Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
156. RENCANA JAHAT


__ADS_3

Sore hari, Melisa berjalan kaki pulang menuju rumah kontrakanya sambil membawa sisa kue jualanya di kantin. Melisa bersyukur hari ini kue bolu kukus buatan neneknya laku keras di kampusnya. Dari 50 kue yang dibawanya tadi pagi hanya tersisa 6 kue yang sekarang dibawanya pulang.



Melisa tersenyum manis dan berkali kali mengucap rasa syukur memegang uang hasil jualanya. Namun pada saat Melisa berjalan menyusuri trotoar pinggir jalan tiba tiba ada dua preman yang menghadang jalanya. Melisa sangat terkejut dan nampak ketakutan. Demi agar dirinya selamat, Melisa berbicara sopan kepada dua preman itu


"maaf mas, saya permisi mau lewat" ucap Melisa


"Hei gadis, kamu harus bayar sewa lewat di jalan ini" jawab Preman


"maaf mas, ini jalanan umum, mas mas semua tidak berhak menghalangi jalan saya" ucap Melisa


"Hei berani melawan kamu ya, rasakan ini" saut preman


Kedua preman itu memegang erat kedua tangan Melisa dengan paksa dan mengambil uang hasil jualan Melisa.


Melisa berusaha membrontak sekuat tenaga untuk lepas dari cengkraman preman itu. Namun tenaganya terlalu lemah sehingga dirinya tidak bisa lepas dari cengkraman para preman itu. Tidak ada pilihan lain Melisa hanya bisa berteriak minta tolong


"Tolong !!! Tolong !!!" teriak Melisa


Mendengar teriakan Melisa, Preman itu langsung membungkam Melisa hingga pingsan. Setelah Melisa pingsan, Preman itu memboyong Melisa dalam mobil dan membawanya ke suatu tempat


------------


20 menit kemudian, mobil yang dikemudi Preman itu sampai di halaman hotel mewah bintang lima. Dua preman itu membawa masuk Melisa kedalam ruang hotel. Dua Preman itu sangat senang dengan hasil pekerjaanya tanpa ragu preman itu menghubungi bosnya

__ADS_1


Tut Tut


📞"Selamat sore bos besar, kami berdua berhasil membuat gadis ini terbaring tak berdaya di hotel, sekarang apa yang harus kami lakukan bos" ucap Preman itu


📞"Siapkan tenagamu untuk nanti malam, hancurkan masa depanya, aku tidak sabar mendengar suara tangis penderitaanya" ucap bos besar


📞"baik bos, perintahmu akan aku laksanakan," jawab preman


📞"baiklah, jangan lupa nanti malam" saut bos besar


📞"siap bos" jawan preman itu


Tut Tut.


------ Di Rumah Yossy -----


Di ruang tamu Bu Sonya menceritakan kondisi Melisa di hotel bintang lima pada Pak Johan.


Dengan bahagia, Bu Sonya Dan Pak Johan tertawa puas bersama sama di ruang tamu setelah mendapat informasi dari preman suruhanya.


Suara gelak tawa Bu Sonya dan Pak Johan terdengar oleh Yossy di kamarnya. Yossy di kamar yang sedang sibuk belajar jadi merasa terganggu. Yossy penasaran dengan apa yang ditertawakan paman dan bibinya mencoba keluar dari kamarnya menuju ruang tamu. Bu Sonya merasakan kehadiran Yossy dibelakangnya langsung menyampaikan kabar bahagia


"yos..sini yos..bibi punya berita bagus, kamu pasti seneng dengernya" ucap Bu Sonya


"kabar bagus apa sih bi? tawa kalian kedengaran lo di kamarku, aku merasa terganggu" sindir Yossy

__ADS_1


"Eh..maafin bibi lo kalau nganggu belajar kamu, tapi ini ada hubunganya sama si melisa" ucap Bu Sonya


"Apa? Melisa?" tanya Yossy panik


"Iya, sekarang balas dendam kita tertuntaskan, bibi menyuruh preman menyekap Melisa di hotel mewah bintang 5, dan bibi juga menyuruh preman itu nanti malam untuk menghancurkan masa depan Melisa haha..." jawab Bu Sonya


"Menghancurkan masa depan maksud bibi?" tanya Yossy


"ituloh yos, semacam hubungan itu tuh, dia akan bernasib sama sebentar lagi kaya kakakmu" saut Bu Sonya


Degg...


Yossy terkejut mendengar ucapan bibinya yang sudah merencanakan sesuatu yang jahat pada Melisa. Seharusnya Yossy senang dengan rencana jahat bibinya, tapi entah mengapa Yossy sekarang dilanda kebingungan. Apakah dirinya senang balas dendamnya tertuntaskan atau jusru malah sedih melihat Melisa menderita. Raut wajah Yossy terlihat panik dirinya bingung dengan perasaanya saat ini. Bu Sonya memperhatikan raut wajah panik dari Yossy mencoba menanyainya


"Yos, kok kamu keliatan panik gitu?" tanya Bu Sonya


"Iya yos, ayo tertawalah balas dendam kita tertuntaskan" saut Pak Johan


"hmm..iya aku puas kok, aku mau kembali ke kamar dulu mengerjakan tugas" jawab Yossy dengan senyum getir


-----------


@@@@


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!

__ADS_1


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga


__ADS_2