamu gak usah beli, aku kasih gratis buat kamu" jawab Umar


"eh..aku tidak mau, kamu berjualan disini nanti kamu rugi, pokoknya aku mau bayar juga" saut Mansur


"terserah kamu deh sur" jawab Umar


Umar menyajikan satu porsi siomay untuk Mansur dengan isi lebih banyak.Mansur melihat Umar sepertinya ingin mengerjainya karena tadi ia bersikeras ingin tetap membayar.


__ADS_1


"Eh, mar ini banyak banget isinya, kamu sengaja ya ngasih aku dua porsi" ucap Mansur melihat piringnya


"udah lah , makan aja itu tetap 8000 kok, santai saja,tapi syaratnya harus habis" ucap Umar sedikit tertawa


"ah..gak percaya aku, yang lain tadi 8000 gak sebanyak ini" saut Mansur


"hmm...itu harga sahabat, tolong kamu kali ini jangan nolak" jawab Umar


"ok deh, tapi kamu tanggung jawab ya kalau aku makin buncit" goda Mansur


"hahaha.." tawa Umar


Mansur terpaksa tidak bisa menolak permintaan Umar. Mansur memakan satu porsi jumbo siomay itu merasakan rasa yang lezat dimulutnya. Mansur mengingat pesan dari Risma tadi pagi yang suka banget sama siomay. Mansur yakin Risma akan bahagia memakan siomay ini.


"pak 5 porsi ya, makan sini" ucap Risma


"baik mbak" jawab Umar


Risma dan teman temanya duduk didekat kursi yang diduduki Mansur. Risma teringat dirinya memasan 5 porsi padahal Mansur belum kehitung sehingga tanpa berpikir panjag Risma memesan satu porsi lagi sekali

__ADS_1


"pak tambah satu porsi lagi , jadi total 6 porsi" ucap Risma


"lho ris, yang satu lagi untuk siapa, kamu makan dua porsi?" jawab Mansur


"satu porsi untuk mas lah, masa mas disini gak makan, pokoknya mas harus ikut makan" ucap Risma


Deggg


"Ya Allah, aku masih kenyang, apalagi tadi habis makan porsi jumbo, sekarang istriku mau aku makan lagi karena dia belum tahu aku habis makan porsi jumbo" batin Mansur


"Eh..i. iya" jawab Mansur agar Risma tak kecewa


Umar tertawa kecil melihat tingkah konyol Mansur yang dengan terbatah batah menjawab ajakan istrinya. Saat menyajikan siomay dalam piring Umar tiba tiba membayangkan seandainya dirinya memiliki istri


"Sungguh indahnya kehidupanku andai aku sudah berkeluarga. makan dimasakin, lelah dipijitin, baju dicucikan, shalat jamaah bersama, rawat anak bersama semuanya sangat indah.Hampir menginjak usia 30 tahun aku belum menikah, semoga Allah akan mempertemukan jodohku, aku percaya jodoh, rezeki, maut itu semua takdir Allah" batin Umar


----------------


@@@@@

__ADS_1


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga


__ADS_2