
---- Di Balikpapan ----
Semenjak kepergian kedua orang tua dan keluarga besarnya Yuda hidup sebatang kara. Yuda memutuskan pindah kampus di Universitas Lambung Mangkurat(UNLAM) dengan jurusan yang sama sewaktu kuliah di surabaya. Yuda terpaksa harus pindah kampus dikarenakan selain berkuliah dirinya juga mengurus aset perusahaan peninggalan keluarganya.
Sungguh perlu perjuangan Yuda harus bisa membagi waktu antara kuliah dan berkerja di perusahaan keluarganya. Jarak kuliah dan tempat Yuda berkerja tidaklah dekat. Setiap senin sampai kamis, Yuda menghabiskan waktunya berkuliah di Banjarmasin, sementara Jumat dan Sabtu Yuda bekerja mengurusi perusahaanya dengan jabatan menjadi CEO di perusahaan keluarganya. Namun walaupun mengunjungi perusahaanya setiap Jumat Sabtu, setiap hari Yuda memantau perusahanya dari jauh
Selama liburan semester ini, Yuda tidak seperti teman temanya yang lain menikmati liburan. Yuda lebih memilih fokus berkerja bermimpi membagun perusahaan keluarganya agar semakin maju. Dalam urusan asmara Yuda masih mencintai Windi, semenjak dirinya menetap di kalimantan, setiap 1-2 minggu sekali dirinya menghubungi Windi karea rindu yang tak tertahankan
Pertama kali mendapat telepon dari Windi, dirinya sangat bahagia, Namun kabar rencana ayah Windi menjodohkan putrinya membuat hati Yuda terasa sakit. Dirinya tidak mau kehilangan Windi, demi ingin menyelamatkan Windi dari perjodohan, Yuda terpaksa harus memesan tiket penerbangan ke jakarta mendadak hanya ingin menemui keluarga Windi. Entah perasaan senang atau sedih yanh melanda Yuda saat ini.
Saat Yuda fokus mengecek laporan keuangan perusahaaya tiba tiba Julian yang merupaka sekretaris Yuda memberikan kabar mengejutkan
"Pak Yuda, besok lusa direktur PT Setia Guna ingin mengadakan pertemuan membahas kerjasama bilateral dengan perusahaan tentang peluncuran produk terbarunya" ucap Julian
"Bisahkah diundur?, aku ada janji dengan seseorang di jakarta" jawab Yuda
__ADS_1
"Tapi pak. perusahaan kita akan mendapat keuntungan yang lumayan besar jika menerima kerjasama peluncuran produk ini pak" saut Julian
"coba dulu saja minta diundur minggu depan, semoga berhasil" ucap Yuda
"Baik pak, saya akan hubungi direkturnya" jawab Julian
Julian bergegas meninggalkan ruangan Yuda. Yuda didalam ruanganga termenung memikirkan ingin sekali perusahaan yang dikelolanya maju dengan banyaknya investasi perusahaan lain ke perusahaanya dan juga menerima kerja sama yang menguntungkan dengan perusahaan lain. Tapi disisi lain dirinya harus ke jakarta untuk melamar Windi
1 jam kemudian
Julian datang menuju ruangan Yuda menyampaikan hasil pembicaraan dengan direktur PT Setia Guna masalah pemunduran waktu ketemuan membahas perihal kerjasama.
"hmm..tidak apa apa, saya juga menolak pertemuan dengan direktur itu besok lusa, saya ada urusan penting menyangkut masa depan hidup saya" jawab Yuda
"maaf pak kalau saya lancang, apa urusan penting bapak sehingga menolak kerja sama dengan perusahaan lain yang memiliki keuntungan yang besar pak?" tanya Julian
__ADS_1
"Bagiku harta bukanlah segalanya, aku menyadari itu saat aku merasakan sakitnya hatiku kehilangan keluargaku karena kecelakaan massal beberapa bulan yang lalu." jawab Yuda
"Apakah di jakarta urusan keluarga juga pak, maaf kalau lancang,bukanya saya menyinggung, bukanya bapak sudah tidak memiliki keluarga?" tanya Julian
"iya benar aku hidup sebatang kara, rasanya sungguh menyakitkan, kali ini aku akan menemukan keluarga baruku, membina rumah tangga bersama calon pendampingku. dijakarta calon pendamping hidupku sedang akan dijodohkan, aku tidak mau jatuh dan terpuruk lagi, aku akan mengejar cintaku itu" tegas Yuda
"baiklah pak, kalau itu demi kebaikan bapak saya permisi dulu kembali keruangan" ucap Julian
"hmm..." jawab Yuda
Julian kembali keruanganya, sementara Yuda melanjutkan pekerjaanya mengecek laporan keuangan perusahaan.
-----------
@@@@
__ADS_1
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga