
---- Di Jakarta ----
Malam hari, setelah makan malam Risma bernisiatif menonton film drama korea di kamarnya. Risma menyangga ponselnya dibantal sementara dirinya tengkurap diranjang memperhatikan tontonan di ponselnya. Tak lama kemudian, Mansur masuk ke kamar melihat Risma dengan posisi tengkurapnya sedang menatap ponselnya. Mansur sebenarnya mengantuk ingin tidur tapi Risma tidak menyadari bahwa dirnya tidak memberikan ruang untuk Mansur tidur di ranjang. Mansur duduk di sofa menunggu Risma yang masih sibuk dengan tontonanya.
15 menit kemudian, Mansur mulai mangantuk dan ingin segera tidur diranjang. Tetapi dirinya masih melihat Risma dengan posisisi tengkurapnya yang sama tak bergerak sedikitpun. Karena sudah lelah, Mansur mencoba mengatakan pada Risma kalau dirinya mengantuk
"ris, mas mengantuk" ucap Mansur
"tidur aja mas kalau mengantuk" jawab Risma tak menoleh
"gimana mas bisa tidur kalau posisi tengkurapmu tidak menyisahkan ruang untuk mas tidur" ucap Mansur
"eh iya.." jawab Risma menyadarinya
Risma menggeser tubuhnya dan menyisahkan ruang untuk Mansur tidur disebelahnya. Entah mengapa saat Mansur merebahkan dirinya diranjang, dirinya justru tidak bisa tidur menatap tubuh istrinya yang indah saat tengkurap disampingnya. Mansur mencoba menahan hasratnya dengan memejamkan paksa matanya tapi tidak bisa. Dengan terpakasa Mansur menggepuk pelan bahu Risma langsung mengatakan sesuatu
"ris, mas lagi pingin main" ucap Mansur
"main apa mas, nonton drama korea ini loh seru" jawab Risma polos tak menoleh
"bukan itu, main yang kaya kemarin kemarin itu lho, biar cepet jadi dedeknya di perutmu" saut Mansur
Risma yang sadar Mansur menginginkan hal intim itu, tak menggubris permintaan Mansur dan melanjutkan menonton film nya
__ADS_1
"ah..capek mas lain kali aja" jawab Risma tak menoleh masih fokus ponselnya
"bentar aja masa nggak mau?" rengek Mansur
"Ih...nggak ah" tolak Risma
"ok kalau kamu tidak mau jangan marah mas melakukan ini" jawab Mansur
Mansur tiba tiba menindih Risma yang tengkurap menonton film. Risma terkejut suaminya menindihnya dan beberapa detik kemudian Risma merasakan sesuatu yang keras bergerak gerak menyentuh pinggangnya. Perlakuan Mansur malam ini pada Risma sangat membuat Risma tidak fokus dengan filmnya, Risma bergidik kesal dan tidak nyaman tanpa berpikir panjang, Risma lansung menegur Mansur.
"mas, turun dong aku capek, aku juga nggak nyaman ada sesuatu punya mas yang gerak gerak di pinggangku," rengek Risma
"tetap seperti ini atau main" goda Mansur.
"kalau tidak mau mas gini aja terus, menindihmu tengkurap" jawab Mansur
"terserah.." saut Risma kesal
Risma tak memperdulikan ulah suaminya dirinya masih menonton film itu dengan fokus. Walaupun suaminya terus menganggunya dirinya cuek dan mengabaikanya. Hingga beberapa menit kemudian Risma tiba tiba mengucap sesuatu tidak jelas dan terisak tangisnya
"ih..kok jahat banget sih...kan kasihan cewek itu dihianati terus..hiks..hiks" ucap Risma menangis
Mansur yang mendengar suara isak tangis istrinya langsung terbangun. Mansur khawatir istrinya yang tiba tiba menangis, Mansur mengira Risma menangis karena dirinya telah menindih Risma sehingga membuat Risma tidak nyaman. Mansur tiba tiba merasa bersalah dirinya sontak turun dari tubuh Risma yang tengkurap lalu meminta maaf pada istrinya
__ADS_1
"ris, mas minta maaf ya, kamu jangan nangis" ucap Mansur
Risma tak mendengar Mansur bicara, dirinya masih saja menangis dan fokus dengan tontonanya.
"sumpah jahat banget jadi cowok, bikin cewek marah dan kecewa, mending tinggalin aja gak usah dipertahanin... hiks hiks" ucap Risma menangis masih fokus dengan tontonaya
Entah mengapa mendengar ucapan Risma, Mansur tiba tiba menangis merasa semakin bersalah dan mencoba minta maaf dan membujuk istrinya agar tidak marah denganya
"ris ,mas minta maaf, mas mohon jangan marah sama mas, mas nggak jahat kok sama risma, tolong jangan menangis dan ninggalin mas" ucap Mansur menangis sembari tiba tiba memeluk Risma
Risma yang terkejut mendengar ucapan suaminya dengan isak tangis dan tiba tiba memeluknya.Risma merasa heran dan aneh dengan tingkah suaminya. Tanpa basa basi Risma bertanya pada suaminya
"mas , kamu itu mengapa sih? aneh banget sumpah? pakai acara minta maaf , nangis nangis sambil peluk peluk aku segala" ucap Risma
"kamu kan barusan marah dan kecewa kan tadi sama mas, mas juga lihat kamu nangis tadi, makanya mas minta maaf" jawab Mansur heran
"Hah..apa? kapan aku marah dan kecewa sama mas? aku benar benar gak ngerti deh dan gak paham maksud mas bicara itu padaku" saut Risma heran
-----------
@@@@
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
__ADS_1
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga