
--- Di Surabaya ---
Siang menjelang sore di kos kosan, Sarah sibuk mengemasi keripik tempe dalam plastik. Hari ini Sarah mengemasi lebih banyak keripik tempe dari hari hari biasanya, karena usaha keripik tempe teman kos sebelah kamarnya laku keras.
20 menit kemudian, Sarah berhasil menyelesaikan pekerjaanya lalu membawa bungkusan plastik keripik tempe dikamar sebelahnya menemui temanya.
"Dok Dok Dok" (Sarah mengetuk pintu)
"assalamualaikum" sapa sarah
Seorang wanita yang mendengarkan suara Sarah bergegas membukakan pintu.
"waalaikumslam, sudah selesai rah?" tanya wanita itu
"Iya Lisa, alhamdulillah Namira tidak rewel hari ini jadi bisa selesai lebih cepat" jawab Sarah
Lisa adalah teman sekelas Sarah dikampus, Sudah 3 bulan lamanya Lisa merintis bisnis keripik tempe dengan berbagai macam rasa diantaranya ada rasa balado, barbeque, ayam lada hitam dan jagung bakar.
__ADS_1
Lisa melihat Sarah sangat rajin dengan tugasnya membantu mengemasi keripik tempe buatanya. Tanpa ragu. Lisa membeikan upah pada Sarah lebih banyak dari sebelumnya membuat Sarah terkejut
"ini rah, upahmu" ucap Lisa memberikan satu lembar uang bergambar soekarno hatta
"Ya ampun Lisa, ini kok banyak banget, aku tidak ada kembalian" jawab Sarah
Biasanya Lisa memberi upah sahabatnya Rp.40.000 - Rp.50.000 per hari yang membantunya mengemasi keripik tempe. Namun hari ini tidak seperti biasanya Lisa memberikan upah Rp.100.000 karena menurut Lisa jumlah kemasan keripik tempe yang dibungkus Sarah lebih banyak dan menghargai yang Sarah menyelesaikanya dengan tepat waktu
"rah..apa kamu tidak sadar kamu mengemas keripik tempe ini lebih banyak dari biasanya, dan kamu tepat waktu menyelesaikanya" jawab Lisa
"Lisa, tapi aku tidak enak dengan dirimu, jangan bilang kalau kamu kasihan denganku, aku sudah senang kok lis, kamu memberi upah aku seperti biasanya," saut Sarah
Memang banar, Lisa sebenarnya juga memiliki niatan membantu ekonomi sahabatnya, tapi karena tidak mau menyinggung Sarah, Lisa terpaksa berbohong dengan Lisa
"Baik Iisa, aku balik lagi ke kamarku, aku pamit dulu, assalamuaaikum" jawab Sarah
"waalaikumsalam" saut Lisa
Sarah kembali menuju kamarnya menghampiri putrinya yang masih tertidur. Sarah bersyukur, hari ini dirinya mendapatkan rejeki. Tanpa berpikir panjang, Sarah tiba tiba mengambil botol air mineral kosong ukuran 500 ml, lalu memasukan uang yang didapatkan hari ini kedalam botol itu.
__ADS_1
"Ya Allah, semoga rezekiku dan suamiku lancar, aku berharap dengan setiap hari aku mengatur keuangan keluargaku dan menabung, aku dapat membantu suamiku dalam menghidupi keluarga kecil ini, terutama harapan terbesarku aku menginginkan rumah" ucap Sarah lirih
Doa sarah tanpa sadar didengar oleh Umar. Umar baru saja pulang dari pekerjaanya menjadi petugas kebersihan kampus. Umar merasa menjadi suami tak berguna karea tidak bisa mengaja anak dan istrinya bertempat tinggal tidak nyaman, dirinya berusaha menahan sesak tangis didadanya, berusaha pura pura tidak mengetahui ucapan Sarah barusan mencoba menyapanya seakan akan baru pulang kerja.
"assalamualaikum" sapa Umar
"waalaikumsalam mas" jawab Sarah menoleh ke Umar
Umar menghampiri Sarah dan tiba tiba duduk disampingnya. Sarah melihat suaminya penuh dengan keringat di seragamnya sontak menyuruh suaminya mandi
"mas sepertinya kamu lelah, mandi dulu ya, aku akan menyiapkan makanan untuk mas"ucap Sarah
"iya dek" jawab Umar
10 menit kemudian, Umar selesai melakukan aktivitasnya mandi dalam kamar mandi bergegas menuju kamar. Sesampainya di kamar, Sarah sudah menyajikan tumis terong dan tahu.
-----------
@@@@
__ADS_1
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga