Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
42. PENGAKUAN RISMA


__ADS_3

Degg...


"Ya Allah, Apakah aku bermimpi, Istriku mengungkapkan langsung dirinya menyayangiku. Terima Kasih Ya Allah aku berjanji akan selalu membuatnya bahagia. Aku akan menjaganya, melindunginya dan menjadi imam yang baik untuknya dan sempurna di mata-Mu Ya Allah" batin Mansur


Risma melihat Mansur terdiam menatapnya.Risma memang sudah mulai menyayangi Mansur. Risma bingung apa yang barusan diungkapanya apakah salah atau tidak.Risma yang masih terus saja melihat Mansur terdiam mencoba mengajak bicara


"mas, mas" sapa Risma


"eh iya ris, maafin mas, mas terkejut mendengar perkataanmu barusan" jawaban Mansur


"mas maafin aku, aku telat menyadari kalau aku menyayangimu mas" ucap Risma


"mas mencintaimu ris, apakah kamu sudah memcintai mas?" tanya Mansur


"iya mas aku menyayangimu dan aku mencintaimu mas, tapi maaf" jawab Risma


"maaf untuk apa?" saut Mansur


"aku memang mencintaimu mas, tapi maaf aku belum siap melayanimu untuk hal yang lebih intim seperti layaknya hubungan suami istri"jawab Risma

__ADS_1


"tidak apa apa ris, mas akan menunggumu, mas bangga sekali akhirnya kamu membukakan hati untuk mas dan sudah mulai mencintai mas, terima kasih" ucap Mansur


"iya mas, aku juga bersyukur mas selalu menjagaku, melindungiku, menjadi imamku" jawab Risma


"hmm mas juga bersyukur memilikimu..baiklah ris ayo kita tidur" ajak Mansur.


"iya mas" jawab Risma


Akhirnya, Mansur dan Risma tidur dalam satu ranjang dengan pembatas guling di tengahnya.Namun beberapa jam tertidur seperti biasa Risma sangat nakal dalam tidurnya. Tanpa sadar Risma merebahkan tanganya mengenai wajah Mansur. Mansur terkejut dan terbangun melihat tangan istrinya diwajahnya akhirnya Mansur memindahkan tangan Risma kedadanya dan berbisik pada risma


"terima kasih istriku, aku mencintaimu" bisik Mansur pada Risma tentu saja Risma tidak mendengarkanya karena Risma sudah terlalu nyenyak dalam tidurya.


Esok hari, setelah shalat shubuh Risma langsung memasak di dapur. Hari ini Risma ingin membuat soto ayam. Risma awalnya memang belum bisa memasak, tetapi karena niat dan tekadnya ingin belajar memasak akhirnya Risma sudah terbiasa melakukanya


Pagi hari jam 07.00, Risma sudah selesai mandi dan menuju meja makan untuk memakan soto masakanya tadi. 10 menit kemudian Mansur ikut bergabung dengan Risma untuk sarapan soto.


Mansur membelakan matanya karena melihat kepala ayam didalam soto. Risma memang sengaja memasukan kepala ayam dalam soto yang dibuatnya karena Hakim pernah bilang kepada Risma kalau Mansur suka sekali dengan kepala ayam. Mansur terlihat sangat menikmati menyantap kepala ayam dalam sotonya.Risma heran didalam sotonya dirinya memasukan sayap, kepala, kerongkongan, dan ceker. Namun Mansur hanya mengambil kepala ayam.


"mas, kamu suka banget ya kepala ayam?" tanya Risma

__ADS_1


"iya mas sangat suka, selain kepala ayam mas juga suka ceker" jawab Mansur


"wah kalau kaya gini kasihan sayap sama kerongkonganya dong" goda Risma


"aku juga akan memakanya kalau kamu tidak mau"ucap Mansur


"haha...sekalian aja satu ayam aku masukin ke dalam soto terus kamu yang makan semua" goda Risma


"kamu bisa aja ris, mas bukan serigala" jawab Mansur


"hihihi" tawa Risma


Akhirnya Mansur dan Risma selesai sarapan. Mansur karena ada jam mengajar kuliah pagi pamit kepada risma berangkat ke kampus. Sementara Risma kuliahnya nanti jam 10 jadi dirinya memilih membersihkan rumah terlebih dahulu.


@@@@@


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga

__ADS_1


__ADS_2