Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
99. INGIN HADIAH


__ADS_3

--- Di Jakarta ---


Setelah ziarah ke makam ibu dan ayah Mansur, Mansur dan Risma memutuskan ingin segera pulang ke rumah karea hari sudah mulai petang.


30 menit kemudian, Sesampainya di rumah Mansur dan Risma dikejutkan dengan tingkah asisten rumah tangga yang kembali berulah. Ike yang baru bekera tiga hari menjadi asisten rumah tangga tiba tiba berjalan menghampiri Mansur memberikan puding melon untuk Mansur.


"Tuan Muda, selamat ulang tahun, semoga tuan panjang umur, maafkan saya tuan, saya tadi tidak ikut ke taman karena disuruh nyonya besar menjaga rumah, ini saya buatkan puding melon, anggap saja hadiah dari saya untuk tuan, semoga tuan suka" ucap Ike



Risma bergidik kesal dengan tingkah Ike, tiba tiba spontan merespon niat Ike memberi hadiah puding melon untuk suaminya


"Maaf, tadi kami sudah makan, kamu bisa menaruhnya di kulkas, besok kami semua akan memakanya" saut Risma


Tidak mau pemberian hadiahnya ditolak mentah mentah, Ike berusaha merayu Mansur agar menerima puding melon buatanya


"Maaf nona muda, ini hadiah khusus tuan muda, kalau nona ingin juga, besok bisa saya buatkan, tolong hargai usaha saya tuan dan


nona muda" jawab Ike


Mansur merasa Risma dan Ike saling pandang dengan tatapan kebencian. Mansur tidak ingin mereka berdua berdebat akhirnya dirinya memutuskan akan memakan puding melon itu dikamar bersama istrinya


"Kamu taruh saja dikamar saya, saya akan memakan puding melon itu bersama istri saya di kamar" ucap Mansur


"Baik Tuan, tapi apa tuan muda tidak mencicipi dulu disini, nanti kalau kurang enak saya buatkan lagi" jawab Ike


"Haha..teryata masih maksa juga nih ART calon pelakor" batin Risma

__ADS_1


"Tidak perlu, kamu taruh saja dikamar" tolak Mansur


'Haduh...aku tidak mau membiarkan si nona angkuh menertawakanku" batin Ike


"Jangan gitu tuan muda, saya tidak enak jika nanti pudingnya tidak enak" ucap Ike


Mansur dan Risma merasa risih dengan pemakasaan dari Ike . Akhirnya spontan Mansur mengulangi perkataanya lagi dengan tegas.


"Sudah saya katakan taruh di kamar saya" tegas Mansur


"Baik tuan, saya taruh di kamar tuan" jawab Ike


Ike mengantarkan puding melon buatanya di kamar Mansur dengan raut wajah kesal. Ike merasa dirinya kalah hari ini tapi dirinya tak menyerah mendapatkan perhatian dari majikan tampanyan itu


"Awas saja kau nona angkuh, aku akan mengalahkanmu suatu saat nanti" batin Ike


Mansur memandangi wajah istrinya yang begitu cantik. Tiba tiba sontak Mansur memegang pipi Risma dengan penuh kehangatan. Risma yang terkejut pipinya di sentuh suaminya langsung berucap


"mas..ada apa?" tanya Risma


"mas mencintaimu" jawab Mansur masih mengelus pipi Risma


"eh, mas..geli" ucap Risma jujur


"ris, mas menginginkanya di hari istimewa ini" ucap Mansur


Risma masih tidak paham dengan apa yang dikatakan suaminya nampak keheranan. Risma penasaran dan bingung dengan apa yang diinginkan Mansur mencoba menanyainya

__ADS_1


"kamu ingin apa mas?" tanya Risma


"mas pingin hadiah dari kamu"jawab Mansur


"Hadiah? ah..iya aku lupa mas, ya ampun mas aku nggak kepikiran, mas mau hadiah apa? makanan, baju, jam tangan,...." ucap Risma terpotong


"sstttt...mas ingin hadiah kamu siap melayani mas, kita akan melakukan malam pertama kita pelan pelan, impian kita akan mempunyai anak tak lama lagi akan segera terwujud" jawab Mansur


Degg...


Risma terkejut dengan permintaan suaminya. Risma memang sudah terbiasa melihat suaminya setengah terlanjang bahkan berkali kali berciuman ,tapi entah mengapa dirinya masih gugup dan tidak tahu harus mulai darimana


"mas, aku siap walaupun belum sepenuhnya siap, ini impianku juga, tapi jujur aku bingung harus memulainya darimana, tolong bimbing aku mas" ucap Risma jujur


"mas, akan memulainya, kamu siap ya?" tanya Mansur


"iya mas" jawab Risma


Mansur mencium kening Risma dengan lembut hingga Risma merasakan kenyamanan dengan memejamkan matanya. Setelah mencium kening Risma, Mansur mencium kedua pipi Risma dengan lembut.


Mansur berusaha membuat Risma senyaman mungkin dengan perlakuanya menjalani aksinya, karena Mansur tahu istrinya masih polos dan belum sepenuhnya siap melayaninya.


-----------


@@@@


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!

__ADS_1


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga


__ADS_2