Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz
85. MENGHIBUR ISTRI


__ADS_3

--- Di Rumah Sakit ---


Risma dan Mansur menunaikan shalat dhuha di mushola rumah sakit. Setelah shalat dhuha Risma dan Mansur kembali menghampiri ayahnya diruang IGD. Risma melihat ayahnya duduk termenung meneteskan air mata, seumur hidupnya Risma baru mengetahui ayanya meneteskan air mata. Risma yang tadinya sangat terpukul berusaha tegar didepan ayahya


"papa...mama pasti baik baik saja, kita berdoa sama Allah" ucap Risma


"iya ris, papa mau cerita sesuatu sama kamu, tapi janji kamu jangan marah karena ini permintaan mamamu" ucap Pak Rudi


"iya pa, aku akan melakukan apapun untuk mama" jawab Risma


"Sebenarnya 2 bulan yang lalu , mama mu sudah divonis kanker otak stadium 2, papa khawatir sekali saat itu, mama menyuruh papa agar tidak memeberitahumu karena khawatir kuliahmu terganggu" ucap Pak Rudi


"papa, kok jahat sih baru beritahu Risma penyakit mama sekarang, apa karena aku sudah menikah papa merasa aku bukan anak papa" saut Risma menangis


"sebenarnya papa sudah beritahu Mansur, papa juga mencegah suamimu memberitahumu, maafin papa ris, jangan marah sama suamimu" ucap Pak Rudi


"mas, kamu juga tega ya sama aku, aku meragukanmu mas" ucap Risma menoleh ke Mansur


"ris, maafin mas, mas..." ucap Mansur tepotong


"sudah mas..cukup..sekarang risma hanya butuh waktu sendiri" potong Risma


Risma berlari meninggalkan Mansur dan Pak Rudi


"sur, ikuti istrimu, tenangkan dirinya, maafin papa ya sur" ucap Pak Rudi


"iya pa, papa tidak perlu minta maaf, semua ini juga demi kebaikan risma, saya ikuti risma dulu pa, assalamualaikum " jawab Mansur berlari mengikuti Risma


"iya sur, waalaikumsalam " saut Pak Rudi


--- Flashback On ----


2 bulan yang lalu, Bu Yanti mengantarkan kopi untuk suaminya di teras rumah. Bu Yanti tiba tiba merasa kepalanya pusing sehingga cangkir berisi kopi yang dibawanya di nampan pecah


"pyarr"(bunyi cangkir kopi pecah)


Di teras, Pak Rudi mendengar suara pecahan kaca langsung panik berlari menghampiri sumber suara pecahan kaca tersebut. Sesampainya dsumber suara, Pak Rudi terkejut melihat istrinya pingsan di lantai.


"mama...mama....kamu kenapa ma..bangun ma, jangan buat papa khawatir" ucap Pak Rudi


Bu Yanti masih tak kunjung sadar, Tanpa berpikir panjang Pak Rudi membawa istrinya ke rumah sakit

__ADS_1


----- Rumah Sakit ----


Sesampainya di rumah sakit, Pak Rudi merasa cemas dan gelisah menanti pemeriksaan dari dokter.


30 menit dokter menyampaikan hasil pemerikasaanya


"pak, istri anda terdiagnosis kanker otak stadium 2, istri anda harus sering terapi dan melakukan kemotrapi" ucap Dokter


Degg...


Pak Rudi terdiam sejenak terkejut mendengar penjelasan dari dokter


"iya dok, istri saya akan menjalankan intruksi dari dokter" jawab Pak Rudi


"Apa dok? saya terdiagnosis kanker?" jawab Bu Yanti yang mendengar pecakapam dokter dan suaminya dari ranjang


Pak Rudi yang melihat istrinya terkejut berusaha menenangkan istrinya


"mama jangan khawatir, mama pasti sembuh" ucap Pak Rudi


"pa...tolong jangan beritahu risma hal ini, mama tidak mau dia khawatir" jawab Bu Yanti


"iya ma, papa tidak akan beritahu hal ini pada Risma" saut Pak Rudi


Di rumah, Pak Rudi merasa tidak nyaman dengan permintaan istrinya. Pak Rudi merasa sendiri dan tidak ada teman untuk bercerita. Akhirnya tanpa berpikir panjang Pak Rudi menenangkan dirinya dengan menghubungi menantunya Mansur. Pak Rudi percaya menantunya yang seorang ustadz pasti akan bisa menenangkanya


Tut..Tut..


📞"Assalamualikum sur" sapa Pak Rudi


📞 "assalaikumsalam, ada apa pa?" tanya Mansur


📞"sur, papa mau beritahu kamu sesuatu tapi kamu berjanjilah , jangan beritahukan hal ini pada Risma" ucap Pak Rudi


📞"iya pa, kalau demi kebaikan Risma, saya bersedia" jawab Mansur


📞 "sur, mama baru saja didiagnosis dokter terkena kanker otak, mama berpesan sama papa untuk tidak memberitahukan hal ini pada Risma, karena takut nanti menganggu kuliahnya" ucap Pak Mansur


"iya pa, papa yang sabar, papa serahin semuanya pada Allah, kalau hati papa merasa tak tenang papa bisa shalat sunnah atau mengaji, disini Mansur akan kirim doa untuk mama bersama anak anak TPQ" jawab Mansur


📞" makasih sur, papa akan melakukanya, papa tutup dulu ya sur, wassalamualaikum" ucap Pak Rudi

__ADS_1


📞"Waalaikumsalam" jawab Mansur


----- Flashback Off ----


Di rumah sakit, Risma menangis di taman duduk termenung memikirkan keadaan ibunya. Risma tidak mau kehilangan sosok ibu yang dirinya sayangi. Dari kejauhan, Mansur memperhatikan istrinya yang bersedih, Mansur mencoba menghampiri da berusaha menenangkan istrinya yang bersedih dengan membawa roti yang barusan dibelinya dikantin rumah sakit.


"ris, maafin mas ya, kalau kamu sedih mas juga ikut sedih, suka dukamu adalah suka duka mas juga ris" ucap Mansur


"mas, tinggalkan aku sendiri mas, aku kecewa kalian berdua tidak memberitahuku hal sepenting ini" jawab Risma


"ris, mas mengerti itu, mas melakukanya karena selain permintaan dari mama, tapi disaat itu kamu lagi persiapan pertandingan bulutangkis, maafin mas ya, sekarang makanlah roti ini dulu" ucap Mansur menyerahkan roti pada Risma


"aku tidak lapar mas" tolak Risma


"kalau kamu tidak lapar, mas lapar, mas juga tidak akan makan jika kamu tidak makan" ancam Mansur


Risma yang panik dan khawatir ketika Mansur tidak mau makan karena dirinya tidak makan. Akhirnya terpaksa Risma mau makan demi suaminya


"iya sudah, aku mau makan, tapi mas juga makan" ucap Risma


"kalau risma mas suapin mau nggak? atau kita bisa suap suapan bersama" goda Mansur agar istrinya tersenyum


"mas kamu menggodaku" jawab Risma sedikit tersenyum


"tidak, mas pikir roti ukuran sedang ini yang mas bawa ada satu bentuknya cinta, jadi apa salahnya kita makan bersama" goda Mansur karena memang roti yang dibelinya berbentuk ❤


"iya deh boleh kita makan bersama sama saja ya kita pegang rotinya bersama sama lalu kita gigit sama sama pinggirnya dulu" jawab Risma


"ok, siap" saut Mansur


Risma dan Mansur memakan rotinya bersama sama, dengan mulai dari pinggir bagian roti. Hingga tak sadar, saat gigitan terakhir Risma memakan sisa roti yang dipegangnya bersama Mansur. Tanpa aba aba Mansur yang gemas dengan ulah istrinya langsung mencium bibir istrinya


"Cup"(Mansur mencium bibir Risma)


Risma terkejut dengan perlakuan Mansur yang barusan menciumnya. Karena merasa malu Risma menegur Mansur


"mas, ini tempat umum loh, mas nekat banget tidak malu cium aku" ucap Risma


"tadi juga makan satu roti dipegangin berdua dan di gigit bersama ditempat ini, kamu tidak malu ngapain mas malu" goda Mansur


"iya juga sih..eh..ih..mas bikin bete deh, aku malu, tadi aku tidak sadar saat kita makan roti tadi ditempat umum" jawab Risma menutup matahya karena malu

__ADS_1


"haha...biarin tidak usah malu, udah terlanjur juga, istri mas mau lagi kaya tadi? mas tidak nolak kok" ucap Mansur


"Gihh...nggak ah aku ke jenguk mama dulu" jawab Risma meninggalkan Mansur di taman


__ADS_2