
Melisa terdiam mendengarkan ucapan dari Risma. Melisa mengenang pengorbanan dan kebaikan Yossy untuknya. Melisa menyadari walapun Yossy memiliki niat dendam kepadananya karena ulah kakaknya, dirinya meyakini bahwa mungkin dendam yang dimiliki Yossy sudah pudar dan tergantikan dengan cinta. Melisa sudah merasa yakin dengan keputusanya menerima Yossy. Tanpa ragu Melisa meyakinkan keputusanya dengan bertanya pada Risma
"ris, aku sudah memutuskan menerima Yossy, bagaimana pendapatmu?" tanya Melisa
"apakah kamu merasa terpaksa menerimanya?" tanya balik Risma
"tidak ris, aku mencintainya, sudah banyak pengorbanan yang Yossy lakukan untuku" jawab Melisa
"akhirnya kamu menyadarinya mel, aku yakin pilihanmu itu tepat' ucap Risma
"kamu sepertinya tahu banyak tentang Yossy, udah lama deket ya?" sindir Meliaa
Risma tertawa terpingkal pingkal tak menyangka Melisa akan cemburu. Melisa yang tidak menyadari dirinya cemburu langsng menegur Risma yang tertawa tawa sendiri
"ris, ada apa sih ngetawain aku terus? aneh kamu" ucap Melisa
"kamu cemburu ya haha.." jawab Risma
"apaan sih ris" saut Melisa
"haha..udah deh wajar aja kamu cemburu, tapi ingat aku dan yossy cuma temen, aku tahu dia ya karena aku lebih dulu mengenalnya dari kamu, lagian aku sudah punya suami yang kucintai" jawab Risma
"iya aku minta maaf karena tadi berlebihan sikapmu padamu" ucap Melisa
"ok, kita keluar yuk, suamiku dan yossy ada di luar nungguin kita" jawab Risma
"iya ris" saut Melisa
Melisa dan Risma berjalan keluar kamar. Dan ketika mereka berdua keluar kamar terdapat pemandangan yang indah. Mereka berdua melihat Yossy sedang belajar kitab kuning bersama Mansur. Terlihat Mansur mendikte bacaan dan makna kitab kuning sementara Yossy menulisnya di kitab kuning.
Jujur Risma baru pertama kali melihat kitab kuning yanh sedang dibawa Mansur dan Yossy. Begitupun juga dengan Melisa yang juga memiliki rasa penasaran dengan kitab kuning. Risma penasaran dengan kitab kuning yang dibawa Mansur mencoba menanyainya
"mas, itu buku apa?, aku merasa asing dengan buku itu" tanya Risma
"Oh ini kitab Qurrotul Uyun" jawab Mansur
__ADS_1
"Apa itu mas? kok aku baru dengar? kok tadi mas juga mendikte Yossy bacaan arab campur jawa" saut Risma
"Ini adalah kitab tentang pendidikan dalam berumah tangga sesuai dengan ajaran islam, seperi keutamaan menikah, kewajiban suami istri,, dan juga ada pendidikan seksual dalam berumah tangga tanpa mas jelaskan kamu sudah paham karena mas selalu mengajarimu pas melakukanya" jawab Mansur
"terus apa hubunganya dengan Yossy?" tanya Risma
"Yossy bilang kepada mas dirinya ingin menikah dengan Melisa, Yossy nanya sama mas tentang kewajiban suami istri setelah menikah, makanya mas mau ajarin Yossy dari buku ini biar nanti kedepanya bisa membimbing istrinya kelak" jawab Mansur
"aku mengeti mas, terima kasih mas selalu membimbingku untuk menjadi istri yang baik" ucap Risma
"iya mas lanjutin bentar ya, habis ini kita pulang" jawab Mansur
Mansur terus membibing Yossy dalam mempelajari kitab Qurratul Uyun. Hingga tak terasa jam sudah menunjukan pukul 19.00. Risma dan Melisa bahkan tertidur berdampingan di kursi. Mansur melihat istrinya sepertinya kelelahan, dirinya takut jika pulang kemalaman udara dingin menyelimuti istrinya apalagi mengingat istrinya hamil. Tanpa berpikir panjang Mansur menyudahi membimbing Yossy untuk belajar kitab itu hari ini.
"yos, ini sudah malam, masih ada beberaa bab, kita lanjutkan besok aja ya, kamu bisa berkunjung ke rumahku" ucap Mansur
"iya pak, terima kasih ilmunya, saya minta nomer ponselnya pak" jawab Yossy
"Oh boleh, 081xxx" ucap Mansur
"iya" jawab Mansur
Mansur dan Risma pamit kepada Yossy dan Melisa saat berada di pakiran.
Didalam mobil Risma menatap suaminya dirinya sangat kagum dengan suaminya yang memiliki pengetahuan luas tentang agama islam.
Disisi lain Yossy bersama Melisa mampir di restoran untuk makan malam. Sesampanya di restoran Yossy lagi lagi bertanya jawaban Meliasa terkait ajakanya menikah
"Melisa, bagaimana keputusanmu apakah kamu mau menikah denganku?" ucap Yossy
"iya aku menerimamu" jawab Melisa
"minggu depan kita akan menikah, kamu bersedia? mulai besok aku juga menggantikan paman menjadi direktur di perusahaan keluarga." ucap Yossy
'paman dan bibimu di penjara bukanya itu kejam yos?" tanya Melisa
__ADS_1
"Di dunia ini semua orang harus mendapat keadilan,negara kita negara hukum, benar harus dibela, salah harus dihukum." jawab Yossy
"hmm..aku mengerti" saut Melisa
"Bagaimana kamu setuju minggu depan?" tanya Yossy
"iya aku setuju" jawab Melisa
-----------
Satu minggu sebelum menikah sesuai janjinya Yossy selalu berkunjung di rumah Mansur untuk belajar kitab Qurratul Uyun yang kemarin belum terselesaikan. Yossy ingin benar benar mantap mengetahui pendidikan dalam berumah tangga. Agar kelak saat sudah menikah dengan Melisa, dirinya mampu membimbing Melisa
Hingga puncaknya seminggu kemudian, Yossy dan Melisa akhirnya menikah dengan pesta yang sangat mewah. Acara pernikahan Yossy dan Melisa di hadiri oleh 2500 tamu undangan. Yossy dan Melisa sedang duduk di meja akad untuk menjalani prosesi ijab kabul. Tak membutuhkan waktu lama, Yossy mengucapkan ijab kabul dengan lancar. Hingga akhirnya sorakan kata "sah" telah meresmikan hubungan antara Yossy dan Melisa.
Setelah acara akad terdapat keunikan di dalam pesta pernikahan Yossy dan Melisa. Dalam acara pestanya, terdapat ceramah dari Mansur. Dalam ceramahmya Mansur mengangkat tema "KEHIDUPAN DALAM BERUMAH TANGGA". Pesan pesan yang disampaikan Mansur diantaramya :
Suatu kehidupan rumah tangga diawali oleh sebuah pernikahan yang dilandasi atau didasari rasa iman dan taqwa kepada Allah SWT serta rasa cinta dan kasih sayang diantara keduanya.
Pertama, Landasan Rasa Iman da Taqwa kepada Allah SWT
Rumah tangga yang islami seharusnya dibangun atas kemauan untuk menyempurnakan agama dan mengikuti perintah Allah SWT yang tercantum.
Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu. (QS An Nisa : 1)
Kedua, Dasar Rasa Cinta dan Kasih Sayang
Pernikahan sebenarnya bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan diantara kedua pasangan melainkan juga bernilai sebagai ibadah dimana seorang suami dan istri memiliki kewajiban satu sama lain. Kewajiban tersebut harus dipenuhi agar kehidupan rumah tangga berjalan lancar dan apabila salah satu tidak memenuhi tugas dan kewajiban kepada yang lain maka hal tersebut bisa menimbulkan masalah dan konflik dalam keluarga. Selain itu,untuk membangun rumah tangga atau keluarga harmonis, pernikahan harus dilakukan dengan didasari dengan rasa cinta dan kasih sayang karena cinta dan kasih sayang tersebut akan membuat keduanya dapat bersikap lembut dan saling menyayangi serta bersabar jika terjadi masalah diantara keduanya
--------------
@@@@@
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga
__ADS_1