
---- Di Rumah Windi ----
Windi merasa senang ibunya mendukung hubunganya dengan Yuda, Windi percaya kalau Yuda adalah pilihan terbaiknya, tiba tiba entah mengapa Windi merindukan Yuda berinisiatif mengambil ponselnya ingin menelpon Yuda.
Tut..Tut...
📞 "Hallo, Assalamualaikum" sapa Windi
📞 "Waalaikumsalam win, ada apa tumben kamu duluan yang menelpion aku" jawa Yuda
📞"bagaimana keadaanmu disana?" tanya Windi
📞 "aku baik baik saja, kalau kamu bagaimana?" tanya balik Yuda
📞 "aku juga baik baik saja, eh yud, aku mau bertanya kapan kamu menepati janjimu, aku takut ayahku sedang akan menjodohkanku" ucap Windi
📞 "Apa ? Bagaimana win apakah kamu menerimanya? sungguh aku tidak bisa membayangkan hidup tanpa dirimu win" jawab Yuda
📞 "aku tahu itu yud, aku masih menunggumu, disini mama mendukungku tapi ayah..hiks.." saut Windi menangis
📞 "kamu tenanglah, sekarang kamu masih liburan kan, aku secepatnya mau melamarmu dulu bagaimana? aku akan mengambil cuti dan akan berangkat ke jakarta" jawab Yuda
📞"kalau itu solusi yang terbaik, segeralah datang untuk melamarku, aku takut ayah menjodohkanku dengan pria lain" saut Windi
📞"Baiklah, dua hari lagi aku akan berangkat ke jakarta, kirimkan aku alamat rumahmu disana, tunggu aku" jawab Yuda
📞 "iya..nanti aku kirim alamatku, aku tutup dulu ya assalamualaikuk" ucap Windi
__ADS_1
📞 "Waalaikumsalan" jawab Yud
Tut..Tut...
Windi merasa tenang setelah Yuda mengatajan akan segera melamarnya dan dua hari lagi Yuda akan dijakarta menemuinya. Namun tanpa disadari ternyata Pak Sugeng tidak sengaja mendengarkan percakapan Windi dan Yuda di balik pintu. Windi panik melihat ayahnya tiba tiba menghampirinya dan mengambil paksa ponsel Windi.
"ayah..balikin ponselku" rengek Windi
"tidak akan, kamu pasti berhubungan dengan pria itu kan, siapa namanya yah kalau nggak salah Yuda, kamu pacaran? hah ? " bentak Pak Sugeng
"ayah aku tidak pacaran denganya, dia temanku, dia pernah menyelamatkan hidupku pas kejebak di lift" ucap Windi
"ayah sudah memilikan pria yang tepat mendampingi hidupmu, jadi jangan sekali sekali kamu berhubungan denganya, ponsel kamu ayah sita !" jawab Pak Sugeng
"Tidak...aku tidak mau dijodohkan, aku sudah mendapatkan pria yang aku cintai, dia akan segera melamarku" tegas Windi
"Ayah...aku tidak mau !!!" jawab Wind
"Dasar anak keras kepala" bentak Pak Sugeng mengangkat tanganya
Pak Sugeng hendak menampar Windi, namun tiba tiba belum mendarat ke pipi Windi, Bu Indah memegang tangan suaminya dengan kuat mencegah tamparan dari suaminya mendarat ke pipi Windi
"Ayah...hentikan..." teriak Bu Indah
"Dia anak keras kepala, mengapa kamu membelanya, dia habis telepon dengan pacarnya, tapi mama tenang saja, ayah sudah menentukan pria yang tepat untuknya" jawab Pak Sugeng
"ayah..maafkan mama, mama mendukung Windi kali ini, Yuda sepertinya pria yang baik dia pernah memyelamatkan hidup putri kita" ucap Bu Indah
__ADS_1
"pilihan ayah jauh lebih baik..titik..!!!" jawab Ayah sembari meninggalkan kamar Windi
Windi menangis tidak bisa mencegah rencana perjodohan yang sudah direncanakan ayahnya. Memang, Windi mengetahui dan percaya kalau perjodohan sepasang suami istri yang tidak saling mencintai akan saling mencintai seiring berjalanya waktu. Namun kasus dirinya berbeda dengan Risma,
di perjodohan Risma memang masih belum memiliki seseorang yang penting dalam hidupnya sementara dirinya sudah mempunyai seseorang yang penting dalam hidupnya. Bu Indah yang duduk disamping putrinya berusaha menenangkan putrinya yang menangis
"win, jangan menangis, mama tidak akan menyetujui rencana ayahmu" ucap Bu Indah.
"ma, yuda akan segera melamarku, dua hari lagi dia ke jakarta menemuiku dan juga ayah mama" ucap Windi
"Apa tidak terlalu mendadak?" tanya Bu Indah
"Insyaallah tidak ma, aku tidak mau dijodohkan dengan pilihan ayah, kali ini aku berjuang mempertahankan pilihanku" jawab Windi
"Baiklah, mama hanya bisa mendukung pilihanmu, semoga pilihanmu tidak salah, mama akan berusaha juga memberi pengertian pada ayahmu" ucap Ibu Indah
"terima kasih, mama selalu ada untuku" jawab Windi memeluk ibunya
"sama sama nak" saut Bu Indah
-----------
@@@@
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga
__ADS_1