
Pagi hari, Risma sudah tidak merasakan sakit dan sudah bisa berjalan walau masih pelan. Risma melihat Mansur di depan lemari sedang mengganti baju seperti hendak keluar. Risma yang penasaran mencoba bertanya pada Mansur
"mas... mau pergi kemana?" tanya Risma
"mas mau jalan pagi mengelilingi area kompleks, itung itung olahraga dan cari udara pagi yang segar" jawab Mansur
"aku ikut mas" rengek Risma
"kamu sudah bisa jalan, kalau masih sakit nanti mas antar kamu ke dokter" jawab Mansur
"aku sudah tidak apa apa mas, mas itu lupa atau gimana sih, tadi kan aku sudah bisa ikut berjamaah shalat shubuh sama mas" saut Risma
"hehe..mas lupa ya sudah ayo ganti pakaianmu, mas tunggu disini" jawan Mansur masih duduk diranjang
"siap mas" saut Risma
Setelah bersiap siap, Mansur dan Risma keluar dari rumah hendak melakukan aktivitasnya jalan pagi di area kompleks menikmati embun pagi yang masih segar. Mansur dan Risma terlihat serasi dengan memakai kaos lengan panjang berwarna oranye dan bawahan training warna hitam, dan tentunya hijab yang dipakai Risma berwarna oranye juga. Namun baru beberapa langkah keluar dari halaman rumah ada seorang wanita menghampiri mereka berdua
"Tuan muda, nona muda bolehkan saya ikut?" ucap wanita itu
Mansur dan Risma mengenyitkan dahinya melihat Ike asisten rumah tangganya selalu ingin mengikutinya. Risma mulai geram dengan kelakuan Ike, Risma spontan menolak tawaran Ike ikut jalan pagi dan menyuruhnya memasak didapur
"lebih baik kamu memasak sarapan untuk keluarga kami, kalau kamu ikut nanti keluarga kami akan kelaparan karena kamu belum memasak" ucap Risma
"santai saja nona, saya hari ini buat sayur sop dan perkedel kentang sudah jadi nyonya, nanti pas mau makan tinggal saya hangatkan saja" jawab Ike
Risma semakin geram dengan respon jawaban dari Ike. akhirnya dirinya berinisiatif mengerjai Ike
__ADS_1
"Oh iya tiba tiba aku ingin tumis kangkung, perkedel jagung dan semur jengkol kamu juga ingin kan suamiku?" ucap Risma menarik tangan Mansur
"eee...iya aku juga ingin" jawab Mansur paksa
"Dasar wanita angkuh, kamu mengerjaiku awas saja nanti !!!" batin Ike
"iya sudah tuan muda dan nona muda saya tidak jadi ikut, saya akan kembali kedapur" jawab Ike
"baguslah, oh iya jangan lupa buatin aku dan suamiku jus mangga ya, aku dan suamiku ingin jus mangga" saut Risma
Ike menarik nafasnya dalam dalam dan mengeluarkanya secara kasar meredam emosinya
"Baik, nona muda" jawab Ike
"hmmm..lihat saja nanti nona angkuh, dasar kurang ajar..seenaknya saja menyuruhku, tunggu pembalasanku" batin Ike
"mas, aku mau beli donat disana, ayok mas kita kesana" rengek Risma
"hmm..baiklah" jawab Mansur
Risma menghampiri penjual jajanan pasar yang ditujunya dan membeli donat yang dincarnya tadi
"pak, saya beli donatnya 5 ya" ucap Risma
"iya mbak,semua total Rp.10000 saja, bisa dipilih sendiri mbak donatnya" jawab penjual jajanan pasar
"iya pak" saut Risma
__ADS_1
Risma memilih donat yang akan dibelinya memasukan kedalam kantung plastik kemudian membayarnya.
"pak, ini uangnya" ucap Risma menyerahkan uang pas
"iya mbak terima kasih, mbak mas kalian pasangan yang sangat serasi" jawab penjual jajanan pasar
Degg
Risma langsung menatap suaminya dengan rasa canggung dan malu malu saat dibilang serasi sama penjual jajanan pasar. Mansur tersenyum melihat istrinya salah tingkah tak menjawab lontaran pujian dari penjual jajanan pasar itu. Tanpa berpikir panjang karena lama menunggu Risma bicara, Mansur langsung merespon ucapan penjual jajanan pasar itu.
"iya pak, terima kasih pujianya, semoga dagangan bapak laku keras hari ini" jawab Mansur
"amin..saya doakan juga keluarga kalian menjadi keluarga yang sakinah,mawaddah dan warrahmah" saut penjual jajanan pasar
"amin pak..terima kasih doanya, kita balik pulang dulu ya pak, assalamualaikum" ucap Mansur
"assamalamualaikum pak, kami pamit dulu" saut Risma
"waalaikumsalam" jawab penjual jajajan pasar
-----------
@@@@
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga
__ADS_1