Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
133. MENYADARI KESALAHAN


__ADS_3

Risma dan Mansur saling bertatap muka setelah terjadi keributan hanya masalah poster yang sepele. Mansur menyadari dirinya salah tidak seharusnya dirnya berlebihan menanggapi istrinya yang menyukai BTS sejak sebelum menikah denganya. Dengan lembut Mansur memegang pipi Risma dan lalu meminta maaf pada Risma


"ris, maafin mas ya, mas tadi cemburu, mas terlalu berlebihan,dan mas tidak suka kamu menyukai pria lain selain mas, tapi mas tidak apa apa kok, mas mengerti kamu ngefans BTS sejak dari dulu" ucap Mansur


"mas, aku yang seharusnya minta maaf, aku masih terlalu manja, aku sadar aku sudah menikah, tidak seharusnya aku terlalu fanatik menyukai BTS" jawab Risma


"ris, kamu jangan tersinggung, kata kataku tadi memuji girl band itu sebenarnya pura pura saja, mas tidak suka kpop, mas bahkan geli memujinya tadi, hanya kamu yang tercantik dan sempurna di mata mas" ucap Mansur


"iya mas aku mengerti itu, dan sebenarnya tadi aku terpancing saja mas memuji BTS, mas juga suamiku yang terganteng dan sempurna, mulai hari ini aku janji mas lebih menghargaimu dan menghormatimu" jawab Risma


Mansur yang terharu mendengar ucapan istrinya langsung memeluk istrinya dengan erat. Risma menikmati pelukan suaminya dan tidak memberontak.


------------


Malam hari, setelah makan malam dan shalat isya, Risma yang merebahkan tubuhnya diatas ranjang tiba tiba teringat Windi. Sampai sekarang Risma belum tahu keadaan Windi. Karena khawatir dengan keadaan Windi, Risma menelpon Windi berkali kali namun tidak diangkat. Mansur yang hendak tidur melihat raut wajah kegelisahan Risma mencoba menenagkanya


"ris, besok coba kita ke kosnya, siapa tahu dia sudah di kos sudah tidur sekarang" ucap Mansur


"Tapi mas, aneh banget lo, windi gak pernah kaya gini mas tidak bisa dihubungi" jawab Risma


"sekarang tidurlah besok kita coba kesana, kalau kamu tidak tidur akan aku makan" saut Mansur

__ADS_1


"mas, emang bisa makan aku? kanibal dong manusia makan manusia" goda Risma


"kamu jangan mencoba menggoda mas. kalau masih berani menjawab dan tidak mau tidur jangan salahkan mas jika ular mas masuk goamu" ucap Mansur


"ular? goa? adanya dihutan mas" goda Risma


"ok, dihutan ya, aku akan babat hutanya" saut Mansur


Mansur melepaskan baju dan celananya hingga hanya meyisahkan boker yang menutupi tubuhnya Tanpa ragu Mansur juga melepas pakaian istrinya hingga tanpa sehelai benang. Mansur yang hasratnya meningkat langsung menindih tubuh Risma. Risma membrontak dan berteriak


"mas, ampun mas, geli..." teriak Risma


"tidak ada ampun, bersiaplah" jawab Mansur


"mas, punyamu tambah besar aku gugup" ucap Risma


"semua ini karenamu, gunungmu juga semakin besar" jawab Mansur.


Risma terus berpikir bagaimana cara menghentikan aktivitas suaminya itu. Mansur tanganya mulai usil bermain di gunung kembarnya. Risma memprediksi hal ini akan berlanjut hingga bagian tubuh bawahnya. akhirnya tanpa berpikir panjang Risma ingin suaminya menghentikan aktivitasnya itu dengan alasan konyol


"mas, aku datang bulan" rengek Risma

__ADS_1


"tidak ada, kamu tidak bisa membohongi mas, mas melihatnya" jawab Mansur


"ups..eh..ketahuan" ucap Risma yang baru menyadari dirinya sudah tidak memakai sehelai benang


"kamu kurang cerdik untuk kabur, sekarang nikmatinya, aku yakin kali ini akan goal dan kita lihat dua garis merah minggu depan ,kita akan segera punya baby" jawab Mansur yang sudah mengetahui siklus datang bulan Risma


Risma berpikir sejenak ucapan Mansur, dirinya menyadari minggu depan adalah jadwalnya datang bulan. Risma juga mengingat kata Aisyah jika tanda kehamilan adalah salah satunya telat datang bulan. Risma meyakini suaminya sudah tahu hal itu


" mas, kamu kok tahu siklusku? mas juga tahu ya tanda kehamilan?" tanya Risma


"iya mas tahu itu, untuk siklusmu tidak sengaja mas lihat coretan merah di kalender kamar" jawab Mansur


Risma melirik kalendernya di atas meja menahan malu suaminya mengetahui siklusnya.Sementara Mansur tersenyum kemenangan akhirnya tanpa ragu melanjutkan aktivitasnya menggauli istrinya. Semakin lama permainan Mansur semakin liar hingga akhirnya benih benih dari Mansur keluar dan tertanamkan di rahim Risma.


nb : mohon maaf jika kata katanya kurang berkenan


-----------


@@@@


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!

__ADS_1


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga


__ADS_2