
20 menit kemudian, Mansur dan Risma sampai di rumah. Sesampainya di rumah, Mansur dan Risma menuju meja makan untuk menyiapkan oleh oleh jajananya yang dibelinya di pasar malam. Setelah semua tersaji di meja makan, Risma memakan dengan lahab jajanan yang di meja makan. Sementara Mansur juga ikut makan. Tapi saat melihat istrinya makan dengan lahab sontak Mansur menyuruh Risma makan pelan
"Risma, kalau makan pelan pelan" ucap Mansur
"Iya mas, ini sempol enak banget mas" jawab Risma
"hehe..iya enak" saut Mansur
"ayo mas dimakan, aku udah habis 20 tusuk loh" ucap Risma
"hehe..iya mas memakanya juga kok" jawab Mansur
15 menit kemudian, akhirnya 50 tusuk sempol dipiring habis. Mansur baru saja memakan 15 tusuk sempol, Sementara Risma memakan 35 tusuk sempol. Mansur menelan salivanya melihat porsi makan istrinya semakin banyak dan nafsu makanya meningkat. Mansur mengira mungkin kehamilan kembar tiga lebih banyak membutuhkan asupan makanan.
Setelah memakan sempol, Risma dan Mansur melanjutkan makan malamnya dengan menyantab kebab. Risma lagi lagi memakan kebab dengan lahan, Sementara Mansur dirinya juga ikut makan tapi tidak selahap Risma. Mansur yang melihat Risma makan tiba tiba dirimya merasa kenyang. Risma yang memgetahui Mansur berhenti makan langsung menegurnya
"mas, ayo dimakan kebabnya" tegur Risma
"hehe..iya ini mas sudah kenyang, kamu aja" jawab Mansur
13 menit kemudian, 10 kebab yang disajikan di piring habis. Risma memakan 6 kebab sementara Mansur hanya memakan 4 kebab. Setelah memakan kebab, Risma memutuskan ingin memakan terang bulan. Mansur merasa pola makan risma tidak wajar mencoba menegur Risma dengan lembut.
"Risma, mas mau tanya kamu apa masih lapar?" tanya Mansur
"masih mas, ini untung masih ada dua kotak terang bulan" jawab Risma
"rasanya masih lapar banget ya? maaf mas tidak menyinggung mas kaget aja makanmu hari ini banyak banget" tanya Mansur
"jujur, lapar banget sih nggak mas, tapi aku juga belum kenyang" jawab Risma
"kamu lapar apa doyan sih, lahap benar makanya" goda Mansur
__ADS_1
"ih mas gimana sih, kan aku hamil kembar tiga" ucap Risma
"iya sudah lanjutkan makanya, pesan mas kalau kenyang jangan dihabiskan atau dipaksa masuk" ucap Mansur
"iya mas, mas ayo iku makan juga" jawab Risma
"Hehe..mas ikut bantu makan sedikit saja"" saut Mansur
Saat Risma makan terang bulan, terlihat mulutnya sangat lahab dalam mengunyah makananya. Tanpa sadar bibir dan pipi Risma belepotan terkena coklat yang berasal terang bulan. Mansur yang melihatnya langsung menghentikan aktivitas Risma makan.
"ris, berhenti dulu makanya" ucap Mansur
"ada apa mas?" tanya Risma
.
"tunggu sebentar biar mas elap bibir, dagu dan pipimu dengan tisue" jawab Mansur
"sstt.." jawab Mansur
Mansur mengambil tisue yang sudah tersedia di meja makan. Tanpa berpikir panjang dirinya menggunakan tisue untuk mengelap bibir Risma. Setelah mengelap bibir istrinya, Mansur melihat Risma tiba tiba melamun langsung berusaha menanyainya
"ris, kok melamun?" tanya Mansur
"mas, aku mau melanjutkan makanku, tapi aku merasakan sesuatu" jawab Risma
"merasakan apa?" tanya Mansur
"mas, coba pegang perut aku" jawab Risma
Mansur mencoba memegang perut Risma, dan benar saja calon jabang bayi dalam perut Risma menendang nendang. Mansur merasakan gerakan di perut istrinya itu terkejut dan merasa bangga
__ADS_1
"Eh..mas merasakanya ris, calon anak kita gerak gerak, subhanallah" ucap Mansur
"Iya mas, aku merasa perutku bergetar" jawab Risma
"apakah sakit?" tanya Mansur khawatir
"tidak mas, yang ada aku masih lapar, mungkin dedek didalam lagi minta makan hehe.." jawab Risma
"iya sudah makanlah lagi" saut Mansur
Mansur melihat masih ada satu kotak terang bulan rasa stawberry keju. Tanpa berpikir panjang Mansur dan Risma memakan terang bulan rasa strawberry keju hingga habis. Setiap kotak terang bulan terdiri 10 iris. Dan dari ketiga kotak itu Mansur rata rata hanya memakan 4 iris sementara Risma memakan 6 iris.
Setelah makan, Risma melihat Mansur tersenyum senyum menatapnya. Risma yang melihatnya langsung menanyai Mansur
"mas, kok senyum senyum?" tanya Risma
"mas bayangin aja 3 calon anak kita masing masing pingin jajan sempol, kebab, terang bulan, dan juga mas tidak sabar melihat ketiga anak kita lahir nanti" jawab Mansur
"mas bisa aja bayanginya, aku juga gak sabar mas, besok ada jadwal periksa kita lihat jenis kelaminya ya mas" ucap Risma
"kalau menurut mas, rahasia aja deh, biar suprise. sekarang sudah malam kita jamaah shalat isya terus tidur" saut Mansur
"iya mas" jawab Risma
-----------
@@@@
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga
__ADS_1