
-- Tempat Pelaksanaan Olimpiade --
Jam menunjukan pukul 13.00, Bu Setyarini memberikan bimbingan kepada Jessica dan Namira sebelum babak final dimulai. Bu Setyarini saat memberi bimbingan melihat Jessica sangat aktif bertanya. Sementara Namira lebih banyak diam memperhatikan bukunya. Bu Setyarini yang menyadari Namira hanya memandangi bukunya mencoba menanyainya.
"Namira, dari tadi diam saja. apa sudah paham materinya? ini Jessica aja sangat aktif banyak tanya sama ibu," tanya Bu Setyarini
"Eh, iya bu ada apa?" tanya balik Namira kaget
Bu Setyarini hanya menggelengkan kepalanya merasa Namira sedang memikirkan sesuatu. Tanpa ragu, Bu Setyarini langsung menanyai Namira.
"Namira, apa kamu sedang memikirkan sesuatu? apakah ada masalah?" tanya Bu Setyarini
"Saya tidak apa apa bu," jawab Namira
Tatapan Namira saat menjawab pertanyaan Bu Setyorini seperti orang panik. Bu Setyarini kemudian membisikan sesuatu pada Jessica.
"Jesi, sebenarnya apa yang terjadi pada Namira?" bisik Bu Setyarini
"Namira tadi cerita ke saya kalau orangtuanya semakin jauh darinya semenjak punya adek," jawab Jessica lirih
Namira yang melanjutkan lamunanya tidak mendengarkan percakapan bisikan antara Bu Setyarini dan Jessica. Bu Setyarini saat itu paham dengan apa yang diucapkan Jessica. Bu Setyarini mengenal Namira sejak kelas 2 SD sudah mengetahui kalau Namira adalah anak tiri dari Sarah dan Umar. Bu Setyarini mengetahui Namira adalah anak tiri Sarah dan Umar dari cerita keponakanya Zahwa yang mengajar di TPQ Al Wafaa.
Melihat Namira terus merenung sedih, Bu Setyarini yang merasa ibah. Bu Setyarini saat itu langsung memeluk Namira sambil menenangkan dam memotivasinya.
"Namira, hari ini pokoknya harus tetap semangat, Namira anak pinter. Ibu yakin Namira pasti bisa, Namira pasti bisa juara. kalau Namira dapat juara ayah dan ibu Namira pasti akan senang dan tentunya makin sayang sama Namira," ucap Bu Setyarini
"Iya bu, Namira ingin buat ayah dan ibu bangga," jawab Namira
"Nah pinter, pokoknya Namira jangan merasa sendiri lagi ya? disini sudah ada bu Setyarini dan Jessica yang selalu ada buat Namira. 30 menit lagi udah mau mulai ujianya, Namira ada yang masih ditanyakan sama ibu?" tanya Bu Setyarini
"Saya tanya nomer 14, Bu?" tanya balik Namira
"Oh sini ibu lihat soalnya," jawab Bu Setyarini
14. Sebuah lantai kamar berukuran 7 m x 8 m. Lantai tersebut mau dipasangi keramik yang berukuran 20 cm x 20 cm. Banyaknya keramik yang dibutuhkan adalah....buah
a.1400 b.1.200 c.2.400 d. 3.200
Bu Setyarini melihat soal yang ditanyakan Namira langsung menerangkan cara menjawabnya pada Namira.
"Jadi langkah pertama yang harus dilakukan adalah kita lihat apa yang diketahui. lantai keramiknya berukuran 2 cm x 2 cm. sementara lantai kamarnya yang akan dipasangi keramik ukuranya 7 m x 8 m. langkah kedua itu disoal ditanya berapa keramik yang dibutuhkan? otomatis kita sesuaikan satuanya biar sama kita jadikan satuanya cm. karena yang ditanya berapa keramik dan ukuran keramik satuanya cm." ucap Bu Setyarini
__ADS_1
"Wah iya bu, berarti saya jadikan cm lantai kamar ukuranya jadi 700 cm x 800 cm," jawab Namira
"Nah bagus, terus langsung saja dihitung keduanya sama sama dikali, terus hasilnya lantai kamar dibagi keramiknya, ketemu deh hasilnya," ucap Bu Setyarini
"Iya Bu," jawab Namira
Pekerjaan Namira
*Luas Lantai kamar \= 700 cm x 800 cm \= 560000 cm²
Luas keramik \= 20 cm x 20 cm \= 400 cm²
Maka banyak keramik yang diperlukan yaitu
Luas lantai kamar / Luas keramik \=
560000 cm² / 400 cm² \= 1400 buah (A*)
"Bu, hasilnya 1400 buah ya bu?" tanya Namira
"Nah bagus, hebat Namira. ini padahal pelajaran kelas 4. semangat ya nanti. ibu berdoa semoga kalian dapat juara," jawab Bu Setyarini
"Sudah persiapan finalnya dimulai, bismillah kalian pasti bisa, ibu mendoakan kalian," jawab Bu Setyarini
"Iya Bu, bismillah siap," jawab Namira dan Jessica
--- 1 jam kemudian ---
Jam sudah menunjukan pukul 15.00, ujian telah selesai dan waktunya menunggu pengumuman. Bu Setyarini didampingi Namira dan Jessica merasa tegang menantikan pengumuman juara. Hingga akhirnya panitia mengumumankan para peraih juara 1, 2,.3 dan harapan 1 dan 2.
Panitia membacakan peraih juara dari Harapan 2 terlebih dahulu hingga terakhir ke Juara 1. Juara harapan 1 dan 2 sudah diraih oleh peserta lain. Tinggal perebutan Juara 1, Juara 2 dan Juara 3.
"Baiklah, sekarang kita umumkan peraih juara 3. Siswa peraih juara 3 dalam olimpiade matematika SD/MI level 2 se-Provinsi Jawa Timur diraih oleh Jessica Amora dengan skor 878 " ucap Panitia
"Alhamdulillah, selamat Jessica kamu dapat juara 3, ibu sangat bangga sama kamu," ucap Bu Setyarini
"Iya Bu, alhamdulillah. terima kasih bu atas bimbinganya," jawab Jessica
"Sama sama Jessica," ucap Bu Setyarini
"Jess, selamat kamu dapat juara, aku ikut senang dengarnya," saut Namira
__ADS_1
"Iya Namira terima kasih," jawab Jessica
"Jessica dapat juara 3, apakah aku dapat juara juga ya? tapi kayaknya mimpi deh aku dapat juara. Jessica yang pinter aja juara 3 apalagi aku. mungkin aku kurang beruntung lagi tahun ini," batin Namira
Panitia saat itu melanjutkan mengumumkan peserta yang mendapatkan juara 2.
"Selanjutnya, kita akan umumkan siswa peraih juara 2. Siswa peraih juara 2 dalam olimpiade matematika SD/MI level 2 se-Provinsi Jawa Timur diraih oleh Muhammad Haikal dengan skor 881" ucap Panitia
"Masih ada juara 1, semoga masih ada peluang," ucap Bu Setyarini
"Semoga kamu yang juara 1 Namira," saut Jessica
"Kamu aja juara 3, kalau aku kayaknya mimpi deh," jawab Namira
"Eh, kamu harus optimis," saut Jessica
"Hmm...baiklah," jawab Namira
Tinggal saat saat yang memdebarkan Panitia saat itu melanjutkan mengumumkan peserta yang mendapatkan juara 1.
"Selanjutnya, adalah pengumuman yang kita tunggu tunggu. kita akan umumkan siswa yang meraih juara 1. Siswa peraih juara 1 dalam olimpiade matematika SD/MI level 2 se-Provinsi Jawa Timur diraih oleh Namira Cahyana Putri Lestari dengan skor 885 " ucap Panitia
Degg....
"Alhamdulillah, Namira sayang kamu dapat juara 1, selamat ya Namira...ibu bahagia sekali. anak bimbingan ibu Namira dan Jessica dapat juara 1 dan juara 3," ucap Bu Setyarini
"Iya Bu, terima kasih atas bimbingan ,dukungan dan motivasi dari ibu," jawab Namira
"Namira....aku sangat senang sekali dapat juara 1," ucap Jessica
"Iya Jess, alhamdulillah," jawab Namira
"Alhamdulillah...aku dapat juara 1. ayah, ibu hadiah ini aku persembahkan untuk kalian. maaf, jika aku tidak memberitahu kalian kalau aku ikut olimpiade. Namira gak ingin rencana bahagia acara aqiqah adek Burhan rusak karena aku. adek Burhan berhak menjadi prioritas utama ayah dan ibu. Namira hanya anak tiri , Namira tidak berhak menuntut apa apa ayah, ibu," batin Namira
--------------
@@@@@
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga
__ADS_1