
7 hari kemudian
Namira akhirnya sudah sembuh dan boleh keluar dari rumah sakit. Umar dan Sarah sangat senang melihat putri kesayanganya sudah sembuh. Dengan penuh semangat, Umar dan Sarah mengajak Namira pulang ke rumahnya
20 menit kemudian sesampainya di rumah, Namira dikejutkan dengan dekorasi pesta di rumahnya dan juga banyak orang. Orang orang di rumah ada Yossy dan keluarganya, ada Mansur dan keluarganya, serta ada Hakim dan keuarganya.
Namira saat itu bingung terdapat acara apa di rumahnya langsung bertanya pada Umar.
"Ayah, ada acara apa?" tanya Namira
"Tentu saja acaramu sayang, kemarin kamu dapat juara kan? maaf ya ayah baru tahunya kamu juara lomba pas kamu pergi dari rumah," jawab Umar
"Tidak apa apa ayah," saut Namira
"Putri ayah memang pinter," jawab Umar
Namira juga saat itu terkejut teman teman kelasnya juga hadir merayakan pesta perayaaa juara olimpiadenya. Bahkan Bu Setyarini alias guru matematika Namira juga turut hadir. Tak canggung canggung, Namira menghampiri dan menyapa semua tamu undangan.
Setelah menyapa tamu, Namira bersama teman dekatnya Jessica saling berbincang. Namun saat berbincang dengan Jessica, ada teman Namira yang bernama Chelzea dan Kanaya tiba tiba mengatakan suatu hal yang membuat Namira sedih.
"Hai Namira, aku baru tahu ternyata kamu itu anak pungut ya? haha..." ucap Chelzea
"Iya Chel kamu benar, Namira itu anak yatim piatu yang diasuh paman dan bibinya, kasihan sekali kamu Namira..." saut Kanaya
Chelzea dan Kanaya tertawa bersama sama menertawakan nasib Namira. Jessica yang ada disamping Namira sebenarnya juga baru tahu kalau Umar dan Sarah bukan orangtua kandung Namira. Tapi Jessica tidak seperti Chelzea dan Kanaya yang menghina Namira. Jessica menatap Namira yang sedih tak menjawav langsung menyaut ucapan Chelzea dan Kanaya.
"Hai jaga bicaramu, Namira bukan anak pungut," saut Jessica
"Jess, kamu itu harusnya mikir dong, anak yatim piatu kalau diasuh bukan orang tuanya namanya apa hayo kalau bukan anak pungut? haha..." ucap Chelzea
__ADS_1
"Eh Jess, kamu itu orang kaya tapi berteman sama anak pungut, pasti dia minta dijajanin kan setiap jam istirahat? haha.." saut Kanaya
"Eh, dengar ya? Namira bukan anak yang suka minta minta. Namira itu temanku, dia baik dan juga tidal sombong kaya kaliam," jawab Jessica
"Jess udah, ayo kita pergi saja, gak usah diladenin," saut Namira
"Jangan halangi aku Namira, mereka pantas diberi pelajaran," jawab Jessica
"Oh, jadi kamu rela belain anak pungut itu untuk menberiku pelajaran? ayo sini maju..." tanya Chelzea
Jessica tanpa berpikir panjang langsung menarik rambut Chelzea. Sama halnya dengan Chelzea yang juga menjambak rambut Jessica.
"Ah.., lepasin," ucap Chelzea
"Tidak akan, ayo minta maat pada Namira. aku tidak suka kalian menghina Namira, apa salah Namira pada kalian?" jawab Jessica
"Kamu berubah Jess, pokoknya kamu jarang main sama kami lagi semejak berteman dengan dia," ucap Chelzea
Namira yang melihat Jessica bertengkar dengan Chelzea berusaha menghentikanya.
"Jess, udah Jess, aku tidak apa apa," ucap Namira
"Gak akan, dia harus minta maaf," jawab Jessica
"Minta maaf katamu? hah, mustahil," saut Chelzea
Sementara Kanaya bukanya malah melerai pertengakaran, dirinya malah terus menatap sinis Namira. Kanaya maju kedapan menghampiri Namira lalu menyiramkan air jus yang dubawanya ke baju Namira.
"Pyur" (Kanaya menyiram jus ke Namira)
__ADS_1
"Aaah..." ucap Namira
"Rasain kamu," jawab Kanaya
Jessica dan Chelzea menghentikan aksi jambak rambut setelah melihat Kanaya menyiram jus ke Namira. Saat itu Jessica yang tidak terima sahabatnya dicelakai terus adu mulut dengan Chelzea.
Pertengkaran Jessica dengan Chelzea dan Kanaya terdengar di telinga para tamu undangan. Umar, Sarah bersama orang tua lain menghampiri Jessica yang masih adu mulut dengan Chelzea. Para orang tua memisahkan anaknya yang sedang cekcok. Ibunda Chelzea merasa tidak terima melihat penampilan anaknya yang berantahkan karena bertengkat dengan Jessica. Tanpa berpikir panjang, Ibunda Chelzea marah dengan Jessica.
"Hei, kamu apakan anak saya? mengapa rambut anak saya berantahkan?" tanya Ibunda Chelzea
"Chelzea menghina Namira, aku tidak bisa tinggal diam melihat sahabatku dihina Tante," jawab Jessica
"Bunda, tapi ucapanku kan benar gak ada yang salah,"ucap Chelzea
"Kamu dengar, anak saya itu gak pernah salah, dia selalu berkata benar," jawab Ibunda Chelzea
"Jeng, sebaiknya jangan emosi dulu, anak saya juga gak salah belain sahabatnya yang dihina," saut Ibunda Jesica
Ibunda Jessica menatap anaknya lalu berkata.
"Jessica, apa yang dikatakan Chelzea yang membuatmu marah?" tanya Ibunda Jessica
"Chelzea dan Kanaya bilang Namira itu anak pungut, kasihan Namira Ma, Jessica harus tolongin Namira," Jawab Jessica
Degg...
---------------
@@@@@
__ADS_1
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Rate, Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga