Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
28. BELAJAR MENGAJI


__ADS_3

----- Di kampus Risma -----


TPQ Al Wafaa akhirnya telah diresmikan oleh Mansur dirumahnya. Peresmian TPQ Al Wafaa dihadiri oleh tetangga, tokoh agama di perumahan, dan kerabat dosen dikampus Mansur. Acara peresmian ini cukup sederhana dengan banner, pemotongan pita, dan pembagian sembako kepada fakir miskin. Baru saja TPQ Al Wafaa diresmikan, gerudukan para tetangga dan orang diluar perumahan medaftarkan anak anak mereka mengaji di TPQ Al Wafaa yang baru didirikan.


Mansur tidak mematok tarif harga pada setiap orang yang mendaftar, Mansur hanya menyediakan kotak amal didepan rumahnya yang tujuanya agar dapat menampung infaq atau amal jariah dari jamaah yang nantinya digunakan untuk keberlangsungan pembangunan TPQ. Mansur ingin TPQ yang akan dikembangkan menjadi milik semua warga di perumahan ini dan dirinya hanya sebagai kepala pengelolah TPQ Al Wafaa di kompleks perumahanya.


1 jam setelah acara peresmian TPQ, Risma yang bagian mendata peserta melihat banyaknya peserta yang mendaftar langsung menyampaikan laporanya pada suaminya.


"mas, pendaftar sudah mencapai 67 orang, bagaimana mas? rumah kita apa cukup untuk menampung?" tanya Risma


"Insyallah, mas sama Hakim akan membagi mengajar di dua tempat, mas akan mengajar di Masjid, sementara Haki dirumah." jawab Mansur.


"Baik mas, terus Risma ikut diajar mas atau Hakim" goda Risma


"terserah kamu saja" jawab Mansur yang sudah menebak istrinya lebih memilih diajarinya


"Kring...Kring...Kring" (ponsel Risma berdering)


Risma melihat ponselnya dan ternyata Windi menelponya. Risma mengangkat telpon dari Windi dengan menekan tombol hijau lalu meletakan ponsel ditelinganya.


📞 "Hallo..Assalamualaikum win" sapa Risma


📞 "Hallo..Waalaikumsalam ris, ris aku mau berbicara sesuatu" jawab Windi


📞 "iya, katakan saja" saut Risma


📞 "ris, TPQ Al Wafaa yang tadi diresmikan suamimu apa ada batasan usia?" tanya Windi


📞 "hmm...kayaknya gak ada , aku juga ikut belajar disana" jawab Risma


📞 "iya ris, sebenarnya teman aku mau mendaftar "ucap Windi


📞 "siapa win? kamu kok gak bilang bilang punya teman baru?" jawab Risma

__ADS_1


📞 " Yuda, aku baru saja berteman denganya ceritanya panjang besok pas kuliah aku ceritain" ucap Windi


📞"wah , ok deh siap, aku tutup ya wassalamualaikum" ucap Risma


📞 "waalaikusalam" saut Windi


---------


----- Flasback On ----


Di pasar, Windi dengan barang belanjaanya sedang menunggu taksi di trotoar jalan. Windi merasa taksi yang dipesanya dari aplikasi tidak kunjung datang. Saat Windi mengecek ponselnya dirinya lupa ternyata belum menekan tombol order yes. Windi lalu menekan tombol order yess ternyata koneksi internetnya terputus karena kuotanya habis.


Windi bingung bagaimana cara dirinya untuk pulang.Tiba tiba ada mobil warna abu abu berhenti didepanya dan membuka jendela mobilnya. Windi terkejut orang didalam mobil itu adalah Yuda


"Yuda, ngapain kamu kesini?" tanya Windi


"aku hanya ingin jalan jalan, hatiku sekarang kesepian, dan tidak sengaja melihatmu" jawa Yuda


"win, ayo aku antar pulang" tawar Yuda


"tidak apa apa kamu pergilah Maya menunggumu, aku lelah dituduh sebagai pelakor" tolak Windi


"win, asal kamu tahu semenjak kejadian kamu melihat aku dan maya bertengkar, aku dan maya saat itu juga mengakhiri hubungan kami, bahkan maya yang memutuskanku" ucap Yuda


"haha..terus aku menjadi pelampiasanmu gitu mau bales dendam karena hubunganmu dan Maya berakhir?" sindir Windi


"aku tidak seperti itu dengan wanita yang ku cintai, kau tahu bagaimana aku ketika diputuskan Maya? aku sangat bahagia dan ingin menemuimu" jawab Yuda


"Maaf, aku tidak mencintaimu, dan aku tidak mau pacaran" ucap Windi


Tiba tiba awan mendung dan turun hujan, sontak Yuda keluar dari mobilnya dan menggandeng Windi masuk kedalam mobil tanpa berbicara.Windi terpaksa tidak bisa menolaknya karena memang diluar hujan.


Didalam mobil , Yuda dan Windi tidak saling bicara. Yuda menyalakan mesin mobilnya dan mobil yang dikemudinya berjalan. Yuda tidak tahu dimana rumah Windi, dirinya pun mencoba bertanya

__ADS_1


"rumah kamu dimana win? " tanya Yuda


"di kontrakan zakiyah daerah gubeng surabaya deket kampus" jawab Windi


"hmm..baiklah..oh iya win kira kira bagaimana tipe cowok yang kamu inginkan?" tanya Yuda


"yang pasti baik, bisa ngaji dan mampu jadi imamku kelak" jawab Windi


"baiklah, demi kamu aku mau belajar mengaji dan belajar shalat lagi, aku akan mencari TPQ di daerah dekat kampus" ucap Yuda serius


Windi terkejut mendengarkan ucapan yang terlontar di mulut Yuda. Windi pun ingat kalau Risma dan suaminya meresmikan TPQ nya hari ini dan mencoba menawari Yuda


"Oh iya, sahabatku dan suaminya hari ini meresmikan TPQ, mungkin kamu bisa belajar disana, aku nanti akan menghubungi sahabatku jika kamu memang mau dan memiliki niat belajar mengaji" ucap Windi


"baiklah, aku bersedia, tolong beritahukan sahabatmu itu" jawab Yuda


"ok setelah kamu antar aku, aku akan menghubungi sahabatku" ucap Windi


"Eh win, kan kamu nggak mau pacaran, boleh nggak aku jadi teman kamu?" tanya Yuda


"Hmm...ok boleh kita teman" saut Windi tersenyum


30 menit kemudian Yuda menghentikan mobilnya di kontrakan Windi.


Windi mengucapkan terima kasih kepada Yuda. Yuda membalasnya dengan anggukan dan senyuman lalu pamit meninggalkan kontrakan Windi


------- Flasback Off -------


@@@@@


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga

__ADS_1


__ADS_2