Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
222. PAPI DAN MOMMY


__ADS_3

--- Di Rumah Yossy dan Melisa ----


Sesampainya di rumah, Yossy dan Melisa berada di kamarnya untuk beristirahat. Saat itu tenggorokan Melisa terasa kering. Ingin sekali meminum air putih. Melisa yang tubuhnya masih lemas akhirnya mencoba menyuruh Yossy mengambilkan air putih.


"Kak, tolong ambilin aku air putih. aku haus," ucap Melisa


"Papi dan Mommy" jawan Yossy menunjuk dadanya dan istrinya


"Katanya nunggu hasil besok, aku masih belum tentu hamil," ucap Melisa


"Tapi kita harus membiasakanya. sekarang masih aku toleransi," jawan Yossy


"Baiklah, sekarang papi ambilin aku minum," ucap Melisa


"Mommy, yang lembut dong bicaranya," jawab Yossy


"Papi, tolong ambilin aku minum," ucap Melisa


Mendengar suara cempreng Melisa memanggilnya papi dengan lembut membuat Yossy langsung tak kuasa menahan tawanya.


"Hahaha..."(Yossy tertawa)


Melihat Yossy menertawainya Melisa kesal. Melisa tanpa ragu langung menegur Yossy.


"Kok ketawa? gak suka deh aku," ucap Melisa


"Maaf mommy, habisnya suaranya cempreng Mommy imut gitu. gadis kecilku mau yang khas dengan suara cemprengnya bentar lagi jadi mommy," jawab Yossy


"Ih, kakak bisa aja deh," saut Melisa


"Eits jangan lupa, manggilnya Papi dan Mommy," jawab Yossy


"Ok Papi, sekarang tolong ambilin aku minum," saut Melisa


"Siap Mommy," jawab Yossy


Yossy keluar dari kamar mengambilkan minum untuk Melisa di dapur. Setelah mengambilkan minum dari dapur, Yossy memberikan segelas air yang dbawanya untuk Melisa.


"Mommy, ini minummya," ucap Yossy


"Hmm...terima kasih," jawab Melisa


"Eits, mommy lupa? jangan lupa sebut nama panggilan Papi dan Mommy," saut Yossy


"Ya Tuhan, ternyata suamiku narsis juga.aku tidam menyangka suamiku senarsis ini kaya artis. tapi emang wajar sih suamiku orang elit" batin Melisa

__ADS_1


"Papi, terima kasih sudah diambilin air minum," ucap Melisa


"Sama sama Mommy, Papi senang Mommy mau membiakan diri," jawab Yossy


"Maksudnya?" tanya Melisa


"Apakah panggilan papi dan mommy membuatmu tidak nyaman?" tanya balik Yossy


"Sebenarnya sih iya tidak nyaman" jawab Melisa


"Ya sudah tidak apa apa. aku tidak mau menuntut. jujur saja sebenarnya dengan aku jadi Papi dan kamu jadi Mommy aku berasa almarhum orang tuaku terasa hidup dihatiku. aku kangen Papi sama Mommy," jawab Yossy sedih


Degg


Melisa terkejut mendengar ucapan Yossy. Melisa baru tahu ternyata ada rahasia tersembunyi dari alasan keinginan Yossy ingin dipanggil dengan sebutan Papi sama Mommy.


Melisa saat itu melihat Yossy meneteskan air matanya. Yossy dan Melisa sama sama yatim piatu. Tapi Melisa menyandari, Yossy kehilangan orangtuanya lebih tragis darinya. Meninggalnya orang tua Yossy secara tiba tiba di waktu yang bersamaan karena suatu kasus benar benar menghancurkan semua yang ada dalam kehidupan Yossy.


Melisa yang ikut merasakan kesedihan dari Yossy tanpa ragu langsung memegang tangan Yossy dengan erat berusaha menenangkanya.


"Papi, tolong tatap aku," ucap Melisa


"Iya Mommy," jawab Yossy


"Kalau kamu tidak nyaman aku panggil mommy dan sebaliknya, mending sebaiknya tidak perlu. kamu pasti malu kan sama orang diluar sana? tapi jika bertanya padaku malu atau tidak sama panggilan itu sampai kapan pun aku tidak pernah malu.aku tidak peduli orang lain mengatakan aku manja atau anak mama. bagiku panggilan papi dan mommy adalah panggilan sayang terbaiku untuk orangtuaku." tanya Yossy


"Papi, aku bersedia dipanggil mommy. aku berjanji akan membiasakanya," jawab Melisa


"Mommy janji?" tanya Yossy


"Iya janji," jawab Melisa


"Terima kasih Mommy," ucap Yossy


"Sama sama pi," jawab Melisa


-----------


Esok hari, Melisa yang baru bangun tidur mencoba mengetes kehamilanya. Saat itu Yossy masih tidur dengan kondisi terduduk bersandar di ranjang. Tadi sebenarnya habis shalat shubuh Yossy mau melihat istrinya mengetes kehamilanya. Namun karena matanya yang masih mengantuk Yossy ketiduran dengan posisinya duduk bersandar


Di kamar mandi, Melisa berharap akan ada dua garis merah di tes kehamilanya. Melisa menunggu beberapa menit akhirnya hasilnya keluar. Melisa yang mengetahui hasilnya langsung berjalan menuju kamar untuk melanjutkan tidurnya. Pergerakan Melisa saat itu membuat Yossy terbangun. Yossy yang terbangun sangat bersemangat menyuruh istrinya melakukan tes kehamilan.


"Mommy, ayo ke kamar mandi tes kehamilanmu," ucap Yossy


"Aku sudah mengetes kehamilanku," jawab Melisa

__ADS_1


"Hasilnya?" tanya Yossy


Melisa hanya menggelengkan kepalanya tak menjawab. Yossy yang mengetahui arti gelengan kepala Melisa langsung memeluk dan menenangkanya.


"Mommy, sini peluk" ucap Yossy


Melisa menerima ajakan pelukan Yossy tanpa bicara. Yossy yang melihat raut wajah istrinya yang sedih mencoba menenangkanya.


"Mommy, hari ini masih belum rezeki kita. papi nggak marah sama mommy. mommy jangan sedih ya, kita akan berusaha lagi dan terus berdoa," ucap Yossy


"Papi, mommy minta minta maaf," jawab Melisa


"Mommy gak salah apa apa buat apa minta maaf. Mommy jangan merasa bersalah," ucap Yossy


"Papi, mommy benar benar minta maaf karena melakukan kesalahan," jawab Melisa


"Sudah, sekarang mommy tenang. suatu saat nanti papi yakin mommy akan segera hamil," ucap Yossy


"Tapi mommy bukan minta maaf dan merasa bersalah karena hal itu," jawab Melisa


"Maksud mommy?" tanya Yossy


"Maaf hari ini mommy merasa bersalah karena Papi sekarang kena prank..." jawab Melisa


"Hah? jadi mommy hamil?" tanya Yossy


"Iya, disini udah ada dedeknya. Papi bisa lihat nih hasilnya," jawab Melisa


Yossy melihat dua garis merah di tespeck. Yossy sanga bahagia saat itu langsung mengucap syukur dan menciumi Melisa.


"Alhamdulllah, kita akan jadi mommy dan papi sungguhan.sebentar lagi kita akan dipanggil papi dan mommy sama anak kita," ucap Yossy


"Iya alhamdulillah, mommy sangat bahagia. kalau papi?" tanya Melisa


"Papi sangat bahagia sekali, terima kasih mommy." jawab Yossy


Yossy menciumi kening, pipi dan bibir Melisa karena merasa bahagia. Semetara Melisa hanya tersenyum menyaksikan suaminya membanjiri ciuman di wajahnya.


--------------


@@@@@


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga

__ADS_1


__ADS_2